Direksi PAM Bandarmasih
BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – PAM Bandarmasih mengumumkan, mulai besok air ledeng tidak boleh lagi dikonsumsi melainkan hanya untuk keperluan MCK (mandi, cuci dan kakus).
Pengumuman penting itu disampaikan secara resmi oleh Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi didampingi Direktur Operasional, Irwan Firmana dan Direktur Umum, Yulia Riana Sari, Senin (21/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kata Zulbadi, itu disampaikan karena kondisi air baku sedang mengalami krisis karena terkontaminasi garam hingga 8000 ppm sehingga terjadi darurat air bersih di Banjarmasin.
Agar masyarakat masih bisa memanfaatkan air bersih, maka pihaknya pun mengolah air bersih hanya untuk keperluan MCK.
Kebijakan air bersih untuk MCK itu setelah pihak manajemen menggelar audiensi di tiga kecamatan terdampak, di mana sebanyak 70 persen peserta audiensi menyatakan setuju demi memenuhi kebutuhan dasar harian.
“Kami menyampaikan mulai besok tengah malam ini, 22 September, bahwa distribusi air PAM
dialirkan tergolong non-konsumsi atau hanya untuk MCK,” ujarnya.
“Untuk air layak minum pihaknya memberikan layanan tandon diberbagai titik secara gratis,” ujarnya lagi.
Bagaimana dengan tagihan ledeng bila melihat penurunan kualitas air yang menjadi tak layak konsumsi?
Zulbadi menyampaikan bahwa terkait tagihan belum bisa memutuskan apakah pelanggan mendapat dispensasi atas kualitas air tersebut.
Namun, hal itu akan disampaikannya terlebih dulu kepada komisaris dan pemegang saham.
“Sementara ini harga tagihan masih tetap, terkait apakah ada dispensasi hal itu akan kita bawa ke rapat pemilik saham dan komisaris terlebih dulu,” tutupnya.
Penulis : Hamdani









