Perlawanan Sengit Warga Desa Lampuyang Sampit, Selamatkan Korban Serangan Buaya Ganas – bomindonesia.com

Perlawanan Sengit Warga Desa Lampuyang Sampit, Selamatkan Korban Serangan Buaya Ganas

- Redaksi

Jumat, 17 Januari 2025 - 22:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah berbincang dengan Kipli salah seorang korban serangan buaya di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur 
(Foto Istimewa/Bomindonesia)

Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah berbincang dengan Kipli salah seorang korban serangan buaya di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, SAMPIT — Serangan buaya ganas sepanjang lebih dari 4 meter mengguncang Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Senin sore, 13 Januari 2025. Perlawanan sengit dua warga berhasil menyelamatkan nyawa korban dari predator mematikan tersebut.

Menurut Burhan, suami korban bernama Sari, peristiwa terjadi saat istrinya sedang mencuci pakaian di tepi Handil Pasir. Tiba-tiba, seekor buaya besar menyerang dan menyeret Sari ke dalam sungai. Burhan tanpa ragu menceburkan diri bersama Kipli untuk melawan buaya tersebut.

“Kami berdua melawan sekuat tenaga di dalam air. Saya berhasil mencolok mata buaya, hingga istri saya terlepas dari gigitannya,” ungkap Burhan saat ditemui petugas BKSDA, Selasa, 14 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, perjuangan belum usai. Saat Sari berhasil diselamatkan, buaya tersebut kembali menyerang, kali ini mengincar Kipli. Dalam situasi genting, saudara Sari turut membantu menarik Kipli dari gigitan buaya, terlibat dalam tarik-menarik sengit melawan predator yang berusaha menyeret korban kembali ke sungai.

Setelah perjuangan intens, Kipli akhirnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka robek parah di bagian pangkal paha. Kedua korban segera dibawa ke RS Samuda untuk mendapatkan pertolongan medis.“Buaya itu sangat besar, panjangnya lebih dari 4 meter. Kami berharap ada tindakan tegas agar tidak ada korban lain,” tegas Burhan.

Sementara itu, Muriansyah, Kepala BKSDA Resort Sampit, meminta warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan memastikan keselamatan mereka menjadi prioritas utama. “Kami akan memantau situasi dan mengambil langkah untuk mencegah serangan serupa,” ujarnya.

Editor : Mercurius

Sumber Berita: catatan.co.id

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C
Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2
Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump
Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar
Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara
Jembatan Saka Harang Ambruk, Ketua Komisi DPRD Kota Banjarmasin Gercep Datang ke TKP Kurang dari Sejam
Polda Kalsel Uji Sejumlah Metode Baru Padamkan Karhutla di Guntung Damar
Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:01 WITA

Polda Kalsel Uji Suntik Gambut, Bara Karhutla Turun dari 120°C jadi 30°C

Rabu, 2 September 2026 - 00:49 WITA

Dua Kebakaran di Banjarmasin Berselang 30 Menit, Pramuka dan Gunung Sari 2

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:31 WITA

Jarak Pandang Terganggu Kabut Asap, Pemotor Tewas Tabrak Truk Dump

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:19 WITA

Langit Tumbang Nusa Memerah, Api Karhutla Kembali Membesar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Jembatan Saka Harang Ambruk Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Sungai Pekapuran Dikeruk, Kembalikan Fungsi Sungai dan Kendaikan Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:31 WITA

Verified by MonsterInsights