Diduga Gelapkan Duit Miliaran, Petani Sawit di Kotabaru Polisikan Pengurus Koperasi Kopbun Sawit Sejati – bomindonesia.com

Diduga Gelapkan Duit Miliaran, Petani Sawit di Kotabaru Polisikan Pengurus Koperasi Kopbun Sawit Sejati

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Gelapkan Duit Miliaran, Petani Sawit di Kotabaru Polisikan Pengurus Koperasi Kopbun Sawit Sejati

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, KOTABARU – Diduga gelapkan duit sejumlah Rp 22 miliar. Pengurus Koperasi Petani Kopbun Sawit Sejati di Sampanahan, Kabupaten Kotabaru dilaporkan ke Polda Kalsel.

Lebih dari lima warga beramai-ramai melaporkan dugaan kejahatan tersebut dan Laporan  diterima Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kalsel dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam laporan polisi Nomor: LP/B/34/II/2026/SPKT/Polda Kalimantan Selatan tertanggal 13 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelapor atas nama Martin menyatakan, laporan dibuat karena adanya dugaan kerugian yang dialami para anggota koperasi.

Ia menjelaskan, Koperasi Petani Kopbun Sawit Sejati beranggotakan lebih dari 400 orang yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Magalau Hilir, Sampahanan Hulu, dan Sampahanan Hilir.

Menurutnya, kebun sawit yang dikelola merupakan kebun plasma dengan sistem bagi hasil melalui koperasi.

“Kami membuat laporan karena ada kejanggalan dalam pembagian hasil. Ada pemotongan oleh pihak koperasi dengan alasan pembayaran utang, namun tidak jelas utang apa dan dari bank mana,” ujar Martin.

Ia juga menyoroti kurangnya transparansi pengurus koperasi. Menurutnya, pengurus tidak pernah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk menyampaikan kondisi keuangan koperasi kepada anggota.

Martin mengungkapkan, pihak pengurus sempat menyampaikan bahwa pemotongan dilakukan untuk membayar sisa utang sebesar Rp11 miliar. Namun, informasi tersebut dinilai tidak jelas oleh para anggota.

“Kami bingung karena saat ditanyakan utang apa dan dari mana, pengurus tidak memberikan jawaban,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelumnya koperasi diketahui pernah melakukan pinjaman ke Bank Mandiri sebesar Rp23 miliar dan telah dilunasi pada 2021 tanpa masalah.

Namun, muncul dugaan adanya pinjaman baru sebesar Rp22 miliar tanpa sepengetahuan anggota. Dari jumlah tersebut, disebutkan Rp11 miliar telah dibayar dan sisanya masih Rp11 miliar.

“Utang ini baru diketahui anggota pada 8 September 2025 saat ada pemotongan bagi hasil. Kami juga tidak tahu utang tersebut ke bank mana?,” tandas Martin.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka
BREAKING News! Diduga Dibakar Pria Gangguan Jiwa, Alfamart Km 13 Gambut Terbakar, Satu Tewas
KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS
Hari Kesembilan, Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Dalam Kapal
Penyelam BSG Temukan Satu Korban di Kabin KM Virgo Transport 8
Basarnas Perpanjang Operasi SAR Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari
Perwakilan KSOP Tanjung Perak Diperiksa Terkait Dugaan Penerbitan SPB KMP Virgo Transport 8
Empat Rumah Terbakar di Cempaka XI Banjarmasin, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:50 WITA

Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 00:09 WITA

BREAKING News! Diduga Dibakar Pria Gangguan Jiwa, Alfamart Km 13 Gambut Terbakar, Satu Tewas

Minggu, 27 September 2026 - 19:17 WITA

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Selasa, 22 September 2026 - 00:23 WITA

Hari Kesembilan, Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Dalam Kapal

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WITA

Penyelam BSG Temukan Satu Korban di Kabin KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Banjarmasin Bungas

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:42 WITA

Verified by MonsterInsights