Pria Paruh Baya Hilang Diterkam Buaya di Sungai Batulasung Kotabaru – bomindonesia.com

Pria Paruh Baya Hilang Diterkam Buaya di Sungai Batulasung Kotabaru

- Redaksi

Senin, 21 Oktober 2024 - 01:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat melakukan proses pencarian (Foto: Istimewa/Instagram)

Tim SAR saat melakukan proses pencarian (Foto: Istimewa/Instagram)

BOMINDONESIA.COM, KOTABARU – Tragedi menyeramkan terjadi di Desa Cantung Kiri Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Seorang pria paruh baya bernama Jahrin (50) hilang setelah diterkam buaya saat mandi di bantaran Sungai Batulasung, Sabtu siang, 19 Oktober 2024.

Menurut keterangan keluarga, Jahrin yang berprofesi sebagai petani, sedang mandi di sungai bersama istrinya, Ramisah. Saat hendak naik dari sungai, buaya besar tiba-tiba muncul dan langsung menyerang Jahrin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramisah, yang berdiri di tepi sungai, sempat memegang tangan suaminya, namun karena kondisi licin dan air sungai yang keruh, ia tak mampu menahan Jahrin yang ditarik buaya ke dalam sungai. “Suami saya sudah selesai mandi, tapi tiba-tiba buaya itu datang. Saya sempat tarik tangannya, tapi tidak kuat,” ujar Ramisah dengan air mata berlinang saat menceritakan kejadian mengerikan tersebut.

Warga yang mendengar kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan, namun Jahrin sudah terseret jauh ke hilir. Pihak keluarga segera melaporkan peristiwa ini ke Polsek Kelumpang Hulu dan Basarnas Banjarmasin.

Tim SAR Bergerak Cepat Setelah menerima laporan, Tim Rescue dari Pos SAR Kotabaru bersama tim damkar langsung diterjunkan ke lokasi pada Minggu pagi, 20 Oktober 2024. Mereka melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batulasung dengan harapan dapat menemukan Jahrin. “Kami bergerak cepat setelah mendapatkan laporan. Pencarian sudah dimulai sejak pagi dan kami terus berharap ada tanda-tanda keberadaan korban,” ungkap I Putu Sudayana, S.E., M.A.P, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

Lokasi Berbahaya Sungai Batulasung memang dikenal sebagai habitat buaya muara, dan kejadian penyerangan oleh buaya di wilayah ini bukanlah hal baru.

Namun, peristiwa kali ini tetap mengejutkan warga sekitar, mengingat Jahrin adalah salah satu tokoh yang dikenal akrab dengan sungai tersebut.

Saat ini, warga setempat terus memantau perkembangan pencarian yang dilakukan oleh tim SAR. Proses pencarian diprediksi akan berlangsung beberapa hari mengingat luasnya area dan derasnya arus sungai.

Harapan Keluarga Jahrin terus berharap ada keajaiban dan pria tersebut bisa ditemukan dalam keadaan selamat. “Kami hanya bisa berdoa dan berharap suami saya bisa segera ditemukan,” ujar Ramisah dengan suara bergetar.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat setempat akan bahaya yang mengintai di sungai-sungai wilayah Kotabaru, terutama ketika beraktivitas di sekitar habitat buaya. Tim SAR bersama masyarakat setempat akan terus melanjutkan pencarian hingga hasil ditemukan.

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Next Premiere League Padel Panaskan Younkis House Banjarbaru, 9 Klub Beradu di Pekan Terakhir
KABAR BAIK! Hujan Guyur Tabalong dan HST di Tengah Puncak Kemarau dan Karhutla di Kalsel
H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah
Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar
Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:37 WITA

Next Premiere League Padel Panaskan Younkis House Banjarbaru, 9 Klub Beradu di Pekan Terakhir

Sabtu, 5 September 2026 - 20:00 WITA

KABAR BAIK! Hujan Guyur Tabalong dan HST di Tengah Puncak Kemarau dan Karhutla di Kalsel

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WITA

H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

Rabu, 2 September 2026 - 00:49 WITA

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Sungai Pekapuran Dikeruk, Kembalikan Fungsi Sungai dan Kendaikan Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:31 WITA

Verified by MonsterInsights