Program DPKP Kalsel Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Sektor Pertanian – bomindonesia.com

Program DPKP Kalsel Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Sektor Pertanian

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program DPKP Kalsel Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Sektor Pertanian

Program DPKP Kalsel Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Sektor Pertanian

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Bidang Tanaman Pangan menetapkan tujuh program prioritas untuk tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif di sektor pertanian.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Rahmawati, menyampaikan bahwa deretan program tersebut merupakan bagian dari komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel untuk lima tahun mendatang.

“Di tahun 2026 kita memiliki program-program prioritas untuk memperkuat ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi kreatif. Ini merupakan janji gubernur dan wakil gubernur kita yang akan terus berjalan hingga 2030,” ujar Rahmawati, Jumat (12/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun Tujuh Program Prioritas Bidang Tanaman Pangan Tahun 2026 yaitu pertama Penerapan Konsep Zero Waste dalam Budidaya Padi Berkelanjutan

Program ini menitikberatkan pada upaya mewujudkan pertanian hijau melalui pemanfaatan hasil samping padi tanpa limbah, sehingga menciptakan nilai tambah bagi petani.

Kedua Porang Reborn, Peningkatan Kapasitas Petani Porang Bernilai Tinggi. DPKP Kalsel kembali menghidupkan geliat budidaya porang setelah harga komoditas ini kembali stabil di kisaran Rp10–11 ribu per kilogram.

“Porang sempat anjlok, tapi sekarang bangkit lagi. Apalagi sudah ada pabrik pengolahan porang di Batibati milik investor Cina, sehingga petani tidak perlu jauh menjual hasil panennya,” jelas Rahmawati.

Ketiga Rising Rice: Pengembangan Beras Khusus Bernilai Tinggi Program ini menargetkan pengembangan budidaya hingga hilirisasi beras khusus sebagai ikon pangan lokal berdaya saing tinggi.

Keempat Analog Rice Revolution: Membangkitkan Ubi Kayu sebagai Beras Sehat Berbasis Inovasi Lokal. Melalui program ini, ubi kayu tidak hanya dikembangkan sebagai komoditas pertanian, tetapi juga diolah menjadi beras analog yang diminati masyarakat terutama kalangan yang membutuhkan alternatif beras sehat.

“Ini sudah berjalan. Antusias masyarakat, terutama pelaku diet dan pecinta pangan sehat, sangat baik,” ujarnya.

Kelima Gerakan Lahan Pangan Bersertifikat DPKP Kalsel memberikan sertifikasi lahan secara gratis untuk meningkatkan legalitas, kualitas produksi, dan nilai jual komoditas.

“Jika lahan porang bersertifikat, nilai jual panennya otomatis lebih tinggi. Sertifikasi ini gratis,” tambah Rahmawati.

Keenam Petani Organik Naik Kelas. Program sertifikasi gratis untuk produk pertanian organik guna meningkatkan daya saing dan nilai jual di pasar. Ketujuh Padi Apung Tumbuh, Benih Unggul Terwujud. Mengembangkan inovasi padi apung dari produksi gabah menjadi produksi benih sumber yang ditanam di lahan rawa.

“Sekarang padi apung tidak hanya untuk konsumsi, tapi untuk menghasilkan benih unggul. Ke depan, kita juga akan mengembangkan beras khusus berbasis padi apung, termasuk beras organik bernilai tinggi,” kata Rahmawati.

Ketujuh program tersebut menjadi fondasi arah pembangunan sektor pangan Kalsel hingga tahun 2030.

DPKP Kalsel menargetkan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani, penguatan ketahanan pangan daerah, dan perluasan peluang ekonomi kreatif di sektor pertanian.

“Semoga program ini berjalan optimal hingga 2030 dan mampu menjawab tantangan pangan ke depan,” tutup Rahmawati.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Haji Muhidin Resmi Tutup Kalsel Expo 2026: Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
Dorong Transparansi Publik, Jurnalis Senior Hasby Suhaily Perkuat Jajaran Komisioner KI Kalsel
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan
Gubernur Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-76 Tahun
Gubernur Muhidin dan Fathul Jannah Gaungkan Gerakan Remaja Sehat, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia (Germas) di HST
Cek Langsung Harga Bahan Pokok Pangan, Gubernur Muhidin Tinjau Pasar Keramat Barabai HST
Silaturahmi Menteri Agama dan Tokoh Agama, Gubernur Muhidin: Insya Allah Kalsel Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
Bertepatan Kalsel Expo, Gubernur Muhidin Launching Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:02 WITA

Gubernur Haji Muhidin Resmi Tutup Kalsel Expo 2026: Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Dorong Transparansi Publik, Jurnalis Senior Hasby Suhaily Perkuat Jajaran Komisioner KI Kalsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:35 WITA

Gubernur Kalsel Haji Muhidin Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:25 WITA

Gubernur Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-76 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:23 WITA

Gubernur Muhidin dan Fathul Jannah Gaungkan Gerakan Remaja Sehat, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia (Germas) di HST

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kabel Semrawut Ditata, Pemko Banjarmasin Siapkan Aturan Fiber Optik

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WITA

Verified by MonsterInsights