Layanan Air Bersih di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Hampir Pulih – bomindonesia.com

Layanan Air Bersih di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Hampir Pulih

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan Air Bersih di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Hampir Pulih

Layanan Air Bersih di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Hampir Pulih

BOMINDONESIA.COM, BANDA ACEH – Banda Aceh, 20 Desember 2025 – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) berdampak signifikan terhadap layanan penyediaan air bersih. Namun, berkat solidaritas layanan air bersih di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh dilaporkan telah pulih hampir 100 persen.

Sementara di beberapa kabupaten lain yang terdampak lebih parah, tingkat pelayanan masih bervariasi, mulai dari 25 persen, 50 persen, hingga 75 persen. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang telah mencapai tingkat pelayanan lebih baik terus didorong untuk membantu daerah lain yang masih mengalami keterbatasan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (DPD PERPAMSI) Aceh, Sulaiman, dalam laporan hasil koordinasi penanganan layanan air bersih pascabanjir dalam konferensi pers di Pusat Informasi dan Media Center yang disediakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI di Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sulaiman menjelaskan, akibat bencana banjir dan longsor itu, dari total 23 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh, sebanyak 17 PDAM dilaporkan mengalami dampak berat akibat gangguan jaringan distribusi, sumber air baku, serta pasokan listrik.

”Sejak hari pertama kejadian, kami langsung melakukan pemetaan dampak pada seluruh PDAM di Aceh. Pada hari kedua, kami langsung mengimbau PDAM yang terdampaknya relatif ringan untuk membantu PDAM yang terdampak berat. Ini merupakan bentuk solidaritas dan komitmen bersama antar-PDAM,” jelas Sulaiman.

Ia mengakui, pada awal bencana proses pendataan dan komunikasi sempat mengalami kendala akibat terputusnya jaringan komunikasi di sejumlah wilayah. Untuk menyiasati hal tersebut, PERPAMSI Aceh memanfaatkan jejaring informal melalui rekan-rekan di lapangan agar informasi tetap dapat dihimpun secara cepat dan akurat.

Sulaiman menyebutkan, salah satu daerah yang merespons cepat adalah Kabupaten Pidie Jaya. PDAM Tirta Mon Tala Pidie Jaya berhasil segera menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak pada hari kedua pascabanjir.

Seiring berjalannya waktu, komunikasi dengan sejumlah daerah lain mulai terbangun, di antaranya Aceh Tengah, Pidie Jaya, Langsa, dan Aceh Tamiang. Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa kebutuhan mendesak di lapangan tidak hanya berupa air bersih, tetapi juga sarana pendukung seperti tandon atau tampungan air untuk mempercepat distribusi ke lokasi-lokasi pengungsian.

Selain itu, Sulaiman menegaskan bahwa gangguan pasokan listrik menjadi kendala utama dalam pemulihan layanan air bersih. Hampir seluruh instalasi pengolahan air PDAM bergantung pada pompa listrik. Ketika aliran listrik terhenti, operasional pun terganggu secara signifikan.

“Di Aceh Besar, selama 15 hari kami harus mengoperasikan genset dengan konsumsi bahan bakar minyak mencapai 37 ton. Meski demikian, pelayanan tetap belum bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Muhidin Bersama Forkopimda Turun Langsung Pedamkan Karhutla di Pengayuan
Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Pengembangan dan Pemasangan Jaringan Listrik PLN
Warga Rantau Bakula Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Depan Gerbang PT MMI
Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat
Jamu PWI Kalsel, PWI Kalteng Tahan Imbang 5-5 di Laga Uji Tanding Mini Soccer
FKPWK Hadiri Aruh Adat Dayak Paramasan, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat
Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:36 WITA

Gubernur Muhidin Bersama Forkopimda Turun Langsung Pedamkan Karhutla di Pengayuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Pengembangan dan Pemasangan Jaringan Listrik PLN

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:17 WITA

Warga Rantau Bakula Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Depan Gerbang PT MMI

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:35 WITA

Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:11 WITA

Jamu PWI Kalsel, PWI Kalteng Tahan Imbang 5-5 di Laga Uji Tanding Mini Soccer

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Masker ke Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:24 WITA

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Kepada Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:14 WITA

Banjarmasin Bungas

Warga Banjar Desak Pemkot Banjarmasin Kelola Majukan Makam ‘Raja Banjar’

Rabu, 26 Agu 2026 - 18:56 WITA

Verified by MonsterInsights