Ribuan Warga Muhammadiyah Banjarmasin Padati Masjid Al Jihad, Tarawih Digelar Lebih Awal – bomindonesia.com

Ribuan Warga Muhammadiyah Banjarmasin Padati Masjid Al Jihad, Tarawih Digelar Lebih Awal

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Warga Muhammadiyah Banjarmasin Padati Masjid Al Jihad, Tarawih Digelar Lebih Awal

Jemaah warga Muhammadiyah melaksanakan salat tarawih malam pertama Ramadan 1447 Hijriah (Foto Screenshot Instagram)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Warga Muhammadiyah di Banjarmasin mulai melaksanakan salat tarawih Ramadan 1447 Hijriah lebih awal, Selasa (17/2/2026) malam.

Pelaksanaan ibadah tersebut mengikuti penetapan awal Ramadan yang ditetapkan Muhammadiyah, yakni 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Salah satu titik pelaksanaan tarawih berlangsung di Masjid Al Jihad Banjarmasin. Ribuan jemaah tampak memadati masjid hingga seluruh saf terisi penuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir klikkalsel, salat tarawih dilaksanakan sebanyak delapan rakaat yang dibagi dua salam, kemudian dilanjutkan witir tiga rakaat.

Bertindak sebagai imam Ustaz H. Azhar Fithri, sementara tausiah disampaikan Ustaz H. Reza Rahman. Suasana ibadah berlangsung khusyuk dan tertib meskipun jumlah jemaah sangat banyak.

Sejumlah jemaah bahkan terlihat membawa serta anggota keluarga untuk melaksanakan tarawih bersama. Salah seorang jemaah Ichal warga Banjarmasin Utara, mengaku bersyukur dapat kembali menjalani Ramadan dengan suasana kebersamaan.

“Alhamdulillah bisa tarawih bareng keluarga. Setiap tahun kami ke sini, suasananya selalu ramai tapi tetap tertib dan khusyuk,” ujarnya.

Ketua Masjid Al Jihad Banjarmasin H Taufik Hidayat mengakui, ribuan jamaah tumpah untuk melaksanakan shalat Tarawih pertama di masjid megah ini. “Kami telah menyiapkan berbagai hal dalam menyambut ramadan 2026, termasuk kehadiran dan kenyamaan untuk jamaah Tarawih di Masjid Al Jihad,” tuturnya.

Penetapan awal Ramadan oleh Muhammadiyah didasarkan pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/1.1/B/2025, menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal serta mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Selain itu, Muhammadiyah juga menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama Kalimantan Selatan menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, berdasarkan hasil sidang isbat nasional.

Penulis*/ Editor Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tertib Arsip Perkuat Transparansi Pemerintahan hingga Tingkat Kelurahan
Lindungi Anak Dengan Imunisasi dan Resiko Kabut Asap
Bangunan Dibongkar, Sungai Dikeruk! Pemko Banjarmasin Benahi Kampung Ketupat dan Pasar Teluk Dalam
Dinkes Banjarmasin Perkuat penanggulangan HIV
Wali Kota Yamin Hadiri Arahan Pimpinan Daerah, 52 Lurah Banjarmasin Didorong Optimalisasi Penanggulangan Karhutla
FMPA Nilai Rencana Demo Warga Alalak Tengah Berlebihan, PAM Bandarmasih Terus Salurkan Bantuan Air bersih
Ribuan Relawan Banjarmasin Turun Bantu Tangani Karhutla, Banjarmasin Tak Dapat Bagian Banpres 100 miliar
Banjarmasin Turunkan Satgas Karhutla dan Kabut layani 24 Jam Lindungi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:19 WITA

Tertib Arsip Perkuat Transparansi Pemerintahan hingga Tingkat Kelurahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:56 WITA

Lindungi Anak Dengan Imunisasi dan Resiko Kabut Asap

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:17 WITA

Bangunan Dibongkar, Sungai Dikeruk! Pemko Banjarmasin Benahi Kampung Ketupat dan Pasar Teluk Dalam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WITA

Dinkes Banjarmasin Perkuat penanggulangan HIV

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:58 WITA

Wali Kota Yamin Hadiri Arahan Pimpinan Daerah, 52 Lurah Banjarmasin Didorong Optimalisasi Penanggulangan Karhutla

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights