Gerakan Greenlish Tourism : Bangun Kampung Hijau sebagai Kampung Inggris Berbasis Wisata – bomindonesia.com

Gerakan Greenlish Tourism : Bangun Kampung Hijau sebagai Kampung Inggris Berbasis Wisata

- Redaksi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 18:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIK Universitas Lambung Mangkurat (ULM) secara resmi meluncurkan program bertajuk Greenlish Tourism yaitu Revitalisasi Kampung Hijau sebagai Kampung Inggris berbasis Potensi Desa Wisata, Sabtu (26/7/2025).

Itu sebuah inisiatif lokal yang digerakkan mahasiswa dan pemerintah kembali menggugah potensi tersembunyi Kota Banjarmasin, di Kampung Hijau Sungai Bilu,

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya program seremonial, tetapi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kota berbasis partisipasi warga dan generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kampung Hijau ini kita dorong bukan hanya sebagai kawasan wisata lingkungan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran Bahasa Inggris masyarakat. Ini adalah bentuk nyata bahwa mahasiswa tak hanya bergerak di ruang akademik, tapi terjun langsung sebagai pelopor perubahan sosial,” tegas Ananda saat membuka kegiatan.

Greenlish Tourism akan berlangsung dalam beberapa tahap. Mulai dari pelatihan speaking sederhana, praktik dengan wisatawan, hingga penguatan branding wisata Kampung Hijau dalam bahasa Inggris. Nantinya akan dibuat materi visual, papan informasi multibahasa, dan pelatihan khusus bagi pelaku UMKM setempat agar mampu melayani turis asing.

Lanjut ujarnya, visi pembangunan Kota Banjarmasin saat ini mengarah pada kota sungai yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pembangunan tak semata soal infrastruktur, melainkan juga pemberdayaan masyarakat dan penguatan budaya literasi.

“Kami percaya, pembangunan yang melibatkan langsung warga dan mahasiswa akan jauh lebih berdampak. Ini bukan proyek instan, melainkan gerakan berkelanjutan,” tambahnya.

Pembina BEM FKIK ULM sekaligus koordinator, M. Irwan Setiawan menuturkan Greenlish Tourism merupakan program revitalisasi kawasan Kampung Hijau Sungai Bilu dengan pendekatan ekowisata yang dipadukan dengan pendidikan Bahasa Inggris dasar bagi warga. Program ini diinisiasi oleh BEM FKIK ULM lewat Program Penguatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) yang didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Lewat kegiatan ini, kami ingin menguatkan kepemimpinan dan manajerial mahasiswa dengan model pelayanan langsung ke masyarakat. Fokus kami kali ini adalah meningkatkan kualitas desa wisata, khususnya dari sisi komunikasi dengan wisatawan asing,” beber Irwan.

Ia menambahkan, dalam beberapa bulan terakhir, kawasan Sungai Bilu mulai menarik wisatawan mancanegara. Sayangnya, warga belum terbiasa menyapa atau berinteraksi dasar dalam Bahasa Inggris.

“Padahal hal sederhana seperti menyapa ‘hello’ atau menjelaskan tempat dengan Bahasa Inggris bisa meningkatkan minat wisatawan untuk berlama-lama. Dari sinilah kurikulum sederhana kami mulai dari speaking, writing, dan English for eco-tourism,” jelasnya.

Program ini tidak berdiri sendiri. BEM FKIK ULM berkolaborasi erat dengan Kelurahan Sungai Bilu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta sejumlah akademisi dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris ULM. Bahkan, menurut Irwan, beberapa dosen akan ikut terlibat dalam menyusun materi pengajaran informal bagi warga.

Pak Zulkifli, perwakilan Pokdarwis Sungai Bilu, juga menyambut antusias program ini. Ia menyebut bahwa selama ini warga sudah antusias menjaga kebersihan dan estetika lingkungan, tetapi masih kekurangan dari sisi keterampilan komunikasi wisata.

Selain itu, program ini juga menyasar edukasi anak-anak dan remaja di kawasan Sungai Bilu agar terbiasa berinteraksi dengan Bahasa Inggris sejak dini.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kota berharap Kampung Hijau bisa menjadi contoh desa wisata yang menggabungkan lingkungan, bahasa, dan partisipasi aktif warga.

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angka Kasus Kebakaran di Banjarmasin Menurun
Zuriat Sultan Suriansyah Tegaskan Dukungan Tata Makam Raja Banjar
Air Bersih Tapi Asin Akan Distop, PAM Bandarmasih Segera Jadwalkan Distribusi Air Tawar
KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS
Semarak Harjad ke-500 Banjarmasin di KBI: Jalan Sehat Mandiri 15 RT dan Indahnya Toleransi Warga
Pesan Penting Raih Keberkahan Hidup Kata Habib Ahmad Al-Habsyi di Tabligh Akbar Uniska
Bagian Umum Setdako Banjarmasin Fasilitasi Acara ‘Banjarmasin Bersalawat’,
Implementasi Proyek Perubahan, DKP3 Banjarmasin Tanam Benih Padi Inpari 32

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:57 WITA

Angka Kasus Kebakaran di Banjarmasin Menurun

Senin, 28 September 2026 - 18:38 WITA

Zuriat Sultan Suriansyah Tegaskan Dukungan Tata Makam Raja Banjar

Minggu, 27 September 2026 - 20:45 WITA

Air Bersih Tapi Asin Akan Distop, PAM Bandarmasih Segera Jadwalkan Distribusi Air Tawar

Minggu, 27 September 2026 - 19:17 WITA

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Minggu, 27 September 2026 - 12:42 WITA

Semarak Harjad ke-500 Banjarmasin di KBI: Jalan Sehat Mandiri 15 RT dan Indahnya Toleransi Warga

Berita Terbaru

Angka Kasus Kebakaran di Banjarmasin Menurun

Banjarmasin Bungas

Angka Kasus Kebakaran di Banjarmasin Menurun

Senin, 28 Sep 2026 - 20:57 WITA

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kota Banjarmasin, Emil Salim, ST., MA dan Ketua Umum Yayasan Restu Sultan Suriansyah, Syarifudin Nur, SE

Banjarmasin Bungas

Zuriat Sultan Suriansyah Tegaskan Dukungan Tata Makam Raja Banjar

Senin, 28 Sep 2026 - 18:38 WITA

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Banjarmasin Bungas

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:17 WITA

Verified by MonsterInsights