Tak Lagi Kejar Adipura, Banjarmasin Ingin Segera Keluar Dari Darurat Sampah – bomindonesia.com

Tak Lagi Kejar Adipura, Banjarmasin Ingin Segera Keluar Dari Darurat Sampah

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025 - 18:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Lagi Kejar Adipura, Banjarmasin Ingin Segera Keluar Dari Darurat Sampah

Kampanye salah satu paslon Wali Kota Banjarmasin yang membumingkan merdeka sampah, untuk perolehan penghargaan adipura.

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Penghargaan Adipura bukan lagi yang dikejar Kota Banjarmasin. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina pun mengaku tak tertarik lagi dengan penghargaan kota bersih itu.

Hal itu beralasan, karena Pemko sekarang ini hanya fokus bagaimana bisa keluar dari darurat sampah yang dirasakan sekarang ini.

Pemko saat ini masih mencari solusi bagaimana sampah-sampah dari masyarakat bisa dikelola dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya rasa tidak ada lagi untuk memikirkan adipura, karena tidak Banjarmasin saja, ada 306 daerah yang bernasib sama. Menteri Lingkungan Hidup akan menutup TPA di seluruh Indonesia yang masih menerapkan sistim open dumping,” ucapnya, Minggu (16/2/2025)

Ibnu menyampaikan, kondisi darurat sampah di Banjarmasin ini juga memaksa pihaknya untuk melakukan efisiensi anggaran. Melakukan penggeseran kegiatan untuk diperuntukan penanganan sampah.

Kemudian, pihaknya juga mulai melakukan kajian soal darurat sampah agar bisa mengambil biaya tak terduga (BTT).

“Walau bagaiamana pun ini adalah musibah, semua tidak tahu KLH secara dadakan menutup TPA. Kondisi ini kita perlu pergeseran annggaran dan BTT yang sekarang sedang kita kaji,” katanya.

Wali Kota dua periode ini juga mengajak semua warga agar bisa mendukung program pilah sampah dari rumah.

Sekarang ini ia menyampaikan bahwa sudah berhasil mengelola dan memilah sampah sebanyak 350 ton. Data itu berasal dari, kegiatan TPS 3R, Bank Sampah dan termasuk sampah yang dibuang ke TPS Banjarbakula di Banjarbaru.

Jadi masih ada sekitar 300 ton sampah yang setiap harinya terus menumpuk hingga sekarang ini.

“Tidak ada siapa yang disalahkan, mari kita semua mendukung pilah sampah dari rumah. Musibah ini adalah hikmah agar kita semua bisa mengelola sampahnya sendiri dan kalau tidak setiap harinya sampah kita akan menumpuk 300 ton,” tutupnya.

 

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi
Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat
Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran
Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara
Karhutla Serang Kawasan Kampus Uniska, Ribuan Mahasiswa Dipulangkan
Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Tinjau Distribusi Air Bersih, Yamin Harap Warga Kuin Cerucuk Tak Lagi Kesulitan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:19 WITA

Edy Upayakan Perkecil SILPA di Tengah Efesiensi dan Pembatalan Perayaan Hari Jadi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:10 WITA

Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:48 WITA

Karhutla Serang Kawasan Kampus Uniska, Ribuan Mahasiswa Dipulangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:42 WITA

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights