Rio de Janeiro bak Arena Perang! Polisi vs Geng Narkoba Tewaskan 132 Orang – bomindonesia.com

Rio de Janeiro bak Arena Perang! Polisi vs Geng Narkoba Tewaskan 132 Orang

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rio de Janeiro bak Arena Perang! Polisi vs  Geng Narkoba Tewaskan 132 Orang

Suasana mencekam di Rio de Janeiro, Brasil, usai baku tembak antara polisi dan geng narkoba yang menewaskan 132 orang. (foto: screenshot/ Video @merindink)

BOMINDONESIA.COM, BRASILIA–Kota Rio de Janeiro, Brasil, berubah menjadi medan perang setelah bentrok sengit antara pasukan polisi dan geng narkoba paling kuat di negara itu, Rabu (29/10/2025).

Sedikitnya 132 orang dilaporkan tewas, menjadikan insiden ini salah satu operasi paling berdarah dalam sejarah Brasil modern.

Kekacauan pecah saat aparat keamanan negara bagian Rio menggerebek markas kelompok Comando Vermelho (Komando Merah), jaringan narkoba besar yang selama ini menguasai sejumlah wilayah di kota tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat dilaporkan berlarian mencari perlindungan di tengah suara tembakan yang menggema sepanjang malam.

Kantor Pembela Umum Rio de Janeiro, lembaga negara yang memberikan bantuan hukum bagi warga miskin, melaporkan 132 kematian dan menyebut banyak korban ditemukan di jalanan dan pinggiran hutan favela Complexo da Penha.

Presiden Luiz Inácio Lula da Silva mengaku terkejut dan prihatin atas jumlah korban yang tinggi dalam operasi ini.

“Perang melawan kejahatan tidak boleh menjadikan rakyat sipil sebagai korban,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Brasilia.

Namun, pemerintah negara bagian Rio justru memuji operasi tersebut sebagai keberhasilan, mengklaim telah menggagalkan upaya geng dalam memperluas kekuasaan mereka.

Sebaliknya, sejumlah aktivis hak asasi manusia dan perwakilan PBB menilai tindakan polisi berlebihan dan cenderung brutal, mengingat banyak korban ditemukan dalam kondisi dieksekusi.

Menurut laporan AFP, sehari setelah operasi, warga menemukan puluhan jenazah di hutan sekitar favela Complexo da Penha.

Beberapa mayat disebut terpenggal dan cacat, sementara warga mengecam tindakan aparat yang mereka sebut “pembantaian massal.”

Pertempuran itu juga disebut-sebut sebagai yang paling mematikan dalam satu dekade terakhir, menambah catatan kelam perang melawan narkoba di Brasil.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Brasil menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim Dunia (COP30) di Belem, Amazon—membuat dunia internasional menyoroti keras situasi keamanan dan HAM di negara tersebut.

Sumber: Sindonews / Sky News / AFP

Editor Mercurius

 

 

 

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara
Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar
Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari
Jejak Karya Legendaris Guruh Soekarnoputra, Sang Maestro Seni Putra Bung Karno

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:20 WITA

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights