H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah – bomindonesia.com

H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah

Foto Ilustrasi AI

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Ketua Dewan Pembina Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK), H. Junaidi, mendorong digelarnya musyawarah besar atau “Aruh Ganal” warga Kalimantan sebagai wadah konsolidasi masyarakat menyongsong perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut H. Junaidi, pembangunan IKN di Kalimantan harus diikuti kesiapan masyarakat lokal agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu mengambil peran dalam berbagai sektor yang berkembang seiring pembangunan kawasan tersebut.

Pria yang juga membina Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) menilai, momentum pembangunan IKN perlu dimanfaatkan untuk memperkuat sumber daya manusia, ekonomi daerah, serta menjaga keseimbangan lingkungan dan budaya masyarakat Kalimantan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus siap merapatkan barisan menyongsong era baru ini. Saatnya seluruh pemangku kebijakan, kaum akademisi, aktivis pemuda hingga tokoh adat duduk satu meja. Kita perlu merumuskan visi bersama agar putra-putri daerah memiliki kompetensi untuk mengisi setiap pos strategis yang tercipta,” ujar H. Junaidi.

Junaidi  mengatakan, konsolidasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan berbagai elemen masyarakat dari lima provinsi di Kalimantan.

Mulai dari Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara.

H. Junaidi menyebut terdapat tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian dalam forum tersebut.

Pertama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, peningkatan keahlian dan sertifikasi tenaga kerja lokal sehingga mampu bersaing dalam proyek nasional maupun industri turunannya.

Kedua, penguatan ekonomi daerah. Menurutnya, pelaku UMKM dan pengusaha lokal perlu mendapat ruang lebih besar untuk masuk dalam rantai pengadaan barang dan jasa pemerintah maupun ekosistem ekonomi yang berkembang di sekitar IKN.

Ketiga, menjaga keseimbangan ekologis dan kultural. Pertumbuhan ekonomi, kata dia, harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta kearifan lokal masyarakat Kalimantan.

Terkait lokasi pelaksanaan “Aruh Ganal”, H. Junaidi belum menentukan satu wilayah tertentu.

H. Junaidi Gagas “Aruh Ganal” Warga Kalimantan, Dorong Kemandirian Daerah
Foto Ilustrasi AI
Pembina FKPWK H Junaidi                

Menurutnya, penentuan tuan rumah dapat menjadi bagian dari pembahasan bersama sehingga seluruh provinsi memiliki rasa kepemilikan terhadap agenda tersebut.

Kalimantan Timur memiliki posisi strategis karena menjadi lokasi pembangunan IKN.

Sementara Kalimantan Selatan memiliki kedekatan dengan filosofi “Aruh Ganal” sekaligus posisi penting sebagai salah satu daerah penyangga logistik dan pangan.

Kalimantan Barat memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan, Kalimantan Tengah memiliki catatan sejarah terkait gagasan pemindahan ibu kota, sedangkan Kalimantan Utara berkembang dengan agenda industri dan energi hijau.

Melalui forum tersebut, FKPWK menargetkan lahirnya rumusan pemikiran bersama masyarakat Kalimantan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah, termasuk Otorita IKN dan pemerintah pusat.

H. Junaidi berharap “Aruh Ganal” nantinya tidak berhenti sebagai forum pertemuan, tetapi menghasilkan gagasan konkret mengenai peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan dan budaya Kalimantan.

Dengan demikian, pembangunan IKN diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat Kalimantan untuk berkembang dan menjadi bagian dari kemajuan nasional.

Penulis/Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEPAK Dukung Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Perjuangkan BPJS untuk BPK dan Relawan Banjir
Ubah Stigma Ormas, GEPAK Kalsel Siapkan Unit Usaha dan Gandeng Akademisi
Kabut Asap Selimuti Kalsel, Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026 Kedepankan E-TLE
Pagar DPRD Kalsel Jebol, Demo Mahasiswa Tuntut Karhutla jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh
Diskominfo Kotabaru: Publikasi Pembangunan Akurat dan Berkualitas, Perkuat Kemitraan dengan Pers
Dispersip Kotabaru Dorong Budaya Literasi melalui Lomba Bercerita Tingkat SMP
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jamaah Untuk Jamaah
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:06 WITA

GEPAK Dukung Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Perjuangkan BPJS untuk BPK dan Relawan Banjir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:29 WITA

Ubah Stigma Ormas, GEPAK Kalsel Siapkan Unit Usaha dan Gandeng Akademisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Kabut Asap Selimuti Kalsel, Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026 Kedepankan E-TLE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Pagar DPRD Kalsel Jebol, Demo Mahasiswa Tuntut Karhutla jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:55 WITA

Diskominfo Kotabaru: Publikasi Pembangunan Akurat dan Berkualitas, Perkuat Kemitraan dengan Pers

Berita Terbaru

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

Halo Indonesia

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:32 WITA

Kenapa Jenderal Listiyo Sigit Nekad?

Halo Indonesia

Kenapa Jenderal Listiyo Sigit Nekad?

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:26 WITA

Verified by MonsterInsights