Tim Kesehatan Pantau Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Sehat dan Stabil – bomindonesia.com

Tim Kesehatan Pantau Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Sehat dan Stabil

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, MADINAH – Tim kesehatan haji Indonesia terus memperketat pemantauan kondisi jemaah di Madinah menjelang puncak ibadah haji. Melalui kunjungan rutin dari kamar ke kamar, petugas memastikan kesehatan jemaah tetap stabil sebelum memasuki fase krusial di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Salah satu tim yang aktif melakukan pemantauan adalah Tim Kesehatan Sektor 2 Madinah yang dipimpin Fitri Indah Yanti. Bersama dua dokter, dua perawat, dan satu petugas promosi kesehatan, tim ini menjalankan visitasi harian ke hotel-hotel jemaah.

“Jadi tiap harinya kita salah satu kegiatan kita adalah visitasi ke jemaah-jemaah,” jelas Fitri saat ditemui di Madinah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam setiap kunjungan, tim tidak hanya memeriksa kondisi fisik, tetapi juga memantau penyakit bawaan agar tetap terkendali. Stabilitas kesehatan dinilai menjadi faktor kunci agar jemaah mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji yang cukup panjang dan menguras energi.

Selain pemeriksaan, edukasi juga menjadi fokus utama. Jemaah diimbau tidak memaksakan diri, meski berada di Kota Suci dengan semangat ibadah yang tinggi, seperti menjalankan salat Arbain di Masjid Nabawi.

“Jadi tidak mumpung istilahnya dalam bahasa Jawa mumpung dia di Nabawi dia biasanya melakukan Arbain, tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Dia menjaga kondisi dan aktivitasnya supaya penyakit-penyakit yang dipunyai dari Tanah Air tidak terjadi kekambuhan,” tegasnya.

Namun, di lapangan masih ditemukan jemaah yang kelelahan akibat aktivitas berlebih hingga memicu kambuhnya penyakit. Tim kesehatan mencatat, kasus yang paling sering terjadi adalah gangguan jantung dan komplikasi hipertensi.

Selama beberapa hari terakhir, sebanyak 25 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sementara 30 jemaah lainnya harus mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

“Jadi awalnya dia memang punya darah tinggi atau hipertensi ya, selama di sini ternyata kita evaluasi datang dan melakukan aktivitas mungkin agak berlebihan, akhirnya agak kambuh gitu ya. Terjadi kekambuhan untuk darah tingginya dan jantungnya. Jadi agak sesak, jemaahnya sesak, akhirnya harus kita rujuk ke KKHI dan Rumah Sakit Arab Saudi,” jelasnya.

Proses penanganan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pemantauan oleh tim sektor. Jika ditemukan keluhan, dokter kloter akan berkoordinasi dengan dokter sektor untuk menentukan penanganan lanjutan, baik di KKHI maupun rujukan ke rumah sakit.

Menurut Fitri, deteksi dini melalui visitasi menjadi langkah efektif untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kunci utama tetap pada kedisiplinan jemaah dalam menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Busu Ingatkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Ratusan Jemaah Maulid Sungai Lulut
Polda Kalsel Bersama Forkopimda dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kemarau Panjang
Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin
Delapan Peserta Ikuti Baptisan di Hari Kedua Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa
Jalan Menuju Kebahagiaan, Saksi-Saksi Yehuwa Gelar Pertemuan Regional di Palangka Raya
Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini
Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah
63 Kloter Jemaah Calon Haji Tiba di Madinah

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:05 WITA

Guru Busu Ingatkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Ratusan Jemaah Maulid Sungai Lulut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:28 WITA

Polda Kalsel Bersama Forkopimda dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kemarau Panjang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:16 WITA

Delapan Peserta Ikuti Baptisan di Hari Kedua Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa

Senin, 27 Juli 2026 - 13:40 WITA

Jalan Menuju Kebahagiaan, Saksi-Saksi Yehuwa Gelar Pertemuan Regional di Palangka Raya

Berita Terbaru

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Banjarmasin Bungas

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:17 WITA

Verified by MonsterInsights