BPK Kalsel Ungkap Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Rp900 juta – bomindonesia.com

BPK Kalsel Ungkap Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Rp900 juta

- Redaksi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kantor BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan. (foto: Dok/McKalsel)

Gedung Kantor BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan. (foto: Dok/McKalsel)

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARU — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan menemukan adanya dugaan perjalanan dinas fiktif senilai lebih dari Rp900 juta dalam laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2024.

Dilansir rri.co.id , kasus ini menjadi satu dari 163 temuan masalah kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, yang total nilainya mencapai Rp86,5 miliar dari hasil audit terhadap 14 pemerintah daerah se-Kalsel.

Perjalanan dinas fiktif tersebut dikategorikan sebagai kerugian daerah, karena menyebabkan berkurangnya kekayaan daerah berupa uang dan barang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, BPK juga menemukan potensi kerugian sebesar Rp13,87 miliar, serta kekurangan penerimaan hingga Rp13,7 miliar.

Kepala Sekretariat BPK Perwakilan Kalsel, Aliansyah, mengungkapkan hasil temuan itu dalam kegiatan Media Workshop bertema “Sinergi BPK dan Media untuk Negeri” di Banjarbaru, Kamis (16/10/2025).

“Dari hasil pemeriksaan terhadap 14 pemda, ditemukan beberapa penyimpangan, termasuk perjalanan dinas yang tidak dilaksanakan namun tetap dibayarkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah menindaklanjuti temuan-temuan tersebut agar tidak berlarut. “Kami berharap administrasi segera diselesaikan agar tidak menjadi temuan berulang,” tegasnya.

BPK juga berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan pemerintah daerah untuk mengevaluasi sejauh mana rekomendasi yang sudah ditindaklanjuti. “Kami ingin memastikan rekomendasi yang belum selesai bisa dikurangi,” kata Aliansyah.

Berdasarkan pemantauan Semester I tahun 2025, BPK mencatat total kerugian daerah mencapai Rp503,9 miliar, dengan Rp72,5 miliar di antaranya telah diangsur dan Rp258 miliar sudah dilunasi. Namun, Rp173,1 miliar lainnya masih belum diselesaikan.

Melalui aplikasi SMART, BPK Kalsel juga memantau tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan (TLRHP). Dari 15.504 rekomendasi, sebanyak 83,06 persen sudah sesuai rekomendasi, 13,42 persen belum sesuai, 0,62 persen belum ditindaklanjuti, dan 2,9 persen tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan sah.

sumber rri.co.id
Editor  : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEPAK Dukung Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Perjuangkan BPJS untuk BPK dan Relawan Banjir
Ubah Stigma Ormas, GEPAK Kalsel Siapkan Unit Usaha dan Gandeng Akademisi
Kabut Asap Selimuti Kalsel, Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026 Kedepankan E-TLE
Pagar DPRD Kalsel Jebol, Demo Mahasiswa Tuntut Karhutla jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh
Diskominfo Kotabaru: Publikasi Pembangunan Akurat dan Berkualitas, Perkuat Kemitraan dengan Pers
Dispersip Kotabaru Dorong Budaya Literasi melalui Lomba Bercerita Tingkat SMP
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jamaah Untuk Jamaah
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:06 WITA

GEPAK Dukung Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Perjuangkan BPJS untuk BPK dan Relawan Banjir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:29 WITA

Ubah Stigma Ormas, GEPAK Kalsel Siapkan Unit Usaha dan Gandeng Akademisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Kabut Asap Selimuti Kalsel, Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026 Kedepankan E-TLE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Pagar DPRD Kalsel Jebol, Demo Mahasiswa Tuntut Karhutla jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:55 WITA

Diskominfo Kotabaru: Publikasi Pembangunan Akurat dan Berkualitas, Perkuat Kemitraan dengan Pers

Berita Terbaru

Dorong Taat Pajak Daerah, Banjarmasin Mutakhirkan Data untuk Optimalkan PAD

Banjarmasin Bungas

Dorong Taat Pajak Daerah, Banjarmasin Mutakhirkan Data untuk Optimalkan PAD

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:56 WITA

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

Halo Indonesia

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:32 WITA

Verified by MonsterInsights