Jadi Target AS Berikutnya, Kolombia Siap Melawan – bomindonesia.com

Jadi Target AS Berikutnya, Kolombia Siap Melawan

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 01:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jadi Target AS Berikutnya, Kolombia Siap Melawan

Kolombia mengerahkan 30.000 personel ke perbatasan Venezuela usai Amerika Serikat menggempur Caracas dan menculik Presiden Nicolas Maduro. (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BOGOTA – Ketegangan geopolitik di Amerika Latin kembali meningkat tajam setelah Amerika Serikat menyingkirkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dari kekuasaan.

Presiden AS Donald Trump kini mengalihkan sorotan ke Kolombia, negara sekutu lama Washington, dengan ancaman terbuka yang memicu reaksi keras dari Presiden Kolombia Gustavo Petro.

Pernyataan kontroversial itu disampaikan Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One, Minggu (4/1/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut Kolombia sebagai negara yang “sangat sakit” dan menuding pemerintahannya dikuasai oleh jaringan narkotika. Tuduhan tersebut secara langsung diarahkan kepada Presiden Petro.

“Dia punya pabrik kokain dan fasilitas pengolahan kokain, dan dia tidak akan melakukannya terlalu lama,” ujar Trump, seperti dikutip media internasional.

Saat ditanya apakah Kolombia berpotensi menjadi target operasi militer AS seperti Venezuela, Trump menjawab singkat, “Kedengarannya bagus bagi saya.”

Pernyataan itu memicu kekhawatiran luas, mengingat Kolombia selama puluhan tahun merupakan mitra strategis AS dalam perang melawan narkotika.

Meski Kolombia dikenal sebagai produsen kokain terbesar dunia, tidak ada bukti yang mengaitkan Petro—yang terpilih pada 2022—dengan aktivitas perdagangan narkoba.

Hubungan Washington–Bogota diketahui memburuk sejak Trump kembali berkuasa.

Sejumlah kebijakan keras, termasuk pencabutan visa Petro dan sanksi finansial terhadap lingkaran dekatnya, memperlebar jurang diplomatik kedua negara.

Menanggapi tudingan Trump, Presiden Petro dengan tegas membantah.

Melalui pernyataan di media sosial, ia menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah politik.

“Saya bukan tidak sah dan saya bukan seorang narco. Trump berbicara tanpa pengetahuan. Hentikan memfitnah saya,” tegas Petro.

Petro bahkan mengeluarkan peringatan keras jika AS benar-benar melancarkan serangan militer.

Menurutnya, tindakan tersebut justru akan memicu perlawanan rakyat secara luas.

“Jika mereka mengebom, para petani akan berubah menjadi ribuan gerilyawan di pegunungan.

Dan jika presiden yang dicintai rakyat ditangkap, mereka akan melepaskan ‘jaguar’ perlawanan,” ujar Petro.

Presiden Kolombia itu memang memiliki latar belakang sebagai mantan anggota kelompok gerilya kiri M-19 pada masa mudanya.

Meski demikian, setelah kelompok tersebut membubarkan diri pada awal 1990-an, Petro beralih ke jalur politik dan menjadi salah satu tokoh penting dalam penyusunan Konstitusi Kolombia 1991 sebelum akhirnya terpilih sebagai presiden.

Seiring meningkatnya eskalasi, Menteri Pertahanan Kolombia Pedro Sánchez mengumumkan pengamanan terhadap Presiden Petro telah diperketat.

Ancaman Trump juga memicu reaksi beragam di dalam negeri Kolombia. Meski sebagian kecil oposisi sayap kanan menyatakan dukungan terhadap AS, mayoritas spektrum politik justru menolak kemungkinan intervensi militer asing.

Di saat yang sama, AS dilaporkan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Karibia dan Samudra Pasifik timur, termasuk operasi terhadap kapal-kapal yang dicurigai terkait jaringan narkoba, sebagai bagian dari tekanan lanjutan terhadap rezim Venezuela.

Situasi ini menandai fase baru ketegangan Amerika Serikat di Amerika Latin, dengan Kolombia kini berada di pusaran konflik geopolitik yang kian memanas pasca tumbangnya Nicolás Maduro.

*/Berbagai sumber

Editor Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persatuan Kebun Zoologi Ceko dan Slovakia Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Hari ke 11 Evakuasi, Sembilan Korban Virgo Transport 8 Ditemukan : BSG dan TNI AL Terus Menyelam
Waspada Perang Eropa! NATO Siaga Satu Setelah Ancaman Serius dari Rusia
Hari Kesembilan, Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Dalam Kapal
Penyelam BSG Temukan Satu Korban di Kabin KM Virgo Transport 8
Demi Keluarkan Jenazah, Penyelam TNI AL Harus Pecahkan Kaca Kompartemen KM Virgo
Hari Kelima, TNI AL Berhasil Deteksi Posisi KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa Pakai Sonar Aktif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:57 WITA

Persatuan Kebun Zoologi Ceko dan Slovakia Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 24 September 2026 - 01:08 WITA

Hari ke 11 Evakuasi, Sembilan Korban Virgo Transport 8 Ditemukan : BSG dan TNI AL Terus Menyelam

Selasa, 22 September 2026 - 00:38 WITA

Waspada Perang Eropa! NATO Siaga Satu Setelah Ancaman Serius dari Rusia

Selasa, 22 September 2026 - 00:23 WITA

Hari Kesembilan, Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Dalam Kapal

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights