Topan Ginting Diduga Tak Sendiri di Kasus Jalan Sumut – bomindonesia.com

Topan Ginting Diduga Tak Sendiri di Kasus Jalan Sumut

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Topan Ginting Diduga Tak Sendiri di Kasus Jalan Sumut

KPK menunjukkan lima tersangka kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Sumut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (28/6/2025). (Sumber: Antara/Nadia Putri Rahmani)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga kasus korupsi proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut) yang menjerat Kepala Dinas PUPR nonaktif, Topan Obaja Putra Ginting alias Topan Ginting, bukan aksi tunggal.

Menurut Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, pihaknya yakin ada aktor lain yang terlibat dalam perkara ini.

“Kami menduga Topan Ginting nggak kerja sendirian,” ujar Asep saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (25/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK saat ini sedang mendalami lebih dalam terkait siapa saja yang berkoordinasi atau bahkan memberi perintah kepada Topan. Asep menyebut, penelusuran ini dilakukan lewat pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk keluarga tersangka.

“Kami lagi gali info, termasuk dari barang bukti elektronik yang sedang dibuka di lab forensik,” tambahnya.

Alur Perintah & Aliran Dana Diselidiki

KPK menyebut ada dua hal utama yang menjadi fokus dalam penyidikan kali ini: alur perintah serta aliran dana. Meski Topan belum buka suara sejauh ini, penyidik tetap bergerak cepat dengan menggali informasi dari berbagai pihak lain yang terkait.

Lima Tersangka Sudah Ditetapkan

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap proyek peningkatan jalan di Sumut. Mereka adalah:

  • Topan Ginting, Kadis PUPR Sumut (penerima suap)

  • RES, Kepala UPTD Gunung Tua sekaligus PPK (penerima suap)

  • HEL, PPK Satker PJN Wilayah I Sumut (penerima suap)

  • KIR, Dirut PT DNG (pemberi suap)

  • RAY, Direktur PT RN (pemberi suap)

KIR dan RAY diduga memberikan sejumlah uang agar perusahaan mereka bisa memenangkan proyek jalan.

Penetapan lima tersangka ini dilakukan usai KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 26 Juni 2025 lalu. Meski begitu, Asep memastikan kasus ini belum selesai. Masih ada kemungkinan nama-nama baru bakal menyusul jadi tersangka.

“Ini baru awal, kami masih dalami siapa lagi yang terlibat,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut proyek infrastruktur yang seharusnya menjadi hak masyarakat. KPK terus menelusuri jejak uang dan perintah, memastikan siapa saja yang ikut bermain dalam dugaan korupsi proyek jalan Sumut ini.

Sumber Kompastv

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara
Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar
Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari
Jejak Karya Legendaris Guruh Soekarnoputra, Sang Maestro Seni Putra Bung Karno
BREAKING NEWS! Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:20 WITA

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:15 WITA

Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran

Berita Terbaru

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Banjarmasin Bungas

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:30 WITA

Verified by MonsterInsights