Persoalan Sampah Makin Parah, Fauzan Ramon Desak Audit Bank Sampah Banjarmasin – bomindonesia.com

Persoalan Sampah Makin Parah, Fauzan Ramon Desak Audit Bank Sampah Banjarmasin

- Redaksi

Senin, 7 April 2025 - 14:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persoalan Sampah Makin Parah, Fauzan Ramon Desak Audit Bank Sampah Banjarmasin

DR H Fauzan Ramon SH MH dan kawan kawan usai halal bihalal di RM Soto Abang Amat, mereka menyampaikan keprihatinan atas persoalan sampah di Banjarmasin, Senin (7/4/2025). (Foto: Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Masalah sampah yang belum teratasi di Banjarmasin pasca-penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih kini menjadi pekerjaan rumah bagi Wali Kota baru, H. M. Yamin.

Warga pun mendesak agar program Bank Sampah peninggalan Wali Kota sebelumnya, Ibnu Sina, segera diaudit. Keprihatinan itu diungkapkan oleh tokoh masyarakat sekaligus pengacara senior, DR H Fauzan Ramon SH MH, disela sela acara halal bihalal di RM Soto Bang Amat kawasan Banua Anyar, Senin (7/4/2025).

Menurutnya, persoalan sampah ini tak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah dan DPRD, tetapi mesti melibatkan seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah sampah ini menyangkut hajat hidup seluruh warga kota. Bank sampah itu harus diaudit. Itu uang negara, tapi tak jelas hasilnya. Jangan sampai program hanya formalitas tanpa dampak nyata,” tegas Fauzan.

Ia juga menyoroti hasil studi banding DPRD ke sejumlah daerah yang tak diterapkan di Banjarmasin, padahal di daerah lain sudah memanfaatkan teknologi seperti mesin pemilah, pengolah limbah jadi gas, hingga kompos.

Saprudin alias Bang Sap, warga lainnya, juga mendesak audit terhadap retribusi sampah yang dibayarkan melalui tagihan PDAM. Ia menilai penggunaan dana tidak transparan. “Kalau memang TPA ditutup oleh Kementerian Lingkungan Hidup, berarti ada masalah serius yang dibiarkan sejak lama,” ujar aktivis Pemuda Pancasila ini .

Bang Sap juga menyayangkan Pemko bisa membangun air mancur senilai Rp11 miliar, tapi tak mampu membeli ekskavator untuk penanganan sampah. “Kasihan Wali Kota yang baru harus menangani warisan masalah ini,” imbuhnya.

Sementara itu H Uskiansyah, mantan Kepala BNNK Banjarmasin, turut angkat bicara. Ia menyoroti lemahnya pengawasan di Tempat Penampungan Sementara (TPS). “Sampah makin menumpuk hingga ke jalan karena tak ada pengawasan dari Satpol PP, padahal sudah ada larangan buang sampah di titik-titik tertentu,” jelasnya.

Sementara itu, H Iwan, pengusaha farmasi, menawarkan solusi dengan membangun incinerator di setiap kecamatan. “Seperti di rumah sakit, incinerator membakar sampah medis hingga jadi abu. Sampah umum di kota ini seharusnya bisa diolah dengan cara serupa. Kita bisa belajar dari Semarang,” sarannya.

Menurut Iwan, sampah perlu dipilah menjadi basah, kering, dan berbahaya agar pengolahan lebih efektif. “Kalau dikelola dengan benar, bahkan bisa jadi kompos atau energi alternatif,” pungkasnya.

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi
Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara
Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat
Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran
Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara
Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti
Karhutla Serang Kawasan Kampus Uniska, Ribuan Mahasiswa Dipulangkan
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:19 WITA

Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:10 WITA

Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:20 WITA

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights