Polda Kalsel Ungkap Sindikat Pemalsuan STNK dan BPKB Antarprovinsi, Raup Ratusan Juta per Bulan – bomindonesia.com

Polda Kalsel Ungkap Sindikat Pemalsuan STNK dan BPKB Antarprovinsi, Raup Ratusan Juta per Bulan

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARU– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) membongkar sindikat pemalsuan dokumen kendaraan bermotor lintas provinsi yang telah beroperasi sejak 2017.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 20 unit mobil bodong serta hampir 20.000 lembar dokumen palsu berupa STNK, BPKB, notice pajak hingga hologram.

Enam tersangka turut diamankan dalam operasi yang dilakukan tim Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kalsel di sejumlah provinsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terungkap berawal dari laporan seorang pembeli di Banjarmasin pada 19 Januari 2026.

Korban sebelumnya membayar pajak kendaraan melalui salah satu tersangka sejak 2017.

Namun saat hendak membayar langsung ke Samsat, dokumen kendaraan tersebut ditolak karena tidak terdaftar secara resmi.

Merasa dirugikan, korban melapor ke Ditreskrimum Polda Kalsel.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasus, terungkap adanya praktik pemalsuan dokumen kendaraan yang dilakukan secara terorganisir.

Enam tersangka masing-masing  berinisial FN, SF, RY, RB, KT, dan BD. FN berperan menawarkan mobil melalui Facebook dan WhatsApp sekaligus memesan dokumen palsu seperti STNK, SKPD, faktur, NIK dan BPKB.

SF menjual kembali mobil yang dibeli dari FN kepada sejumlah pembeli di Kabupaten Kotabaru.

RY bertindak sebagai penyalur sekaligus pembuat STNK, BPKB dan pajak palsu.

Sementara BD dan RB berperan sebagai pembuat, pencetak dan penjual BPKB, STNK, notice pajak, faktur serta NIK palsu. KT membantu proses pencetakan dan pemasaran dokumen ilegal tersebut.

Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan saat memeriksa mobil bodong yang diamankan (Foto Merry)

Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan, empat tersangka berasal dari Jawa Tengah dan dua lainnya dari Kalimantan Selatan.

“Sindikat ini telah beroperasi sejak 2017. Kami menyita kurang lebih hampir 20.000 lembar STNK, notice pajak dan BPKB serta hologram yang dipalsukan oleh tersangka,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Banjarbaru, Kamis (19/2/2026), didampingi Irwasda Kombes Alfis Suhaili, Dirreskrimum Frido Situmorang, Kabid Humas Kombes Adam Erwindi, dan Dirlantas Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar.

 

Menurutnya, modus operandi para tersangka adalah membeli kendaraan yang mengalami kredit macet di wilayah Jawa dan Kalimantan, kemudian menjualnya kembali melalui media sosial.

“Setelah itu mereka menerbitkan BPKB, STNK serta notice pajak palsu untuk meyakinkan pembeli,” tegasnya.

Selain mobil dan dokumen palsu, penyidik juga menyita berbagai peralatan untuk memproduksi dokumen, termasuk kertas HVS, kertas concorde, serta hologram yang dicetak sendiri oleh para tersangka.

Dari bisnis ilegal tersebut, sindikat ini meraup keuntungan besar. Untuk pembuatan BPKB dan STNK, mereka bisa memperoleh hingga Rp100 juta per bulan.

Sementara dari pembuatan notice pajak sekitar Rp20,8 juta per bulan dan dari pembuatan STNK sekitar Rp12 juta per bulan.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api
Bea Cukai Sita 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal, YLK Kalsel Soroti Bahaya tanpa Peringatan Kesehatan
BREAKING NEWS ! Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan
Diduga Bakar Lahan 17 Borongan, Polres HSS Amankan Petani
Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Kejari HSU Dituntut KPK, Albertinus 5 Tahun 10 Bulan
Polda Kalsel Gagalkan Perdagangan Sisik 320 Trenggiling seberat 64 Kg
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Gang Buntu Grogol Selatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kekompakan
Analisis PC-Crash Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Mantewe yang Tewaskan 7 Orang

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:28 WITA

Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Karhutla Kalsel, Kapolda Turun Langsung Padamkan Api

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:37 WITA

Bea Cukai Sita 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal, YLK Kalsel Soroti Bahaya tanpa Peringatan Kesehatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:56 WITA

BREAKING NEWS ! Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Diduga Bakar Lahan 17 Borongan, Polres HSS Amankan Petani

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WITA

Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Kejari HSU Dituntut KPK, Albertinus 5 Tahun 10 Bulan

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Masker ke Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:24 WITA

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Kepada Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:14 WITA

Banjarmasin Bungas

Warga Banjar Desak Pemkot Banjarmasin Kelola Majukan Makam ‘Raja Banjar’

Rabu, 26 Agu 2026 - 18:56 WITA

Verified by MonsterInsights