BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Masyarakat terdampak banjir di Banjarmasin mulai terserang berbagai penyakit. Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin pun sigap mendirikan posko-posko kesehatan di lingkungan banjir.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M Ramadhan menyampaikan, sedikitnya ada empat posko kesehatan yang didirikan pihaknya, hal ini diberikan agar masyarakat bisa cepat mendapat layanan kesehatan ditengah banjir yang mengepung dan mematikan akses jalan.
“Posko pertama ada di Sungai Lulut, Pekapuran, 9 Nopember dan Pemurus Dalam. Ada juga mobil keliling,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ramadhan menyampaikan, sepanjang banjir yang kurang lebih sepekan ini warga sudah mulai mengeluhkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari Penyakit dermatitis atau Penyakit kulit terutama jamur pada kaki (belancat) akibat terendam air dalam waktu lama
– Gatal-gatal pada kulit
– Meriang, batuk pilek, dan panas*
– Leptospirosis, penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari urin hewan, khususnya tikus, yang terbawa oleh air banjir
– Diare,disebabkan oleh konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi bakteri atau virus
– Demam tifoid, disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi
– Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), disebabkan oleh kondisi lingkungan lembap dan banyaknya debu atau jamur yang terhirup.
“Hingga sekarang penyakit yang paling banyak diderita warga adalah gangguan kulit, seperti gatal, kemudian panas dan diare. Alhamdulillah semuanya tertangani dengan baik,” katanya.
“Sementara ini, dari empat pos yang kami buka telah melayani 141 orang. Mudahan banjir cepat selesai dan warga sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa,” tutupnya.
penulis : Hamdani









