Penanganan Sampah di Kabupaten/Kota, Menteri LH Hanif Dukung Kebijakan Gubernur Haji Muhidin – bomindonesia.com

Penanganan Sampah di Kabupaten/Kota, Menteri LH Hanif Dukung Kebijakan Gubernur Haji Muhidin

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 22:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan Sampah di Kabupaten/Kota, Menteri LH Hanif Dukung Kebijakan Gubernur Haji Muhidin

Gubernur Kalsel Haji Muhidin bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq SHut MP (foto:adpim)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq SHut MP berkomitmen mendukung segala kebijakan Gubernur Kalsel H Muhidin dalam hal penganganan dan pengelolaan sampah bersama pemerintah kabupaten/kota.

“Dengan kepemimpinan Bapak Haji Muhidin kita akan mendorong Kalimantan Selatan menjadi unggulan kegiatan-kegiatan lingkungan hidup,” ujarnya usai melakukan silaturahmi bersama kepala dinas lingkungan hidup se Kalsel, Senin (23/03/2026) di kediaman pribadi Gubernur Kalsel H Muhidin Jalan Lingkar Dalam Kota Banjarmasin.

Turut datang bersama Menteri Hanif, Staf Ahli Menteri Antar Lembaga Pusat dan Daerah, merangkap Plt Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Kemen-LH, Hanifah Dwi Nirwana, dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaam Umum (PU), Roy Rizali Anwar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengawali pertemuan, Gubernur Haji Muhidin menegaskan pentingnya pertemuan dan arahan Menteri LH Hanif terkait penanganan sampah di daerah, karena masalah ini sangat penting diperhatikan, mulai dari lingkup tempat tinggal (rumah) hingga lingkungan sekitar.

Permasalahan sampah jadi serius, khususnya bagi pemerintah daerah, karena jumlah timbunan sampah terus bertambah setiap hari. Jika dibiarkan akan menimbulkan kondisi yang tidak nyaman dan mengganggu.

“Alangkah indahnya kalau kita selalu minta pendapat kepada Menteri Lingkungan Hidup, maupun ibu Hanifah ini. Supaya kedepannya Kalsel dalam mengelola lingkungan bisa lebih baik,” pesan gubernur.

Gubernur juga mempersilahkan, jika dinilai perlu, pemerintah kabupaten/kota melakukan kunjungan kerja atau studi lapangan ke daerah lain terkait pengelolaan sampah dan pemanfaatannya dengan baik dan dibisa didaur ulang menjadi barang bernilai dan beberapa manfaat.

Sementara itu, dalam arahannya, Menteri Hanif mengatakan, di Provinsi Kalsel sudah ada empat kabupaten/kota yang mendapat predikat “Menuju Kota Bersih”. Hal ini ujarnya ,cukup menggembirakan, karena banyak provinsi di Indonesia tidak memiliki prestasi ini.

“Tahun ini kota yang sudah mendapat predikat ini, kita dorong memperoleh penghargaan Adipura,” ujarnya.

Empat daerah dimaksud adalah Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Tanah Bumbu.

Arahan selanjutnya, penangan sampah bisa dimulai dengan langkah sederhana yaitu memisahkan sampah menjadi dua bagian dulu yakni sampah organik dan non-organik.

Hal ini ujar Menteri Hanif, akan memudahkan penanganan pemerintah daerah, karena bisa mengubur langsung sampah organik.

Di Kalsel, hasil olah sampah organik sangat diperlukan masyarakat, antara lain untuk pupuk tanaman dan sebagainya. “Itu (pemilahan sampah,red) dulu yang saya minta,” ujar Menteri Hanif.

Selanjutnya Menteri Hanif mendorong pemerintah kabupaten/kota se Kalsel, menyediakan Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R). TPS-3R adalah sistem pengelolaan sampah komunal berbasis masyarakat yang bertujuan mengurangi kuantitas sampah sejak dari sumbernya sebelum dibawa ke TPA.

Catatan KemenLH, sampah terkelola baru sekitar 827 ton/hari, sedangkan 1,427 ton/hari lainnya atau 61 persen, belum terkelola dari total timbunan sampah sebanyak 22,253 ton/hari.

Menteri Hanif lalu mengusulkan pembagian kepada warga, tempat sampah berupa dari drum (bukan besi) yang dibuat sedemikian rupa, sehingga mudah dilakukan pemilahan sampah.
Di akhir pertemuan, Gubernur H Muhidin menegaskan, akan disusun jadwal pertemuan berkala, setiap bulan jika dianggap perlu untuk membahas kelanjutan masalah ini bersama pemerintah kabupaten kota. Dan jika memungkinkan akan diundang lagi Menteri Hanif. (ril)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel
Bagi Tugas Pemadaman Karhutla di Ring Satu Bandara, Ini Harapan Gubernur Kalsel
Gubernur Kalsel Beri Bantuan Pribadi Rp5 Juta ke Korban Selamat KM Virgo Transport 8
Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI Disambut Gubernur Haji Muhidin
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
Gubernur Muhidin Apresiasi Kunjungan Komisi II DPR RI
Gubernur Haji Muhidin Tinjau Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:13 WITA

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel

Sabtu, 19 September 2026 - 12:04 WITA

Bagi Tugas Pemadaman Karhutla di Ring Satu Bandara, Ini Harapan Gubernur Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WITA

Gubernur Kalsel Beri Bantuan Pribadi Rp5 Juta ke Korban Selamat KM Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 23:13 WITA

Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI Disambut Gubernur Haji Muhidin

Senin, 14 September 2026 - 22:20 WITA

Gubernur Kalsel Haji Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit

Berita Terbaru

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Banjarmasin Bungas

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:30 WITA

Verified by MonsterInsights