Yuk, Buka Puasa Ramadan di Masjid Nabawi Madinah – bomindonesia.com

Yuk, Buka Puasa Ramadan di Masjid Nabawi Madinah

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berbuka Puasa Bersama Merupakan Momen Bahagia Bagi Umat Muslim di Dunia

Berbuka Puasa Bersama Merupakan Momen Bahagia Bagi Umat Muslim di Dunia

BOMINDONESIA.COM, MADINAHMasjid Nabawi di Madinah menjadi salah satu tempat yang paling istimewa untuk berbuka puasa.

Ribuan umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di sini untuk menikmati momen berbuka dengan menu tradisional yang khas dan penuh berkah.

Menu buka puasa di Masjid Nabawi terkenal dengan kesederhanaannya namun penuh dengan makna spiritual dan nilai gizi yang baik bagi tubuh setelah seharian berpuasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuh menu berbuka puasa di Masjid Nabawi yang selalu disajikan selama bulan suci Ramadan.

Air Zam-Zam

Menu buka puasa di Masjid Nabawi tentu tidak lengkap tanpa Air Zam-Zam. Air suci ini berasal dari sumur Zam-Zam di Mekah dan dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan serta keberkahan bagi siapa saja yang meminumnya dengan niat yang baik. Setiap berbuka puasa, para jamaah diberikan segelas Air Zam-Zam yang segar dan dingin untuk melepas dahaga setelah berpuasa seharian. Minuman ini tidak hanya memberikan kesegaran, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi.

Kurma

Kurma adalah makanan yang hampir selalu ada dalam menu buka puasa di Masjid Nabawi. Rasulullah SAW sendiri menganjurkan berbuka puasa dengan kurma karena kandungan gula alami yang cepat mengembalikan energi tubuh. Kurma yang disediakan di Masjid Nabawi biasanya berasal dari Madinah yang terkenal dengan kualitasnya yang tinggi, seperti kurma Ajwa yang memiliki rasa manis khas dan tekstur lembut. Selain menjadi sunnah, kurma juga kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang membantu pencernaan setelah seharian berpuasa.

Laban

Laban, atau susu fermentasi khas Timur Tengah, juga merupakan salah satu bagian dari menu buka puasa di Masjid Nabawi. Minuman ini mirip dengan yoghurt cair dan memiliki rasa yang sedikit asam namun menyegarkan. Laban sangat baik untuk pencernaan karena mengandung probiotik alami yang membantu menjaga kesehatan usus. Selain itu, kandungan proteinnya juga membantu tubuh untuk memulihkan energi setelah berpuasa sepanjang hari. Minuman ini sering disajikan dalam kemasan kecil yang praktis bagi para jamaah.

Sambusa

Sambusa, atau yang lebih dikenal sebagai samosa di beberapa negara, adalah camilan berbentuk segitiga dengan isian daging cincang yang dibumbui dengan rempah-rempah khas Arab. Makanan ini menjadi favorit dalam menu buka puasa di Masjid Nabawi karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah. Sambusa biasanya digoreng hingga kecokelatan, memberikan rasa yang lezat serta kandungan karbohidrat dan protein yang cukup untuk mengisi kembali energi yang hilang selama berpuasa.

Duqqah

Duqqah adalah campuran rempah-rempah khas Arab yang terdiri dari biji wijen, kacang-kacangan, dan berbagai bumbu lainnya. Menu buka puasa di Masjid Nabawi sering menyajikan duqqah sebagai pelengkap roti atau makanan lainnya. Duqqah memiliki rasa yang khas dengan aroma rempah yang kuat, memberikan tambahan rasa yang lezat pada makanan yang disantap bersama jamaah lainnya. Selain menambah cita rasa, duqqah juga kaya akan nutrisi seperti protein dan lemak sehat yang baik bagi tubuh setelah seharian menahan lapar.

Kopi Arab

Kopi Arab atau yang dikenal dengan sebutan Qahwa adalah minuman tradisional yang juga sering disajikan dalam menu buka puasa di Masjid Nabawi. Kopi ini memiliki cita rasa yang khas dengan aroma rempah seperti kapulaga dan cengkeh. Berbeda dengan kopi pada umumnya, Qahwa memiliki kadar kafein yang lebih rendah sehingga tidak menyebabkan gangguan tidur setelah berbuka puasa. Minuman ini sering dinikmati bersama kurma untuk menciptakan kombinasi rasa yang sempurna.

Roti Tamis

Roti Tamis adalah roti khas Arab yang memiliki tekstur lembut dan rasa yang sedikit manis. Roti ini sering disajikan dalam menu buka puasa di Masjid Nabawi sebagai pendamping makanan lain seperti duqqah atau keju. Roti Tamis biasanya disantap dengan mencelupkannya ke dalam madu atau mentega, memberikan rasa yang lezat dan mengenyangkan. Kandungan karbohidrat dalam roti ini membantu mengisi kembali energi yang hilang selama berpuasa.

Menu buka puasa di Masjid Nabawi tidak hanya sekadar makanan untuk mengisi perut setelah berpuasa, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan budaya yang tinggi. Dari Air Zam-Zam yang penuh berkah hingga Roti Tamis yang mengenyangkan, setiap makanan yang disajikan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan memberikan pengalaman berbuka puasa yang istimewa bagi para jamaah. Bagi siapa saja yang berkesempatan untuk berbuka di Masjid Nabawi, merasakan menu tradisional ini tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk menikmati suasana berbuka yang penuh berkah di Masjid Nabawi suatu hari nanti.

Ingin merasakan sendiri keistimewaan buka puasa di Masjid Nabawi selama Ramadan? Bergabunglah bersama Paket Umroh Ramadhan di Arrayyan Al Mubarak yang siap membawa Anda merasakan atmosfer spiritual yang tak terlupakan.

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Peserta Ikuti Baptisan di Hari Kedua Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa
Jalan Menuju Kebahagiaan, Saksi-Saksi Yehuwa Gelar Pertemuan Regional di Palangka Raya
Dari Gendongan Sang Legenda Menuju Panggung Final Dunia: Kisah Messi dan Lamine Yamal
Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini
Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah
Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Tim Kesehatan Pantau Jemaah Haji Indonesia, Pastikan Sehat dan Stabil
Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:40 WITA

Jalan Menuju Kebahagiaan, Saksi-Saksi Yehuwa Gelar Pertemuan Regional di Palangka Raya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:09 WITA

Dari Gendongan Sang Legenda Menuju Panggung Final Dunia: Kisah Messi dan Lamine Yamal

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WITA

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini

Senin, 25 Mei 2026 - 20:31 WITA

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:16 WITA

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights