Said Abdullah, Pemuda Banjarmasin yang Tetap Berjuang di Tengah Derita Perlengketan Usus

Said Abdullah, Pemuda Banjarmasin yang Tetap Berjuang di Tengah Derita Perlengketan Usus

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 00:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Said Abdullah saat merintih sakit saat didampingi ayahnya, Habib Hud Alhabsyi. Warga Jalan Barito Hulu RT 29, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat ini berharap bantuan dermawan, Minggu (12/10/2025). (foto: istimewa)

Said Abdullah saat merintih sakit saat didampingi ayahnya, Habib Hud Alhabsyi. Warga Jalan Barito Hulu RT 29, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat ini berharap bantuan dermawan, Minggu (12/10/2025). (foto: istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Tubuhnya tampak kian kurus, namun di balik sorot matanya masih tersisa bara semangat untuk sembuh. Said Abdullah Alhabsyi (23), pemuda asal Jalan Barito Hulu RT 29, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, hampir dua tahun terakhir harus berjuang melawan penyakit perlengketan usus (adhesi usus) — kondisi yang membuatnya hanya bisa berbaring lemah di rumah.

Video yang memperlihatkan Said menahan sakit sambil berharap uluran tangan para dermawan kini beredar di media sosial, mengetuk hati banyak orang. Dalam setiap napas beratnya, ia masih menyimpan keinginan sederhana: ingin sembuh dan bisa hidup normal seperti dulu.

Awal penderitaan Said bermula setelah menjalani operasi usus buntu, karena mengalami kesulitan buang air besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tak lama setelah operasi, kondisinya justru memburuk. Perutnya membengkak, rasa sakit tak tertahankan, hingga dokter harus melakukan operasi kedua.
Sejak saat itu, bekas luka operasi di perutnya tak kunjung pulih. Makanan yang ditelan tak dapat dicerna sempurna, bahkan keluar kembali melalui usus yang terbuka.

Baca Juga :  Diberhentikan Jadi Camat, Dr Ibnu Sabil Resmi Nahkodai Disporabudpar Banjarmasin

“Sakitnya kadang luar biasa, sampai tidak bisa tidur berhari-hari. Saya cuma ingin bisa makan seperti orang lain, bisa sembuh, dan hidup normal lagi,” lirih Said dengan suara pelan, Sabtu (11/10/2025) petang.

Kini berat badannya merosot drastis hingga tinggal 38 kilogram.
Meski begitu, ia terus bertahan dengan perawatan seadanya di rumah, ditemani sang ayah, Habib Hud Alhabsyi, dan istri tercinta, Lidyawati.

“Awalnya cuma operasi usus buntu, tapi malah jadi begini. Saya tidak menyangka sama sekali,” tutur Hud, yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga feri penyeberangan di kawasan Banjarmasin Barat.
Setiap hari ia berjuang menyediakan segala kebutuhan perawatan anaknya — dari obat minum, salep, bedak khusus, hingga plastik steril untuk menutup luka — meski pengeluaran di luar jaminan BPJS Kesehatan kerap membuat mereka kewalahan.

Baca Juga :  Perkuat Edukasi Remaja Genre Untuk Keluarga Berencana

“Kalau di rumah semua biaya sendiri. Kadang bingung juga, tapi tetap berusaha semampunya biar suami nyaman dan bisa istirahat,” ujar Lidyawati, sembari menahan air mata.

Rumah kecil mereka kini menjadi saksi keteguhan hati dan cinta yang tulus. Di ruangan sempit itulah Iyi — begitu ia akrab disapa — menahan sakit setiap hari, berjuang antara harapan dan kenyataan.

Di balik tubuh ringkihnya, masih ada semangat yang belum padam.

Ia percaya, di antara doa dan kepedihan, selalu ada harapan untuk sembuh — dan selalu ada tangan-tangan baik yang akan datang mengulurkan bantuan.

Penulis/Editor: Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan
Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup
Puluhan Motoris Kelotok Wisata Diberi Seragam ‘Kapten’ Oleh Wali Kota
Harga Pipa Naik 50%, PT PAM Bandarmasih Ambil Langkah Refocusing
Yamin Lantik Tesar Jadi Sekda Bersama Bangun Banjarmasin Maju Sejahtera
Disperdagin Banjarmasin Gandeng Pedagang Rumuskan Strategi Dongkrak Daya Saing Pasar
HUT ke-45, Wali Kota Yamin Minta Tanaman Saja
Aksi Panjat Yamin Meriahkan Pembukaan Wali Kota Cup Panjat Tebing di Kampus IBITEK

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:44 WITA

Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:52 WITA

Puluhan Motoris Kelotok Wisata Diberi Seragam ‘Kapten’ Oleh Wali Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:46 WITA

Harga Pipa Naik 50%, PT PAM Bandarmasih Ambil Langkah Refocusing

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:04 WITA

Yamin Lantik Tesar Jadi Sekda Bersama Bangun Banjarmasin Maju Sejahtera

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:47 WITA

Disperdagin Banjarmasin Gandeng Pedagang Rumuskan Strategi Dongkrak Daya Saing Pasar

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights