BKPRMI Pastikan Kualitas Metode Pembelajaran Tidak Terganggu Oleh Kecerdasan Buatan – bomindonesia.com

BKPRMI Pastikan Kualitas Metode Pembelajaran Tidak Terganggu Oleh Kecerdasan Buatan

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKPRMI Pastikan Kualitas Metode Pembelajaran Tidak Terganggu Oleh Kecerdasan Buatan

Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina Membuka Rakerda BKPRMI (foto:bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kemajuan teknologi dikhawatirkan dapat merusak tatanan sosial. Mencegah itu, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Banjarmasin pastikan Kualitas Metode Pembelajaran tak tergantikan bahkan kecerdasan buatan.

Hal tersebut pun menjadi bahan saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, Sabtu (18/01/2025) di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin.

Kata Ibnu Sina, acara tersebut menjadi momentum penting untuk menyusun program strategis demi keberlanjutan generasi Qurani dan pengembangan kapasitas remaja masjid. “Rakerda ini sangat penting karena kita ingin memastikan keberlanjutan generasi Qurani di Banjarmasin tetap terjaga,” ujarnya disela arahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam tradisi Islam, pewarisan nilai-nilai Al-Quran harus terus berlanjut dari generasi ke generasi,” sambungnya.

Ia menekankan bahwa metode pembelajaran tradisional, seperti tatap muka dengan Ustadz dan Ustadzah, tetap menjadi inti pendidikan Al-Quran di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan atau lebih dikenal AI.

“AI memang mempermudah banyak hal, termasuk dalam pembelajaran Al-Quran. Namun, tatap muka, seperti duduk bersama untuk mengaji, adalah tradisi Banjar yang tidak tergantikan. Pendidikan Al-Quran harus tetap melibatkan interaksi langsung antara guru dan murid agar kualitas pembelajaran tetap terjaga,” tegas Ibnu.

Dirinya juga menggarisbawahi pentingnya standar kompetensi bagi Ustadz dan Ustadzah dalam mengajar. “Saya menantang para Ustadz dan Ustadzah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dua harakat harus tetap dua harakat, jangan sampai salah. Standar ini sangat penting agar generasi kita memahami ilmu yang benar,” tekannya lagi.

Untuk itu, ia mendorong BKPRMI untuk merancang program kerja yang inovatif, termasuk lebih banyak event yang mengasah potensi santri di luar Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) yang hanya diadakan tiga tahun sekali. Di samping BKPRMI juga harus memperbaiki kelembagaan agar lebih responsif terhadap kebutuhan anggota.

“Kami sering mendapat laporan dari masyarakat soal kendala sertifikasi dan operasional BKPRMI. Hal ini harus segera dibenahi agar pelayanan lebih baik,” pesannya.

“Kita optimis dengan dukungan pengembangan karakter dan kreativitas remaja masjid, generasi Qurani yang berakhlak mulia dapat terus lahir dari Banjarmasin,” tandasnya.

Senada, Ketua DPD BKPRMI Kota Banjarmasin H Muhammad Mahali mengatakan, Rakerda ini penting sebagai momen untuk menyatukan visi dalam membangun generasi Qurani di Kota Banjarmasin. “Kami berharap hasil Rakerda ini menjadi panduan bagi BKPRMI, umat Islam, dan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program ke depan. Sinergi antara BKPRMI dan Pemkot sangat penting untuk mewujudkan visi ini,” tuturnya.

Dengan semangat keberkahan bulan Rajab, diharapkan Rakerda BKPRMI Banjarmasin di tahun ini mampu menghasilkan terobosan program yang strategis dan solutif demi keberlanjutan pembelajaran Al-Quran dan pengembangan generasi muda.

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum ASN Pemko Banjarmasin Diperiksa Soal Dugaan Penipuan Utang Piutang Ratusan Juta
Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi
Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat
Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran
Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara
Karhutla Serang Kawasan Kampus Uniska, Ribuan Mahasiswa Dipulangkan
Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Oknum ASN Pemko Banjarmasin Diperiksa Soal Dugaan Penipuan Utang Piutang Ratusan Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:19 WITA

Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:10 WITA

Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara

Berita Terbaru

SAMPAI KAPAN?

Cermin

SAMPAI KAPAN?

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:03 WITA

Verified by MonsterInsights