Bagikan Masker Upaya Pemkot Banjarmasin Sosialisasikan Kesehatan di Tengah Kabut – bomindonesia.com

Bagikan Masker Upaya Pemkot Banjarmasin Sosialisasikan Kesehatan di Tengah Kabut

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagikan Masker Upaya Pemkot Banjarmasin Sosialisasikan Kesehatan di Tengah Kabut

Bagikan Masker Upaya Pemkot Banjarmasin Sosialisasikan Kesehatatam di Tengah Kabut

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah dirasakan masyarakat saat ini terus mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Meski kebakaran lahan di dalam kota dapat ditangani dengan cepat, kabut asap dari wilayah sekitar tetap berpotensi masuk ke Banjarmasin mengikuti arah angin.

Pemkot Banjarmasin telah menjalankan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak terhadap masyarakat. Upaya tersebut meliputi pengendalian kebakaran lahan, pembagian masker, kesiapan layanan kesehatan, penyesuaian kegiatan belajar, hingga rencana pembentukan posko lapangan.

Langkah penanganan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar di Ruang Rapat Wali Kota Banjarmasin, Selasa (08/09/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin mengatakan kebakaran lahan di wilayah kota sejauh ini dapat segera ditangani melalui kolaborasi BPBD, pemadam swasta, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Begitu ada kebakaran lahan, cepat diatasi sehingga tidak menyebar luas. Luasannya pun tidak begitu besar,” ujar Husni.

Menurut Husni, tantangan yang berbeda muncul dari kiriman kabut asap yang berasal dari wilayah sekitar.
“Walaupun tidak ada sumber asap, Banjarmasin tetap merasakan fenomena asap. Kita terdampak dari kabupaten mana pun karena arah angin membawa asap ke wilayah kita,” katanya.

Untuk mengurangi paparan, Pemkot Banjarmasin telah mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara memburuk. Warga yang harus beraktivitas di luar juga diminta untuk menggunakan masker.

Layanan kesehatan disiapkan melalui puskesmas, terutama untuk warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar asap.

Langkah tersebut juga diwujudkan melalui pembagian masker secara langsung. Sebanyak 2.000 masker telah dibagikan pihaknya di kawasan bawah Flyover Simpang Empat Gatot Subroto. Kemudian pada Minggu (6/9/2026), sebanyak 2.200 masker kembali dibagikan di kawasan Bundaran Kayu Tangi bersama Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Dengan demikian, sedikitnya 4.200 masker telah dibagikan dalam dua kegiatan tersebut. Distribusi akan dilanjutkan dengan menyasar kawasan lain yang terdampak masif, seperti Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Timur.

Pemkot juga mengambil langkah perlindungan bagi peserta didik dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada 7–9 September 2026. Kebijakan tersebut akan dievaluasi mengikuti perkembangan kondisi udara.

Sekda Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara lintas sektor dan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

“Yang kita lakukan adalah memastikan masyarakat terlindungi dan seluruh perangkat pemerintah siap bergerak sesuai perkembangan situasi,” ujar Tezar.

Sebagai antisipasi apabila kondisi karhutla dan kabut asap meningkat, Pemko Banjarmasin juga menyiapkan tiga posko lapangan di Banjarmasin Utara, Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Timur.

Posko tersebut akan mendekatkan petugas dengan masyarakat sehingga respons terhadap kebakaran lahan di sekitar wilayah tersebut dapat dilakukan lebih cepat.

“Posko ini untuk mendekatkan petugas kepada masyarakat, mengurangi keresahan dan memberikan rasa aman. Kalau terjadi kebakaran lahan, tindakan bisa lebih cepat diambil,” jelas Husni.

Rangkaian langkah tersebut menunjukkan penanganan karhutla di Banjarmasin berjalan pada dua sisi, yakni memastikan kebakaran lahan di dalam kota segera dikendalikan sekaligus mengurangi dampak asap terhadap masyarakat.

Pemkot Banjarmasin akan terus memantau perkembangan karhutla dan kondisi udara serta menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan situasi di lapangan.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas LAKIP, Manfaatkan AI sebagai Asisten Penyusunan Laporan Kinerja
Slogan ‘Maju Sejahtera’ Terus Diaplikasikan Dengan Penataan Ruang Wisata dan Pembangunan Terukur
Banjarmasin Bekali IKM Unggulan “Cap” SNI untuk Dorong Daya Saing Ekspor
Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar
TERIMA KASIH, PAK PRESIDEN! Pemko Banjarmasin Dapat Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Dinkes Banjarmasin Bekali Mahasiswa ULM Ilmu Kesmas
Kesiapsiagaan Dinkes Banjarmasin Hadapi Ancaman Penyakit KLB Saluran Pernapasan
Tertib Arsip Perkuat Transparansi Pemerintahan hingga Tingkat Kelurahan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:37 WITA

Tingkatkan Kualitas LAKIP, Manfaatkan AI sebagai Asisten Penyusunan Laporan Kinerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Slogan ‘Maju Sejahtera’ Terus Diaplikasikan Dengan Penataan Ruang Wisata dan Pembangunan Terukur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:53 WITA

Banjarmasin Bekali IKM Unggulan “Cap” SNI untuk Dorong Daya Saing Ekspor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:48 WITA

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:46 WITA

TERIMA KASIH, PAK PRESIDEN! Pemko Banjarmasin Dapat Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Ubah Stigma Ormas, GEPAK Kalsel Siapkan Unit Usaha dan Gandeng Akademisi

Kalimantan Membangun

Ubah Stigma Ormas, GEPAK Kalsel Siapkan Unit Usaha dan Gandeng Akademisi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 23:29 WITA

Jika Ingat 9 Tokoh TVRI Ini, Fix Umurmu di Atas 50 Tahun!

Historia

Jika Ingat 9 Tokoh TVRI Ini, Fix Umurmu di Atas 50 Tahun!

Sabtu, 31 Okt 2026 - 12:17 WITA

Verified by MonsterInsights