Panas! Warga Madura Tantang Carok Warga Papua di Yogyakarta, Diduga Karena Ini – bomindonesia.com

Panas! Warga Madura Tantang Carok Warga Papua di Yogyakarta, Diduga Karena Ini

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panas! Warga Madura Tantang Carok  Warga Papua  di Yogyakarta, Diduga Karena Ini

Ilustrasi warga Madura dan Warga Papua, dan Surat Tantangan (Foto Kolase/Ilustrasi/Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, YOGYAKARTA — Situasi memanas antara warga Madura dan etnis Papua di Yogyakarta. Persoalan ini diduga bermula dari seringnya aksi yang dianggap menyerupai premanisme terhadap sejumlah toko kelontong milik warga Madura.

Ketegangan ini mencapai puncaknya ketika muncul tantangan carok—ritual duel khas Madura—dari komunitas Madura kepada kelompok Papua. Ketegangan ini terungkap dalam surat resmi Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) dengan nomor 015/P/KMY/II/2025, yang ditandatangani oleh Ketua RB. Jucil Adiningrat dan Sekretaris M. Fahri Hasyim.

Dalam surat tersebut, mereka mengklaim bahwa telah terjadi berulang kali aksi perusakan dan kekerasan yang menyasar toko-toko milik warga Madura.“Kami, Keluarga Madura Yogyakarta, telah cukup bersabar menghadapi tindakan perusakan dan kekerasan yang berulang terhadap toko-toko saudara kami,” bunyi pernyataan dalam surat itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pemilik toko kelontong mengaku resah dan merasa keamanan mereka semakin terancam. Mereka meminta perwakilan komunitas Papua untuk segera mengambil langkah konkret agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Dalam surat itu pula, warga Madura mengindikasikan bahwa mereka siap mengambil langkah drastis jika tidak ada solusi yang disepakati.“Jika tidak ada kesepahaman yang bisa dicapai, kami siap mempertahankan harga diri kami dengan cara kami sendiri.”

Pernyataan ini pun menuai reaksi beragam. Di satu sisi, muncul kekhawatiran akan potensi konflik horizontal di Yogyakarta. Namun di sisi lain, warga Madura merasa terdesak untuk bertindak setelah berbagai upaya damai yang mereka tempuh tidak membuahkan hasil.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari perwakilan komunitas Papua di Yogyakarta terkait tudingan tersebut. Polresta Yogyakarta akhirnya buka suara terkait isi surat terbuka tantangan carok dari Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) kepada Etnis Papua di Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma meminta kedua belah pihak antara warga Madura dan etnis Papua di Yogyakarta untuk bisa menahan diri dan tidak terprovokasi. ‘Agar masing-masing pihak menahan diri dan tidak terprovokasi,” kata Kombes Pol Aditya Surya Dharma, Minggu (9/2/2025), dilansir Pamekasan Channel dari Jawapos.com.

Kombes Aditya Surya memastikan, pihaknya sudah meminta kepada pihak-pihak terkait untuk menjaga kondusifitas wilayah di Yogyakarta. Ia tidak menginginkan terjadinya kericuhan antara ras, suku, maupun golongan tertentu di Yogyakarta.”Sudah dalam penanganan seluruh stake holder yang ada,” jelasnya.

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Dirangkum berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti
Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Dramatis Lewat Adu Penalti
Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar
Sebelum jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Semifinalis Cover Boy Majalah Mode 1988, Ini Potret Masa Mudanya
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Komisi III DPR Aklamasi Setujui Komjen Suyudi jadi Calon Kapolri, Segera Dibawa ke Paripurna
Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:20 WITA

Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Langit Handil Bakti Memerah, 2 Karhutla Hanya Jarak 2 Jam, Rumah Warga Tersambar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:02 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Dramatis Lewat Adu Penalti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Penyelaman KM Virgo Dihentikan, SAR Perluas Pencarian 55 Korban ke Kalsel-Kalteng-Kalbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Sebelum jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Semifinalis Cover Boy Majalah Mode 1988, Ini Potret Masa Mudanya

Berita Terbaru

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Banjarmasin Bungas

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:30 WITA

Verified by MonsterInsights