Kalsel Siaga Darurat Banjir, BPBD Catat Ada Enam Daerah Paling Terdampak – bomindonesia.com

Kalsel Siaga Darurat Banjir, BPBD Catat Ada Enam Daerah Paling Terdampak

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 22:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, KALSEL – Kalimantan Selatan siaga darurat banjir. BPBD Provinsi Kalsel menerangkan seluruh wilayah di Kalsel terdampak banjir mulai ringan hingga parah.

Namun, sedikitnya ada enam daerah di Kalsel yang paling terdampak banjir yakni Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Banjarbaru dan Banjarmasin.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi menyampaikan, bahwa semua wilayah di Kalsel terdampak banjir mulai dari yang ringan hingga berat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang ringan seperti di Banjarmasin, terparah di Sungai Tabuk, HST dan Tanah Laut.

Hingga saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan banjir di berbagai daerah. Seperti yang baru saja dipantaunya di wilayah Banjar, Sungai Tabuk. Setidaknya banjir di Sungai Tabuk sudah setinggi lutut orang dewasa.

“Semua wilayah di Kalsel terdampak Banjir, paling parah di wilayah Banjar, HST dan Tanah Laut,” ucapnya Selasa (28/1/2025).

Bambang melanjutkan, berdasarkan pantaunnya dalam periode 1 sampai 25 Januari 2025, jumlah warga yang terdampak banjir sebanyak 24.618 KK atau 68.072 jiwa.

Sedangkan rumah yang terendam 21.673 unit rumah. Diantaranya sudah ada warga terpaksa mengungsi namun datanya masih belum rangkum.

“Puluh ribuan warga di Kalsel terdampak banjir, ada laporan sudah ada warga yang mengungsi karena rumahnya terendam parah. Terkait berapa datanya yang mengungsi masih kita cek,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan dengan meluasnya titik banjir di Kalsel ini akibat cuaca ektrem di tambah banjir rob. Kalsel pun meningkatkan statusnya menjadi siaga darurat.

Cuaca ekstrem sekarang ini juga disampaikanya diprediksi sampai April mendatang.

Pemerintahan Provinsi sudah mengusulkan melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi dampak banjir. Ia juga berharap, intensitas hujan menurun sehingga dampak banjir berangsur menurun.

“Pak Gubernur sudah meminta agar segera melakukan modifikasi cuaca agar dampak banjir berkurang,” ujarnya.

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar
Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara
Jembatan Saka Harang Ambruk, Ketua Komisi DPRD Kota Banjarmasin Gercep Datang ke TKP Kurang dari Sejam
Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar
Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

Rabu, 2 September 2026 - 00:49 WITA

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:19 WITA

Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Sungai Pekapuran Dikeruk, Kembalikan Fungsi Sungai dan Kendaikan Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:31 WITA

Banjarmasin Bungas

Hadapi Krisis Air, PT PAM Bandarmasih Siapkan Solusi Jangka Pendek dan Panjang

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:18 WITA

Verified by MonsterInsights