Demo Pemadaman Listrik Ajukan 10 Tuntutan dan Tantang PLN Tunjukkan Pembangkit yang Rusak – bomindonesia.com

Demo Pemadaman Listrik Ajukan 10 Tuntutan dan Tantang PLN Tunjukkan Pembangkit yang Rusak

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNJUK RASA PLN – Aliansi Masyarakat Kalimantan Selatan Bersatu menggelar aksi di depan Kantor PLN UP3 Banjarmasin, Rabu (29/7/2026). (foto mercy)

UNJUK RASA PLN – Aliansi Masyarakat Kalimantan Selatan Bersatu menggelar aksi di depan Kantor PLN UP3 Banjarmasin, Rabu (29/7/2026). (foto mercy)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Aksi protes terhadap pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Selatan kembali memanas.

Aliansi Masyarakat Kalimantan Selatan Bersatu menggelar demonstrasi di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin, Rabu (29/7/2026), dengan menyampaikan 10 tuntutan sekaligus meminta diajak melihat langsung kondisi pembangkit yang disebut mengalami gangguan.

Massa menilai penjelasan PLN mengenai penyebab pemadaman listrik masih belum sepenuhnya meyakinkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, mereka meminta pembuktian secara langsung di lapangan.

Dalam dialog yang berlangsung saat aksi, manajemen PLN menghadirkan penjelasan melalui sambungan video call dengan Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar.

Ia menjelaskan sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih dalam tahap pemulihan akibat gangguan pembangkit dan ditargetkan kembali normal pada akhir Agustus 2026.

Namun penjelasan tersebut belum memuaskan demonstran.

Koordinator aksi, M. Ramadhan Syarif, mengatakan masyarakat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar penjelasan melalui sambungan telepon. Ia meminta PLN memfasilitasi perwakilan massa bersama awak media untuk meninjau langsung lokasi pembangkit yang mengalami kerusakan.

“Kami meminta kepada pihak PLN memberangkatkan kami ke lokasi titik terjadinya permasalahan. Dalam waktu 1×24 jam kami minta kepastian jadwal keberangkatan,” ujarnya.

Selain meminta kunjungan ke lokasi pembangkit, massa juga menyerahkan 10 tuntutan kepada PLN UID Kalselteng.

Di antaranya mendesak PLN bertanggung jawab atas kerugian masyarakat akibat pemadaman bergilir, meminta General Manager PLN UID Kalselteng menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, membuka secara transparan kondisi sistem kelistrikan, menyusun roadmap penyelesaian krisis listrik, hingga memberikan kompensasi kepada pelanggan sesuai ketentuan apabila memenuhi persyaratan.

Massa juga mendesak DPRD Kalimantan Selatan memanggil manajemen PLN melalui rapat dengar pendapat terbuka, meminta Gubernur Kalimantan Selatan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, serta meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan wewenang atau kelalaian dalam pengelolaan sistem kelistrikan.

Aliansi menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut melalui aksi lanjutan apabila dalam waktu yang dianggap wajar belum terdapat perbaikan nyata terhadap pelayanan kelistrikan di Kalimantan Selatan.

Menanggapi tuntutan tersebut, Asisten Manajer Transaksi Energi Listrik PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani, menyatakan pihaknya siap mengakomodasi permintaan masyarakat.

Menurutnya, PLN akan memfasilitasi kunjungan perwakilan masyarakat dan awak media ke lokasi pembangkit yang sedang diperbaiki.

“Kami dari manajemen PLN akan mengakomodasi tuntutan masyarakat terkait permintaan melihat langsung proses perbaikan. Dalam waktu 1×24 jam, Insya Allah akan kami segera kabarkan,” kata Akhyar.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat mengenai kondisi pembangkit dan progres perbaikan sehingga informasi yang berkembang dapat dipahami secara menyeluruh.

Sebelumnya, aksi demonstrasi juga diwarnai penyerahan simbolis sekarung batu bara kepada pihak PLN sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik yang berulang dalam beberapa pekan terakhir.

Penulis / Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil RDP DPRD Tala, SPBUN Takisung Tetap Layani Nelayan dengan Pengawasan Ketat
Meriah dan Penuh Sportivitas, Pemkab Kotabaru Tutup Saijaan League Futsal Competition 2026
Ketua DPC FKPWK Kapuas Dr. Junaidi Tutup Usia, Keluarga Besar FKPWK Berduka
Kuasa Hukum SPBUN Kuala Tambangan Kecam Unggahan TikTok yang Sebut Nama Klien, Ingatkan akan Tempuh Jalur Hukum
FKPWK Gandeng Pemko Banjarmasin, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Branding
Wabup Syairi Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemkab Kotabaru
Paripurna DPRD Mura Bahas KUA-PPAS 2027 dan Serap Aspirasi Hasil Reses
Pemkab Kotabaru Sampaikan KUA-PPAS 2027 dan Tiga Raperda Prioritas Pada Rapat Paripurna DPRD

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WITA

Demo Pemadaman Listrik Ajukan 10 Tuntutan dan Tantang PLN Tunjukkan Pembangkit yang Rusak

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:12 WITA

Hasil RDP DPRD Tala, SPBUN Takisung Tetap Layani Nelayan dengan Pengawasan Ketat

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WITA

Meriah dan Penuh Sportivitas, Pemkab Kotabaru Tutup Saijaan League Futsal Competition 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:33 WITA

Ketua DPC FKPWK Kapuas Dr. Junaidi Tutup Usia, Keluarga Besar FKPWK Berduka

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:41 WITA

Kuasa Hukum SPBUN Kuala Tambangan Kecam Unggahan TikTok yang Sebut Nama Klien, Ingatkan akan Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Banjarmasin Minta Solusi Sampaikan Keluhan Listrik Langsung ke PLN Pusat

Rabu, 29 Jul 2026 - 18:35 WITA

Pemusnahan Rokok Ilegal dan Minol

Banjarmasin Bungas

Jutaan Rokok Ilegal dan Minol Dimusnahkan di Kantor Bea Cukai Kalbagsel

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:33 WITA

Banjarmasin Bungas

Pemko Banjarmasin Layangkan Tuntutan Tegas Kepada PLN

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:50 WITA

Verified by MonsterInsights