BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Penataan Area Makam Sultan Suriansyah (Raja Banjar) sudah dimulai. Pedagang dan pengemis yang dianggap mengganggu kenyamanan pengunjung dipastikan tidak masuk area Makam Raja Banjar lagi.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, DR Ibnu Sabil bersama jajaran pun melakukan kunjungan mamastikan area makam benar-benar aman dan nyaman, Rabu (2/9/2026).
Benar saja, Sabil telah menyaksikan bahwa aktivitas pedagang didalam area makam sudah tidak ada lagi termasuk pengemis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah area makam Raja Banjar sudah steril dari aktivitas pedagang dan pengemis. Tentu ini akan kita pertahankan agar penataan menyeluruh mudah dilaksanakan,” ucapnya.
Sabil menyampaikan, bahwa langkah yang dilakukan sudah sesuai dengan SK Wali Kota Banjarmasin No 403 tahun 2023 tentang penetapan kompleks Makam Sultan Suriansyah meruapakan Situs Cagar Budaya dan SK wali Kota nomer 789 tahun 2022 tentang pengelolaan kawasan Makam Sultan Suriansyah.
Hal awal tersebut merupakan langkah jangka pendek pihaknya. Setelah ini akan dilakukan persiapan langkah jangka panjang, seperti bagaimana anggaran renovasi area makam.
Kedepan, area Makam Sultan Suriansyah akan tampil lebih cantik dan tentunya menjadikan nilai besar untuk budaya banjar dan marwah Raja Banjar.
Bila berjalan dengan baik, ini akan lebih
menarik wisatawan dan menjadi magnet perekonomian warga sekitar dan UMKM, termasuk pemasukan daerah.
Makan Raja Banjar itu salah satu objek yang memiliki daya tarik tersendiri karena nilai kebudayaannya.
Tentu, lingkungan makam harus dibuat senyaman mungkin, agar pengunjung merasa betah dan memberi kesan yang positif.









