Pemprov Kalsel Bersinergi Kendalikan Harga Pangan – bomindonesia.com

Pemprov Kalsel Bersinergi Kendalikan Harga Pangan

- Redaksi

Selasa, 24 September 2024 - 10:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramainya Perdagangan di Kawasan Sentra Antasari Banjarmasin (foto:istimewa)

Ramainya Perdagangan di Kawasan Sentra Antasari Banjarmasin (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pemprov Kalsel terus bersinergi dengan pihak terkait untuk mengendalikan harga pangan. Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor  mengungkapkan, seluruh pihak diminta bersinergi dalam menjaga stabilitas harga pangan di Provinsi Kalsel.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis yang harus kita prioritaskan. Dengan ketersediaan pangan yang cukup dan harga yang stabil, masyarakat dapat hidup dengan lebih sejahtera,” ujar gubernur melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Command Center Setdaprov Kalsel secara daring, Senin (23/9/2024).

Peserta yang mengikuti rakor secara virtual diantaranya dari Polda Kalsel, BPS Kalsel, Bulog Divre Kalsel, Kadin Kalsel, serta sejumlah perwakilan SKPD lingkup Kalsel. Rapat Koordinasi (rakor) yang rutin diselenggarakan setiap minggu oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI tersebut dipimpin Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI, Restuardy Daud.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, berbagai data dan informasi terkait ketahanan pangan di tingkat nasional hingga daerah dibahas secara mendalam. Salah satu poin penting yang diangkat adalah mengenai alokasi dana dekonsentrasi untuk mendukung kegiatan ketahanan pangan.

“Provinsi Kalsel termasuk dalam tujuh provinsi yang masih memiliki persentase penyerapan anggaran ketahanan pangan sebesar 55%. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kita semua,” tegas Adi Santoso menyampaikan arahan Gubernur Paman Birin.

Adi Santoso menjelaskan Gubernur Paman Birin telah menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi dan melaporkan perkembangan penyerapan anggaran tersebut. “Baik itu laporan mengenai kendala yang dihadapi di lapangan maupun upaya-upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan penyerapan,” imbuhnya.

Terkait dengan perkembangan harga komoditas pangan di Provinsi Kalsel, Adi Santoso menyampaikan bahwa secara umum kondisi harga masih terkendali. “Beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga. Namun demikian, kita tetap harus waspada dan terus melakukan peninjauan di lapangan,” ujarnya.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI, Restuardy Daud menyoroti kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sejumlah daerah pada minggu ketiga September 2024.

Data dipaparkan dalam rakor menunjukkan komoditas seperti minyak goreng, bawang merah, dan daging ayam ras masih menjadi penyumbang utama kenaikan harga di banyak daerah.

Kenaikan harga ketiga komoditas ini terus terjadi secara konsisten dalam beberapa minggu terakhir. “Kondisi ini menuntut kita untuk terus memantau perkembangan harga pangan secara ketat dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga,” tutup Restuardy.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik,  Pudji Ismartini memberikan kabar positif terkait perkembangan inflasi di Indonesia. ‘Tren kenaikan IPH secara umum telah mulai melambat, ini merupakan indikasi bahwa upaya pengendalian inflasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah mulai menunjukkan hasil yang positif.” ujar Pudji.

Pudji memaparkan data rinci mengenai pergerakan harga beberapa komoditas utama. Harga minyak goreng, meskipun masih mengalami kenaikan sebesar 0,82% dibandingkan Agustus 2024, namun laju kenaikannya telah mulai melambat. “Kenaikan harga minyak goreng ini masih didorong oleh beberapa faktor, seperti peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan dan kenaikan harga bahan baku,” jelas Pudji.

Sebaliknya, harga bawang putih justru mengalami penurunan sebesar 0,70% pada minggu ketiga September 2024 dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan harga bawang putih ini dipengaruhi oleh peningkatan pasokan dari sentra produksi. “Penurunan harga bawang putih ini tentu menjadi kabar baik bagi konsumen,” tambah Pudji.

Harga beras juga terpantau mengalami penurunan dibandingkan bulan Agustus 2024. Penurunan harga beras ini dipengaruhi oleh panen raya yang terjadi di beberapa daerah penghasil beras.

Meskipun terjadi penurunan jumlah daerah yang mengalami kenaikan IPH, Pudji mengingatkan bahwa pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus tetap waspada.

Beberapa faktor seperti cuaca ekstrem, gangguan pasokan, dan fluktuasi harga energi global masih berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan. “Kita perlu terus memantau perkembangan harga pangan secara ketat dan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak terkendali,” tegas Pudji.

Selain rakor pengendalian inflasi, juga digelar Sosialisasi Surat Edaran Bersama tentang Percepatan Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Muhidin Bersama Forkopimda Turun Langsung Pedamkan Karhutla di Pengayuan
Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Pengembangan dan Pemasangan Jaringan Listrik PLN
Warga Rantau Bakula Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Depan Gerbang PT MMI
Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat
Jamu PWI Kalsel, PWI Kalteng Tahan Imbang 5-5 di Laga Uji Tanding Mini Soccer
Soft Launching BGCC, Hadirkan Pusat Pelatihan dan Karir Global bagi Generasi Banua
FKPWK Hadiri Aruh Adat Dayak Paramasan, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat
Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:36 WITA

Gubernur Muhidin Bersama Forkopimda Turun Langsung Pedamkan Karhutla di Pengayuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Pengembangan dan Pemasangan Jaringan Listrik PLN

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:17 WITA

Warga Rantau Bakula Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Depan Gerbang PT MMI

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:35 WITA

Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:11 WITA

Jamu PWI Kalsel, PWI Kalteng Tahan Imbang 5-5 di Laga Uji Tanding Mini Soccer

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kabel Semrawut Ditata, Pemko Banjarmasin Siapkan Aturan Fiber Optik

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WITA

Verified by MonsterInsights