Harga Emas Tembus Rp 2 Juta dan Mengancam Industri Manufaktur – bomindonesia.com

Harga Emas Tembus Rp 2 Juta dan Mengancam Industri Manufaktur

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Tembus Rp 2 Juta dan Mengancam Industri Manufaktur

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Harga emas belakangan ini melonjak naik, di Pasaran Banjarmasin kini emas mencapai Rp 2 juta per gramnya dari harga Rp 1,2 juta.

Kenaikan harga emas tentu membuat spekulasi di tengah masyarakat dan juga berdampak negatif kepada industri manufaktur.

Akademisi Uniska Banjarmasin, Dr M Zainul menyampaikan, naiknya harga emas adalah merupakan dampak dari memburuknya kondisi ekonomi global yang berimbas pada ekonomi Nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu sekarang ini, dan diperparah dengan adanya perang tarif antar Amerika dengan China serta berbagai negara lainnya mengakibatkan banyak investor terpaksa harus menarik diri dari pasar modal yaitu mengalihkan investasinya dari pasar saham ke investasi emas.

“Dari kasus ini mengakibatkan permintaan akan emas meningkat maka harga emaspun mengalami peningkatan. Dalam menghadapi kondisi ekonomi seperti sekarang ini salah satu alternatif yang paling aman bagi pemilik modal adalah membeli emas, karena dengan menyimpan emas nilai investasi relatip lebih stabil dan aman,” ujarnya.

Kemudian Rektor Uniska terpilih yang tidak lama lagi akan dilantik ini juga menyampaikan. Salah satu akibat yg ditimbulkan bilamana investor mengalihkan modalnya ke emas, maka investasi dipasar modal akan terganggu yaitu harga saham perusahaan akan mengalami penurunan, demikian juga disektor riil terutama industri manufaktur juga terkena imbasnya karena pasarnya terganggu ujungnya tidak menutup kemungkinan PHK besar besaran akan terjadi.

“Ini juga bisa berdampak pada PHK besar-besaran bila kondisi ekonomi global terutama mengenai perang tarip belum selesai. Selama tidak ada kepastian, pasarpun akan lesu pertumbuhan investasi juga akan turun,”

“Jika kondisi ini belum bisa membaik, maka emas bisa saja terus mengalami kenaikan,” tuturnya.

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Dramatis Lewat Adu Penalti
Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Sebelum jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Semifinalis Cover Boy Majalah Mode 1988, Ini Potret Masa Mudanya
Komisi III DPR Aklamasi Setujui Komjen Suyudi jadi Calon Kapolri, Segera Dibawa ke Paripurna
Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka
Hari ke 17 Evakuasi Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Tim Penyelam, 61 Masih Dicari
KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:02 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Dramatis Lewat Adu Penalti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Sebelum jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Semifinalis Cover Boy Majalah Mode 1988, Ini Potret Masa Mudanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Komisi III DPR Aklamasi Setujui Komjen Suyudi jadi Calon Kapolri, Segera Dibawa ke Paripurna

Berita Terbaru

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Banjarmasin Bungas

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:30 WITA

Verified by MonsterInsights