Kemeriahan pertunjukan jukung hias atau tanglong
BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Event hiburan masyarakat rangkaian memeriahkan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang menjadi rutinitas tahunan tahun ini dipastikan ditiadakan.
Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin pun telah menyampaikannya dalam laman sosial media milik Pemko Banjarmasin pekan lalu, Karena alasan kemanusiaan dan musibah yang terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Ibnu Sabil mengatakan, setidaknya ada enam kegiatan yang dibatalkan yakni Festival Kuliner, Banjarmasin Art Week, Cangkurah, Jukung Tanglong, Phoria Musik, dan Banjarmasin International Ekraf Festival.
“Kami sangat mendukung keputusan Bapak Wali Kota Muhammad Yamin,” ujarnya, Jumat (18/9/2026) pagi.
Sabil juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, khususnya para peserta dan pihak yang sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, keputusan pembatalan tersebut mempertimbangkan sejumlah kondisi yang tengah terjadi di Kalimantan Selatan, termasuk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 08 rute Surabaya-Banjarmasin, yang masih menyisakan duka bagi keluarga korban turut menjadi perhatian pemerintah daerah.
Kami sangat memahami dan turut berduka dengan berbagai kejadian yang terjadi saat ini. Langkah pembatalan berbagai _event_ ini merupakan langkah tepat yang kami ambil, sebagai bentuk empati dan duka yang kami rasakan,” ucap Sabil.
Ia menambahkan, pembatalan enam _event_ tersebut turut berdampak terhadap sejumlah kegiatan Disbudporapar yang sebelumnya telah masuk dalam jadwal serta perencanaan anggaran.
“Dengan pembatalan enam _event_ besar ini, maka anggarannya akan langsung dikembalikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” tutupnya.









