Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C – bomindonesia.com

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa/Humas Polda

Foto Istimewa/Humas Polda

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARU– Polda Kalimantan Selatan menerapkan inovasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mengatasi bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah gambut.

Metode tersebut diterapkan saat Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung penanganan karhutla di lahan gambut Desa Pengayuan, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu (2/9/2026) sore.

Dalam penanganan itu, Polda Kalsel menggunakan sistem penyuntikan atau injeksi gambut melalui pipa undercooling yang dikombinasikan dengan cairan inovasi berbahan dasar Methyl Ester Sulfonate (MES).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Metode tersebut menyasar titik panas yang berada di bawah permukaan tanah, sehingga pemadaman tidak hanya dilakukan terhadap api yang terlihat di permukaan.

Hasil pemantauan drone thermal menunjukkan, pada titik awal penancapan pipa, suhu tanah gambut terdeteksi mencapai sekitar 120 derajat Celsius.

Setelah dilakukan pembasahan permukaan dan penginjeksian cairan surfaktan melalui pipa selama sekitar satu menit, suhu di dalam tanah disebut turun hingga kisaran 30 derajat Celsius.

Penurunan suhu tersebut menjadi indikator awal efektivitas metode yang diterapkan untuk menekan bara api di lapisan gambut.

Dalam penerapannya, pipa undercooling berlubang ditancapkan hingga menembus lapisan dalam tanah gambut. Cairan kemudian diinjeksi langsung menuju titik bara yang berada di bawah permukaan.

Selain injeksi, petugas juga melakukan penyemprotan cairan pemadam pada permukaan lahan untuk membantu memutus suplai oksigen dan mencegah vegetasi kering kembali terbakar.

Cairan surfaktan MES yang digunakan merupakan inovasi berbahan dasar minyak nabati yang dikembangkan Bidlabfor Polda Kalsel. Cairan tersebut ditujukan untuk mempercepat penetrasi air ke dalam gambut sekaligus mempercepat proses pendinginan.

Metode ini juga diarahkan untuk mengatasi bara tersembunyi yang dapat menyebabkan asap terus muncul dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Melihat hasil uji coba di Desa Pengayuan, Kapolda Kalsel menginstruksikan Bidlabfor Polda Kalsel untuk menindaklanjuti pengembangan formula cairan pemadam tersebut.

Selain itu, sistem pipa undercooling juga akan disiapkan standarnya agar dapat diterapkan secara lebih luas dalam penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.

Penerapan metode tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Kalsel bersama Pemerintah Provinsi Kalsel dan unsur Forkopimda dalam memperkuat penanganan karhutla, khususnya di kawasan gambut yang memiliki potensi bara api bertahan di bawah permukaan.

*/Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar
Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara
Jembatan Saka Harang Ambruk, Ketua Komisi DPRD Kota Banjarmasin Gercep Datang ke TKP Kurang dari Sejam
Tingkatkan Minat Baca, Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Resensi Buku bagi Pelajar SMP
Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar
Demo #kalsellumpuh Berakhir Ricuh, Massa Mahasiswa Coba Terobos Pagar DPRD Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

Rabu, 2 September 2026 - 00:49 WITA

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:19 WITA

Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Tak Ada Lagi Pedagang dan Pengemis di Area Makam ‘Raja Banjar’

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:38 WITA

Walikota dan Kajari Banjarmasin di Sembako Murah

Banjarmasin Bungas

Pemko dan Kejari Gelar Bazar Pasar Murah, 500 Paket Sembako Murah Disiapkan

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:44 WITA

Verified by MonsterInsights