Gubernur Kalsel dan Kakorlantas Launching Operasional Safety Driving Center – bomindonesia.com

Gubernur Kalsel dan Kakorlantas Launching Operasional Safety Driving Center

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 23:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalsel Haji Muhidin, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan (foto:adpim)

Gubernur Kalsel Haji Muhidin, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan (foto:adpim)

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho secara resm Launching Operasional Safety Driving Center Ditlantas Polda Kalsel yang berlangsung di RTMC Ditlantas Polda Kalsel, Jl. A. Yani Km. 21, Kota Banjarbaru pada Rabu (8/4/2026) siang.

‎Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur H. Muhidin bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho dan jajaran Forkopimda Kalsel turut menghadiri kegiatan tersebut.

‎Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan launching operasional Safety Driving Center Polda Kalsel tersebut.

‎Menurut Gubernur H. Muhidin, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat semakin menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan. Orang nomor satu di Kalsel itu menegaskan bahwa sebelumnya telah terjadi penurunan angka kecelakaan, dan dengan diluncurkannya program ini, tren positif tersebut diharapkan terus berlanjut.

‎Upaya menekan angka kecelakaan, Gubernur H. Muhidin menyebut didukung oleh lima pilar utama, termasuk aspek keselamatan, pelaksanaan Operasi Lilin, Operasi Ketupat, serta berbagai program pendukung lainnya yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

‎“Dengan adanya langkah ini, diharapkan tidak terjadi lagi kecelakaan yang berdampak parah. Launching hari ini juga menunjukkan komitmen dan kepedulian kita terhadap keselamatan berlalu lintas di masyarakat,” sampai Gubernur H. Muhidin.

‎Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan capaian Kalimantan Selatan yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dalam hal keselamatan lalu lintas. Ia menyebut perkembangan tersebut bahkan dapat menjadi perbandingan dengan negara lain seperti Singapura dan Jepang.

‎Selain itu, Gubernur H. Muhidin mengapresiasi dukungan dari Korlantas Polri yang dinilai sangat signifikan. Dari rencana awal bantuan sebanyak 10 unit kendaraan, jumlah tersebut meningkat menjadi 30 unit, ditambah dua unit mobil operasional. ‎“Ini merupakan bentuk dukungan yang luar biasa bagi Kalimantan Selatan,” ungkap Gubernur.

‎Di akhir pernyataannya, H. Muhidin pun berharap seluruh upaya dan dukungan yang telah diberikan dapat terus meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas di Kalimantan Selatan.

‎Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan komitmennya untuk terus mengubah wajah polisi lalu lintas (Polantas) menjadi lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.

‎Dalam keterangannya, Kakorlantas menegaskan bahwa Polantas tidak boleh lagi dipersepsikan sebagai sosok yang menakutkan. Sebaliknya, Polantas harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang responsif dan bersahabat.

‎“Indikator keberhasilan Polantas adalah seberapa dekat dengan masyarakat, termasuk dengan para mitra seperti komunitas, ojek online, dan organisasi lainnya,” ujarnya.

‎Ia juga menyoroti adanya perubahan positif di sejumlah wilayah, termasuk berkurangnya aksi kebut-kebutan yang sebelumnya marak terjadi di kawasan Kayu Tangi dan Lingkar Selatan. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran kepolisian daerah bersama para pemangku kepentingan.

‎Selain itu, Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat Kalimantan Selatan dalam mendukung program keselamatan berlalu lintas, termasuk melalui kehadiran Safety Driving Center (SDC).

‎Irjen Pol. Agus Suryonugroho berharap keberadaan SDC dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya fatalitas korban meninggal dunia, yang masih menjadi perhatian serius.

‎Berdasarkan data Operasi Ketupat, Kalimantan Selatan mencatat angka fatalitas sebanyak 68 korban meninggal dunia. Secara nasional, terjadi penurunan angka fatalitas sebesar 31 persen dan penurunan jumlah kecelakaan hampir 6 persen.

‎“Ini merupakan hasil dari upaya bersama. Ke depan, kehadiran kita di lapangan bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman,” tegasnya.

‎Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho juga mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendukung, termasuk penambahan kendaraan operasional dan perbaikan infrastruktur jalan, guna menunjang kinerja Polantas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‎Adapun, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Kalimantan Selatan sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan yang cukup signifikan.

‎Dalam keterangannya, Kapolda menjelaskan bahwa sejak dirinya menjabat, ia telah menginstruksikan Direktorat Lalu Lintas untuk melakukan berbagai inovasi, serta melibatkan seluruh Kapolres dan Kasat Lantas dalam upaya menekan angka kecelakaan, khususnya yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

‎“Upaya ini kami lakukan secara konsisten, termasuk turun langsung ke lapangan, meskipun masih terdapat beberapa wilayah yang menjadi titik rawan atau blank spot,” ujarnya.

‎Berdasarkan data dari 1 Januari hingga 31 Desember 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat menurun dari 947 kasus menjadi 872 kasus, atau turun sebanyak 75 kasus (8 persen). Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia juga mengalami penurunan dari 389 jiwa menjadi 273 jiwa.

‎Kapolda menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran, mulai dari Direktorat Lalu Lintas, para Kasat Lantas, hingga Kapolres di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan.

‎Kapolda Irjen Pol Rosyanto juga mengakui bahwa pihaknya sempat memberikan peringatan tegas kepada jajaran di lapangan agar serius menangani titik-titik kecelakaan berulang. Langkah tersebut, menurutnya, turut mendorong peningkatan kinerja di lapangan.

‎Meski demikian, Kapolda Irjen Pol Rosyanto menegaskan bahwa tantangan masih tetap ada. Ia menyebut bahwa kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas tinggi masih terjadi dan perlu penanganan berkelanjutan.

‎Berdasarkan hasil evaluasi, faktor utama penyebab kecelakaan masih didominasi oleh human error atau kesalahan pengemudi, terutama kurangnya pemahaman terhadap etika dan teknik berkendara yang aman.

‎“Penegakan hukum saja tidak cukup. Diperlukan pendekatan yang lebih humanis, edukatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

‎Sebagai langkah strategis, Polda Kalimantan Selatan membangun Safety Driving Center (SDC) yang difungsikan sebagai pusat pembelajaran dan pelatihan berkendara. Fasilitas ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan kesadaran keselamatan berlalu lintas.

‎Pembangunan SDC telah dimulai sejak 2023 di kawasan Kilometer 21 Liang Anggang, dilanjutkan pada 2024 dengan pembangunan gedung utama, asrama, dan fasilitas pendukung lainnya. Pada 2025, pengembangan berlanjut dengan pembangunan sirkuit roda dua dan roda empat, menara pantau, garasi, serta area parkir.

‎Kapolda Irjen Pol Rosyanto juga berharap keberadaan SDC dapat menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam mencetak pengemudi yang berkompeten dan berbudaya tertib lalu lintas, sehingga mampu menekan angka kecelakaan di masa mendatang. (ril)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Haji Muhidin Resmi Tutup Kalsel Expo 2026: Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
Dorong Transparansi Publik, Jurnalis Senior Hasby Suhaily Perkuat Jajaran Komisioner KI Kalsel
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan
Gubernur Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-76 Tahun
Gubernur Muhidin dan Fathul Jannah Gaungkan Gerakan Remaja Sehat, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia (Germas) di HST
Cek Langsung Harga Bahan Pokok Pangan, Gubernur Muhidin Tinjau Pasar Keramat Barabai HST
Silaturahmi Menteri Agama dan Tokoh Agama, Gubernur Muhidin: Insya Allah Kalsel Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
Bertepatan Kalsel Expo, Gubernur Muhidin Launching Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:02 WITA

Gubernur Haji Muhidin Resmi Tutup Kalsel Expo 2026: Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Dorong Transparansi Publik, Jurnalis Senior Hasby Suhaily Perkuat Jajaran Komisioner KI Kalsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:35 WITA

Gubernur Kalsel Haji Muhidin Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:25 WITA

Gubernur Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-76 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:23 WITA

Gubernur Muhidin dan Fathul Jannah Gaungkan Gerakan Remaja Sehat, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia (Germas) di HST

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights