BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Gabungan Pelaku Usaha Peternak Sapi Indonesia (Gapuspindo) menyambut baik upaya Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk peternakan. Namun, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan.
Direktur Eksekutif Gapuspindo Djoni Liano menyebut, jika pemerintah memang akan meluncurkan program ini, perlu ditegaskan soal perbedaan KUR khusus dengan KUR reguler yang telah ada.
“Perlu diperjelas khususnya seperti apa. Apakah khusus untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis), atau khusus karena perbedaan bunga, tenor, atau apa,” sebut Djoni, Rabu (16/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Djoni, memang perlu aturan khusus dalam KUR untuk peternak. Jika KUR reguler dikenakan bunga di level 6% per tahun, bunga untuk KUR khusus peternakan nantinya sebaiknya lebih rendah. “Kalau bisa 0% atau maksimal 3%,” katanya.









