Dorong Kolaborasi 3 Pilar untuk Tekan Angka Stunting, Libatkan Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas – bomindonesia.com

Dorong Kolaborasi 3 Pilar untuk Tekan Angka Stunting, Libatkan Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dorong Kolaborasi 3 Pilar untuk Tekan Angka Stunting, Libatkan Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas

kegiatan Optimalisasi Peran Tiga Pilar Kelurahan dalam Percepatan dan Penurunan Stunting yang digelar di Aula Dinkes Kota Banjarmasin

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berkomitmen mempercepat penurunan angka stunting dengan melibatkan Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas.

Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Optimalisasi Peran Tiga Pilar Kelurahan dalam Percepatan dan Penurunan Stunting yang digelar di Aula Dinkes Kota Banjarmasin, Rabu (5/11).

Kegiatan dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi, mewakili Wali Kota Banjarmasin. Turut hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan, M. Ramadhan, serta para lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari 52 kelurahan di Kota Banjarmasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Machli Riyadi, percepatan penurunan stunting tidak bisa dibebankan hanya kepada Dinas Kesehatan. Diperlukan kerja sama lintas sektor dan perubahan perilaku di tingkat masyarakat.

“Kita menyadari bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan. Keberhasilan baru akan tercapai jika ada kolaborasi dan komitmen kuat dari semua elemen, mulai dari kelurahan, Babinsa hingga Bhabinkamtibmas,” tekannya.

Ia menambahkan, pertemuan tiga pilar ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menjalankan misi Wali Kota untuk mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera, terutama terhadap misi pertama: menciptakan generasi yang sehat, kuat dan berkarakter.

“Kita menargetkan peningkatan pencapaian hingga 70% melalui optimalisasi peran tiga pilar bersama masyarakat. Namun, tantangan terbesar masih pada perilaku masyarakat yang belum sepenuhnya taat terhadap prinsip kesehatan. Misalnya pernikahan usia anak, ibu hamil yang enggan mengonsumsi tablet tambah darah, anak sekolah yang tidak rutin meminum vitamin, hingga pemberian ASI eksklusif yang belum optimal. Semua ini harus kita ubah bersama.” ungkapnya.

Machli menegaskan bahwa perubahan perilaku menuju hidup sehat merupakan strategi penting dalam mencegah stunting jangka panjang. “Tiga pilar (Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, red) ini punya peran strategis untuk mendorong masyarakat mematuhi pola hidup sehat. Kita ingin lahir generasi Banjarmasin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kuat dan bebas stunting,” tambahnya.

“Stunting bukan hanya soal gizi, tapi juga soal kesadaran. Dengan gotong royong, kita bisa menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kadinkes Kota Banjarmasin, Ramadhan, menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan seluruh unsur kelurahan di Banjarmasin. Tujuannya adalah memperkuat sinergi lintas sektor dalam penurunan stunting.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh 52 kelurahan berkomitmen menjalankan program penurunan stunting secara terintegrasi,” katanya.

Ramadhan juga menegaskan bahwa Pemko Banjarmasin telah menyiapkan program pendukung, termasuk pemberian makanan tambahan bergizi yang bersumber dari APBD. Selain itu, pemantauan dilakukan melalui dashboard stunting untuk memastikan data dan intervensi dapat terukur dan terpantau.

“Output yang kita harapkan adalah penurunan nyata angka stunting di Banjarmasin. Semua kelurahan harus mampu memantau dan menindaklanjuti kasus yang ada. Kami tidak ingin data hanya berhenti di atas kertas,” jelas dia.

Melalui sinergi tiga pilar ini, pemerintahan kelurahan, aparat TNI dan kepolisian, Pemkot Banjarmasin ingin memastikan upaya penurunan stunting bukan sekadar kampanye sesaat, melainkan gerakan sosial yang melibatkan semua pihak. “Melalui kolaborasi tiga pilar, kami harap dapat memperkuat intervensi di lapangan agar kasus stunting benar-benar menurun,” pungkasnya.

Editor Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Slogan ‘Maju Sejahtera’ Terus Diaplikasikan Dengan Penataan Ruang Wisata dan Pembangunan Terukur
Banjarmasin Bekali IKM Unggulan “Cap” SNI untuk Dorong Daya Saing Ekspor
Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar
TERIMA KASIH, PAK PRESIDEN! Pemko Banjarmasin Dapat Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Dinkes Banjarmasin Bekali Mahasiswa ULM Ilmu Kesmas
Kesiapsiagaan Dinkes Banjarmasin Hadapi Ancaman Penyakit KLB Saluran Pernapasan
Tertib Arsip Perkuat Transparansi Pemerintahan hingga Tingkat Kelurahan
Lindungi Anak Dengan Imunisasi dan Resiko Kabut Asap

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Slogan ‘Maju Sejahtera’ Terus Diaplikasikan Dengan Penataan Ruang Wisata dan Pembangunan Terukur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:53 WITA

Banjarmasin Bekali IKM Unggulan “Cap” SNI untuk Dorong Daya Saing Ekspor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:48 WITA

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:22 WITA

Dinkes Banjarmasin Bekali Mahasiswa ULM Ilmu Kesmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:11 WITA

Kesiapsiagaan Dinkes Banjarmasin Hadapi Ancaman Penyakit KLB Saluran Pernapasan

Berita Terbaru

Banjarmasin Bekali IKM Unggulan “Cap” SNI untuk Dorong Daya Saing Ekspor

Banjarmasin Bungas

Banjarmasin Bekali IKM Unggulan “Cap” SNI untuk Dorong Daya Saing Ekspor

Kamis, 29 Okt 2026 - 04:53 WITA

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Banjarmasin Bungas

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:48 WITA

Murung Raya Raih Juara Umum Tiga di FSQ Kalteng 2026

Daerah

Murung Raya Raih Juara Umum Tiga di FSQ Kalteng 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:03 WITA

Verified by MonsterInsights