BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Hari jadi ke-499 Kota Banjarmasin disambut hangat warga Banjarmasin. Tak terkecuali Pers dan Budayawan yang menaruh harapan besar untuk kemajuan kota yang berjuluk seribu sungai ini.
Masdar, budayawan sekaligus pengrajin laung di Kalimantan Selatan ini menyampaikan kekagumannya bahwa Banjarmasin yang tinggal satu tahun lagi berusia genap 500 tahun ini tentu memiliki peradaban maju yang sudah melalui proses panjang.
Kota seribu sungai ini bukan hanya kaya akan sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kemajuan bagi seluruh warganya. Banjarmasin menjadi kota budaya yang aman dan nyaman.
“Semoga di usia yang hampir 5 abad ini, Banjarmasin semakin maju, modern, dan sejahtera tanpa meninggalkan jati diri budaya Banjar yang penuh kearifan lokal. Harapan kita bersama, kota ini selalu menjadi tempat yang aman, nyaman, dan damai bagi semua,” ucapnya.
Masdar pun berpesan, sungai yang menjadi daya tarik kota ini jangan sampai dibiarkan tercemar. Ia pun mengajak semua pihak agar menjaga sungai.
“Mari kita jaga keindahan sungai, kelestarian lingkungan, dan warisan budaya agar Banjarmasin tetap menjadi kebanggaan Kalimantan Selatan dan Indonesia,”
“Basasih, Banua Bauntung Batuah, menuju Banjarmasin Baiman yang semakin gemilang.”
Anang Fadilah, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalsel sepakat bahwa etalase wajah Banjarmaisin adalah sungainya.
Suatu kegagalan besar jika sungai yang sebagai urat nadi kehidupan ini tidak dijaga dan dilestarikan. Program normalisasi sungai yang pernah digalakkan jangan sampai hanya jadi pemanis.
Julukan kota seribu sungai juga jangan sampai hanya jadi julukan. Sungai yang tercemar oleh sampah dan limbah dapat menyebabkan penyakit bawaan air, memicu banjir, merusak ekosistem, dan mengganggu kualitas hidup masyarakat.
Pelestarian sungai harus jadi program prioritas pemerintah. Kemudian mengajak masyarakat bersama-sama menjaganya.
Penulis : Hamdani












