Aksi #KalselLumpuh, Mahasiswa Soroti Karhutla, Listrik Padam hingga Antrean BBM – bomindonesia.com

Aksi #KalselLumpuh, Mahasiswa Soroti Karhutla, Listrik Padam hingga Antrean BBM

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi #KalselLumpuh, Mahasiswa Soroti Karhutla, Listrik Padam hingga Antrean BBM

AKSI MAHASISWA – Ratusan mahasiswa Aliansi BEM se-Kalimantan Selatan saat menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Kalsel, Kamis (20/8/2026). (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM,BANJARMASIN– Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Kalimantan Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalsel, Kamis (20/8/2026).

Dalam aksi bertajuk #KalselLumpuh, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka nilai berdampak langsung terhadap masyarakat. Tiga isu utama yang menjadi sorotan yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap, persoalan pasokan listrik hingga pemadaman, serta antrean panjang BBM bersubsidi di sejumlah SPBU.

Mahasiswa menilai kondisi tersebut membutuhkan penanganan serius dari pemerintah dan instansi terkait. Karhutla dan kabut asap, misalnya, dinilai tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat, kesehatan hingga berpotensi memengaruhi penerbangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mahasiswa mempertanyakan persoalan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah.

Mereka juga meminta adanya kejelasan terkait distribusi BBM bersubsidi agar masyarakat tidak terus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Aksi mahasiswa tersebut kemudian diterima langsung Ketua DPRD Provinsi Kalsel H. Supian HK bersama jajaran Sekretariat DPRD Kalsel. Dialog antara mahasiswa dan pihak DPRD berlangsung untuk mendengarkan sejumlah tuntutan yang disampaikan massa.

Supian HK menegaskan DPRD Kalsel terbuka terhadap aspirasi mahasiswa sepanjang tuntutan tersebut sesuai aturan dan kewenangan yang dimiliki lembaga legislatif.

Ia juga meminta semua pihak tidak terburu-buru mengambil kesimpulan maupun saling menyalahkan sebelum mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

“Jangan mudah menyalahkan atau menuduh sebelum memahami kondisi sebenarnya di lapangan. Penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui kerja bersama dan komunikasi dengan pihak terkait,” ujar Supian HK.

Menurutnya, persoalan yang sedang dihadapi Kalsel memiliki tahapan dan proses yang harus dipahami secara menyeluruh.

Ia juga mengingatkan agar kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada penyelesaian jangka pendek.

“Jangan membuat keputusan atau kebijakan yang terlalu singkat, misalnya hanya untuk dua minggu, karena kondisi di lapangan bisa berubah dan ada kemungkinan terjadi situasi darurat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Fatimatul Zahra menyampaikan bahwa penanganan karhutla terus dilakukan pemerintah daerah bersama dinas dan instansi terkait.

Langkah penanganan dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran sekaligus mengurangi dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.

Kehadiran pihak pemerintah dan instansi terkait dalam dialog tersebut dinilai menjadi ruang komunikasi untuk menjelaskan kondisi serta langkah penanganan yang telah dilakukan.

Supian HK mengatakan DPRD memiliki tanggung jawab untuk memahami persoalan sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat dan mahasiswa mengenai proses yang sedang berjalan.

Hingga Kamis sore, massa mahasiswa masih berada di sekitar Gedung DPRD Kalsel.

Mereka menyampaikan aspirasi dan menunggu tindak lanjut terhadap sejumlah persoalan yang menjadi tuntutan dalam aksi tersebut.

Aksi berlangsung di tengah kondisi Kalsel yang sedang menghadapi ancaman karhutla dan kabut asap, sementara persoalan antrean BBM serta pemadaman listrik juga menjadi perhatian masyarakat.

Penulis/Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari
Jejak Karya Legendaris Guruh Soekarnoputra, Sang Maestro Seni Putra Bung Karno
BREAKING NEWS! Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari
Hari ke 11 Evakuasi, Sembilan Korban Virgo Transport 8 Ditemukan : BSG dan TNI AL Terus Menyelam
Di Tengah Kesibukan Padamkan Karhutla, Gudang Solar di Indrasari Martapura Terbakar Hebat
Dua Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Perairan Seruyan, Keduanya Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:15 WITA

Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran

Selasa, 29 September 2026 - 22:06 WITA

Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari

Sabtu, 26 September 2026 - 15:12 WITA

Jejak Karya Legendaris Guruh Soekarnoputra, Sang Maestro Seni Putra Bung Karno

Sabtu, 26 September 2026 - 09:43 WITA

BREAKING NEWS! Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari

Berita Terbaru

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Banjarmasin Bungas

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:42 WITA

Verified by MonsterInsights