BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Haul ke-6 K.H Ahmad Zuhdiannoor atau yang dikenal dengan sebutan Abah Guru Zuhdi bakal digelar, Sabtu 14 Februari 2026 mendatang.
Pemko Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Haul Abah Guru.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman
menyampaikan, dukungan sesuai arahan dan komitmen Wali Kota Banjarmasin agar kegiatan keagamaan berskala besar tersebut dapat berjalan dengan lancar dan aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan kegiatan Haul Abah Guru, mulai dari fasilitasi layanan kesehatan, dukungan pengamanan, perhubungan, Satpol PP, hingga dukungan lintas sektor lainnya, termasuk pemanfaatan fasilitas pemerintah kota,” ujar Ikhsan Budiman usai rapat persiapan yang diikuti langsung oleh Majelis Tabarruk selaku Panitia Pelaksana Haul serta sejumlah Kepala SKPD dan jajaran terkait dilingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, bertempat di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Jumat (09/01/2026).
Ia menjelaskan, rapat yang digelar merupakan rapat persiapan awal untuk mengidentifikasi kebutuhan panitia. Hasil identifikasi tersebut akan disinkronkan dengan kewenangan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Banjarmasin, serta instansi vertikal seperti kepolisian, TNI, dan pemerintah provinsi.
“Dari identifikasi ini, koordinasi bisa dilakukan lebih awal, baik oleh panitia maupun Pemerintah Kota Banjarmasin,” katanya.
Lebih lanjut, Ikhsan menyebutkan rapat lanjutan akan difokuskan pada pemantapan dukungan yang telah terdata.
“Pada rapat berikutnya, kesiapan panitia dan pemerintah kota akan dipresentasikan secara menyeluruh, sehingga dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan dapat terlihat dengan jelas,” pungkasnya.
Disisi lain, Ketua Panitia Pelaksana Majelis Tabarruk (Majta), Muhammad Nidauddin, menyampaikan bahwa progres persiapan pelaksanaan kegiatan telah lebih dari 50 persen. Berbagai aspek telah dipersiapkan, mulai dari posko, parkir, lalu lintas, penerangan, hingga konsumsi.
“Alhamdulillah, persiapan sudah hampir rampung. Saat ini progresnya sekitar 60 persen,” ujar Nidauddin.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan dipastikan berjalan sesuai rencana dengan dukungan lintas sektor.
Terkait jumlah pengunjung, ia memprediksi akan terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun lalu, berdasarkan data jaringan sinyal Diskominfo, tercatat sekitar satu juta pengguna. Tahun ini kemungkinan bisa lebih,” katanya.
Ketua Panitia juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta memastikan pengamanan dengan sembilan posko dan satu posko air yang melibatkan kepolisian dan instansi terkait.












