Operator Ekskavator Hilang Terseret Arus saat Evakuasi Alat Berat di Sungai Stagen – bomindonesia.com

Operator Ekskavator Hilang Terseret Arus saat Evakuasi Alat Berat di Sungai Stagen

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Kotabaru bersama relawan dan aparat gabungan terus menyisir Sungai Stagen untuk mencari operator ekskavator yang hilang terseret arus. (Foto: Istimewa)

Tim SAR Kotabaru bersama relawan dan aparat gabungan terus menyisir Sungai Stagen untuk mencari operator ekskavator yang hilang terseret arus. (Foto: Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Seorang operator ekskavator bernama Suparno (57) dilaporkan hilang setelah terjatuh dan terseret arus saat memindahkan alat berat di tepi Sungai Stagen, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Rabu malam (21/5/2025).

Insiden bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan debit sungai meningkat drastis. Suparno, yang saat itu sedang mengevakuasi ekskavator Komatsu milik Dinas PUPR Kotabaru ke lokasi lebih aman, kehilangan kendali.

Alat berat itu terperosok ke sungai, menyeret korban yang masih berada di dalam kabin. Rekan-rekan korban sempat berusaha menarik ekskavator menggunakan alat berat lainnya, namun Suparno tak ditemukan di dalam kabin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR Kotabaru segera dikerahkan usai menerima laporan pada pukul 21.20 WITA. Operasi pencarian melibatkan Damkar, Polsek dan Koramil Pulau Laut Utara, BPBD, Dinas Perhubungan, BPK Stagen, serta warga setempat.

Hingga Kamis sore (22/5/2025)  upaya pencarian masih terkendala derasnya arus sungai dan sulitnya komunikasi di lokasi. Tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet serta metode pencarian darat.

Warga juga turut membantu dengan menggelar tradisi “begadang nyiru”, sebagai bentuk doa dan usaha agar korban segera ditemukan.

Lukman, rekan kerja korban, mengaku terpukul atas kejadian ini. “Suparno orangnya sangat rajin dan religius. Kami semua berdoa agar dia bisa ditemukan secepatnya,” ungkapnya haru.

Cuaca buruk diperkirakan masih akan berlanjut hingga petang, sehingga tim SAR berencana menambah personel dan peralatan untuk mempercepat proses pencarian.

Penulis / Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar
Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara
Jembatan Saka Harang Ambruk, Ketua Komisi DPRD Kota Banjarmasin Gercep Datang ke TKP Kurang dari Sejam
Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar
Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

Rabu, 2 September 2026 - 00:49 WITA

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:19 WITA

Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kolam Kamboja Dikeruk Sekaligus Kembalikan Fungsi Ruang Retensi Air

Senin, 7 Sep 2026 - 19:18 WITA

Verified by MonsterInsights