Biadab! Oknum Polisi Tega Pukul Ibu Kandungnya Pakai Tabung Gas hingga Tewas – bomindonesia.com

Biadab! Oknum Polisi Tega Pukul Ibu Kandungnya Pakai Tabung Gas hingga Tewas

- Redaksi

Selasa, 3 Desember 2024 - 00:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biadab! Oknum Polisi Tega Pukul Ibu Kandungnya Pakai Tabung Gas hingga Tewas

Oknum polisi Aipda N alias Ucok ditangkap seusai membunuh ibu kandungnya Herlina Sianipar (61) (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BOGOR –Setelah kasus oknum polisi tembak polisi di Solok Selatan dan oknum polisi tembak seorang siswa hingga tewas di Semarang, lagi lagi korps berseragam coklat ini tercoreng ulah oknumnya.

Oknum anggota polisi berinisial N tega membunuh ibu kandungnya di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pelaku menghabisi nyawa ibunya menggunakan tabung gas ukuran tiga kilogram. Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah membeberkan kronologis, awalnya terdapat saksi yang sedang berbelanja di warung korban berinisial HS. Ketika itu korban sedang melayani pembeli. “Saksi melihat dari belakang pelaku mendorong ibunya hingga jatuh ke lantai,” ujar Wahyu dalam keterangannya dikutip di Jakarta

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, sambung Wahyu, pelaku mengambil tabung gas tiga kilogram yang ada di warung dan memukulkannya ke arah kepala korban sebanyak tiga kali. Saksi yang melihat kejadian itu merasa takut sehingga langsung melarikan diri.

Setelah itu saksi memberitahukan kepada temannya dan juga menelepon temannya. Selanjutnya datang pertolongan kepada korban dan langsung dilarikan ke rumah sakit.”Ambulans meluncur ke tempat kejadian dan membawa korban ke RS Kenari. Setelah sampai di rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal,” ungkap Wahyu.

Adapun pelaku setelah kejadian langsung kabur dengan mengendarai mobil pikap. Lalu sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, diketahui pelaku memarkirkan mobil pikap di tengah jalan raya depan RS Hermina Cileungsi. Pelaku kemudian berjalan kaki menuju kedai kopi dan membuat keributan di ekitar lokasi.

Wahyu menambahkan, Polsek Cileungsi bersama tim dari Polres Bogor dan Polres Bekasi serta tim Dokkes berhasil menangkap pelaku dan juga membawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro di Polres Bogor, Senin (2/12/2024) membenarkan kejadian tragis tersebut.’Jadi Cileungsi memang benar terjadi penganiayaan yang menyebabkan ibu kandungnya meninggal dunia. Kami telah melakukan tindakan tegas, kami sudah amankan,” kata AKBP Rio Wahyu Anggoro di Polres Bogor.

Adapun peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Minggu 1 Desember 2024 malam. Diketahui, oknum tersebut berdinas di wilayah Polda Metro Jaya.

Dinasnya di salah satu Polres di Polda Metro Jaya, dia pulang di sini karena tinggal sama orang tuanya, sehingga ada sedikit cekcok, sehingga orang tuanya dilakukan penganiayaan,” jelasnya.

Saat ini, oknum polisi dengan pangkat bintara tinggi tersebut masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya memastikan bahwa N akan diproses secara transparan atas perbuatannya.”Kami melakukan penyelidikan dan saat ini sidang kode etiknya sedang dilaksanakan Propam Polda Metro Jaya, selaras penyelidikan.

Karena hal ini sangat keterlaluan menurut saya. Kami akan proses ini secara transparan, kami selaras dengan Propam Polda Metro Jaya untuk pidananya di kami, kode etiknya di Propam Polda Metro Jaya,” pungkasnya.

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relawan Karhutla di Tanjung Puting Tarik Diri, Desak Pemerintah Kerahkan Water Bombing
Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara
Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar
Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari
Jejak Karya Legendaris Guruh Soekarnoputra, Sang Maestro Seni Putra Bung Karno

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Relawan Karhutla di Tanjung Puting Tarik Diri, Desak Pemerintah Kerahkan Water Bombing

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:20 WITA

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights