Pemko Banjarmasin Gencarkan Sertifikasi TKDN untuk Topang IKM Berdaya Saing – bomindonesia.com

Pemko Banjarmasin Gencarkan Sertifikasi TKDN untuk Topang IKM Berdaya Saing

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM)

Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk meningkatkan daya saing dan legalitas produk melalui sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan serta mendorong penggunaan produk lokal di pasar nasional.

Kegiatan sosialisasi Sertifikat TKDN bagi IKM Kota Banjarmasin Tahun 2025 tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ikhsan Budiman, Kamis (23/10/2025) di Aula Rumah Kemasan Banjarmasin. Kegiatan ini pun dihadiri puluhan pelaku IKM, pejabat pemerintah, serta jajaran dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekdako Ikhsan Budiman, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa sertifikasi TKDN bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata pelaku usaha dalam mendukung kemandirian industri nasional.

“TKDN bukan hanya dokumen administratif. Ini bukti komitmen bahwa produk kita benar-benar lahir dari tangan anak negeri dengan menggunakan bahan baku, tenaga kerja, dan proses produksi dalam negeri,” ujar Ikhsan dalam sambutannya.

Ia menilai produk lokal yang telah memiliki sertifikat TKDN berpeluang lebih besar digunakan dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mewajibkan instansi pemerintah untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dengan komponen lokal minimal 25 persen, serta bobot manfaat perusahaan (BMP) sebesar 40 persen.

“Dengan TKDN, peluang pasar bagi IKM semakin terbuka. Produk yang tersertifikasi otomatis masuk radar pengadaan pemerintah, dan itu berarti peluang penjualan lebih luas bagi pelaku usaha lokal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ikhsan menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi ini sebagai wadah strategis bagi pelaku IKM untuk memahami manfaat, prosedur, dan mekanisme sertifikasi TKDN agar prosesnya dapat dilakukan secara efektif dan efisien. “Pemerintah tidak hanya ingin memberikan pengetahuan, tapi juga pendampingan nyata agar pelaku IKM bisa memperoleh sertifikat TKDN. Kita ingin mereka naik kelas dan memiliki daya saing nasional,” bebernya.

Dirinya meyakini bahwa keberadaan IKM di Banjarmasin memiliki peranan vital dalam menopang perekonomian daerah. Selain menciptakan lapangan kerja, sektor IKM menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan yang berkontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

“IKM itu bukan sekadar pelaku usaha kecil. Mereka adalah wajah ekonomi rakyat yang sesungguhnya. Kalau mereka maju, maka rakyat pun sejahtera,” tekannya.

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian berkomitmen akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar para pelaku IKM memahami prosedur dan dapat memenuhi syarat sertifikasi TKDN sesuai regulasi nasional.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan gerakan “Bangga Buatan Indonesia”, yang selaras dengan visi pemerintah untuk memperkuat identitas produk lokal di tengah persaingan global.

“Jadikan TKDN ini sebagai simbol kemandirian dan kebanggaan kita terhadap produk lokal Banjarmasin. Dengan begitu, kita tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga rasa percaya diri bangsa,” tutup Ikhsan penuh semangat.

Editor Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tertib Arsip Perkuat Transparansi Pemerintahan hingga Tingkat Kelurahan
Lindungi Anak Dengan Imunisasi dan Resiko Kabut Asap
Bangunan Dibongkar, Sungai Dikeruk! Pemko Banjarmasin Benahi Kampung Ketupat dan Pasar Teluk Dalam
Dinkes Banjarmasin Perkuat penanggulangan HIV
Wali Kota Yamin Hadiri Arahan Pimpinan Daerah, 52 Lurah Banjarmasin Didorong Optimalisasi Penanggulangan Karhutla
FMPA Nilai Rencana Demo Warga Alalak Tengah Berlebihan, PAM Bandarmasih Terus Salurkan Bantuan Air bersih
Ribuan Relawan Banjarmasin Turun Bantu Tangani Karhutla, Banjarmasin Tak Dapat Bagian Banpres 100 miliar
Banjarmasin Turunkan Satgas Karhutla dan Kabut layani 24 Jam Lindungi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WITA

Tertib Arsip Perkuat Transparansi Pemerintahan hingga Tingkat Kelurahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:56 WITA

Lindungi Anak Dengan Imunisasi dan Resiko Kabut Asap

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:17 WITA

Bangunan Dibongkar, Sungai Dikeruk! Pemko Banjarmasin Benahi Kampung Ketupat dan Pasar Teluk Dalam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WITA

Dinkes Banjarmasin Perkuat penanggulangan HIV

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:58 WITA

Wali Kota Yamin Hadiri Arahan Pimpinan Daerah, 52 Lurah Banjarmasin Didorong Optimalisasi Penanggulangan Karhutla

Berita Terbaru

PEKAT IB Imbau Tingatkan Kewaspadaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Komunitas

PEKAT IB Imbau Tingatkan Kewaspadaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:08 WITA

Verified by MonsterInsights