Dari Gendongan Sang Legenda Menuju Panggung Final Dunia: Kisah Messi dan Lamine Yamal – bomindonesia.com

Dari Gendongan Sang Legenda Menuju Panggung Final Dunia: Kisah Messi dan Lamine Yamal

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESSI & YAMAL – Foto dokumentasi yang memperlihatkan Lionel Messi menggendong sekaligus memandikan Lamine Yamal saat masih bayi dalam sebuah sesi pemotretan amal tahun 2007. Kisah yang sempat terlupakan itu kini kembali menjadi sorotan menjelang duel Argentina kontra Spanyol di Final Piala Dunia 2026. (foto: istimewa)

MESSI & YAMAL – Foto dokumentasi yang memperlihatkan Lionel Messi menggendong sekaligus memandikan Lamine Yamal saat masih bayi dalam sebuah sesi pemotretan amal tahun 2007. Kisah yang sempat terlupakan itu kini kembali menjadi sorotan menjelang duel Argentina kontra Spanyol di Final Piala Dunia 2026. (foto: istimewa)

BOMINDONESIA.COM, NEW YORK–Di balik megahnya partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol, ada satu cerita unik yang kembali menjadi perbincangan dunia. Bukan soal taktik atau statistik, melainkan sebuah foto yang seolah menghubungkan dua generasi sepak bola.

Pada tahun 2007, saat masih berusia sekitar 20 tahun dan baru mulai menapaki jalan menuju status legenda, Lionel Messi mengikuti sesi pemotretan amal untuk sebuah kalender yang digelar surat kabar Diario Sport bersama UNICEF.

Dalam sesi itu, Messi mendapat tugas sederhana: menggendong dan memandikan seorang bayi.

Tak ada yang menyangka, bayi mungil yang berada dalam pelukan Messi saat itu adalah Lamine Yamal, bocah yang kelak tumbuh menjadi salah satu talenta paling bersinar di sepak bola dunia.

Foto tersebut baru viral bertahun-tahun kemudian setelah ayah Yamal mengunggahnya ke media sosial.

Publik pun menyebutnya sebagai momen yang terasa seperti “tongkat estafet” dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kini, hampir dua dekade berselang, keduanya berdiri di panggung yang sama.

Messi datang sebagai ikon hidup Argentina yang telah menuntaskan hampir seluruh mimpinya di sepak bola, sementara Yamal menjadi simbol masa depan Spanyol dengan kemampuan yang membuat banyak orang percaya ia akan menjadi salah satu pemain terbaik dunia.

Final Argentina kontra Spanyol pun bukan sekadar duel dua negara besar.

Laga ini juga menghadirkan narasi yang sulit ditulis oleh penulis skenario mana pun.

Dulu seorang bayi berada dalam gendongan sang maestro.

Kini, bayi itu telah tumbuh menjadi lawan yang siap menantang idolanya di panggung terbesar sepak bola.

Sepak bola memang selalu melahirkan cerita-cerita luar biasa.

Namun kisah Messi dan Lamine Yamal mengingatkan bahwa waktu terus berjalan.

Generasi berganti, legenda baru lahir, tetapi keindahan sepak bola tetap abadi.

Apapun hasil final nanti, dunia telah lebih dulu memenangkan sebuah cerita yang akan dikenang selama bertahun-tahun: dari pelukan seorang legenda, lahirlah penantang generasi berikutnya.

(Dirangkum dari berbagai sumber)

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persatuan Kebun Zoologi Ceko dan Slovakia Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Dramatis Lewat Adu Penalti
Hari ke 11 Evakuasi, Sembilan Korban Virgo Transport 8 Ditemukan : BSG dan TNI AL Terus Menyelam
Waspada Perang Eropa! NATO Siaga Satu Setelah Ancaman Serius dari Rusia
Hari Kesembilan, Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Dalam Kapal
Penyelam BSG Temukan Satu Korban di Kabin KM Virgo Transport 8
Demi Keluarkan Jenazah, Penyelam TNI AL Harus Pecahkan Kaca Kompartemen KM Virgo

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:57 WITA

Persatuan Kebun Zoologi Ceko dan Slovakia Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:02 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Dramatis Lewat Adu Penalti

Kamis, 24 September 2026 - 01:08 WITA

Hari ke 11 Evakuasi, Sembilan Korban Virgo Transport 8 Ditemukan : BSG dan TNI AL Terus Menyelam

Selasa, 22 September 2026 - 00:38 WITA

Waspada Perang Eropa! NATO Siaga Satu Setelah Ancaman Serius dari Rusia

Berita Terbaru

PEKAT IB Imbau Tingatkan Kewaspadaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Komunitas

PEKAT IB Imbau Tingatkan Kewaspadaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:08 WITA

Verified by MonsterInsights