Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak – bomindonesia.com

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

Perwakilan pemilik kapal KM Virgo Transport 8 Adv DR Achmad Rusdiannor SH ME CRA, CIL,CLA, CLPP,CTA, CRM, CTP. saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan (Foto : Mercy )

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN–Manajemen pemilik Kapal KM Virgo Transport 8 memilih tidak berspekulasi soal penyebab musibah yang terjadi Minggu dini hari, 13 September 2026, di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Pihak pemilik kapal sepenuhnya menyerahkan proses pemeriksaan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Hal itu ditegaskan perwakilan pemilik kapal, Adv DR Achmad Rusdiannor SH ME CRA, CIL,CLA, CLPP,CTA, CRM, CTP kepada sejumlah wartawan, Kamis (17/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rusdiannor mengatakan, hasil pemeriksaan KNKT nantinya akan menjadi pijakan utama bagi manajemen untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Kami selaku manajemen dan mewakili pemilik kapal pastinya akan mengikuti prosedur perundang-undangan yang berlaku, terutama dalam penyelesaian musibah ini. Kita masih dalam proses pemeriksaan KNKT,” ujar Rusdiannor.

Menurutnya, manajemen akan menjalankan seluruh kewajiban sesuai hasil pemeriksaan dan kesimpulan yang nantinya disampaikan KNKT.

“Semoga setelah ada kesimpulan KNKT kami bisa menjalankan apa yang memang harus kami laksanakan sebagai pemilik kapal,” katanya.

Di tengah proses pemeriksaan tersebut, sejumlah informasi mengenai kejadian dan proses evakuasi turut menjadi sorotan.

Salah satunya kabar bahwa alarm kapal tidak berbunyi saat musibah terjadi.

Rusdiannor membantah hal itu. Berdasarkan informasi yang diterima manajemen, alarm kapal sebenarnya berbunyi. Perbedaan keterangan dengan salah seorang korban disebutnya bisa terjadi karena posisi korban saat itu sudah berada di luar.

“Sudah ditemukan bahwa sebenarnya pada saat bencana itu alarm berbunyi. Statement salah satu korban yang menyatakan tidak berbunyi, kemungkinan beliau karena sudah di luar posisinya sehingga tidak mendengar alarm,” jelasnya.

Kendati demikian, manajemen tidak ingin mengambil kesimpulan sendiri. Kepastian soal alarm berbunyi atau tidak tetap menunggu pembuktian resmi dari KNKT.

“Kita tunggu nanti KNKT yang membuktikan, berbunyi atau tidak. Mohon masyarakat bersabar menunggu keputusan KNKT,” tegasnya lagi.

Manajemen juga membantah keras anggapan bahwa awak kapal lebih dulu menyelamatkan diri menggunakan sekoci dan meninggalkan penumpang.

Menurutnya, evakuasi berlangsung dalam kondisi darurat dan dilakukan secara bersamaan. Situasi kapal berubah sangat cepat sehingga tidak ada yang saling mendahului antara awak dan penumpang.

“Sekoci itu sebenarnya bersama-sama waktu itu. Jadi bersama-sama penyelamatannya, bukan ada saling mendahului dan sebagainya,” ujarnya.

Ia menyebut kondisi kapal berubah drastis dalam waktu singkat. Bahkan, dalam perkiraan sekitar lima menit, kapal sudah oleng hingga akhirnya terbalik.

“Mohon maaf, kejadiannya begitu cepat. Dalam waktu lima menit kapal sudah langsung oleng, langsung terbalik,” katanya.

Terkait proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan musibah tersebut, Rusdiannor mengakui adanya klarifikasi. Namun, ia belum dapat memastikan secara rinci siapa saja yang telah dimintai keterangan.

“Kalau diperiksa itu dalam hal misalnya klarifikasi, ada. Tapi saya belum jelas siapa-siapa yang termasuk diperiksa,” pungkasnya.

Manajemen menegaskan belum akan menarik kesimpulan mengenai penyebab musibah maupun pihak yang bertanggung jawab secara hukum. Seluruhnya masih menunggu hasil pemeriksaan resmi KNKT.

Penulis/Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kelima, TNI AL Berhasil Deteksi Posisi KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa Pakai Sonar Aktif
Api Amuk Pasar Lama Jelang Subuh, 21 KK Kehilangan Tempat Tinggal dan Usaha
Mencekam! Tanpa Pelampung, Korban KM Virgo Berenang Menuju Sekoci di Tengah Laut Jawa yang Gelap
UPDATE KM Virgo Transport 8: Menhub Sebut 130 Penumpang Masih Hilang, KNKT Selidiki Penyebab Terbalik
RSUD Ulin Siapkan 13 Dokter Bedah Tangani Korban Selamat KM Virgo Transport 8
KMP Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 115 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Usai Pemurus Dalam, Kini Karhutla ‘Jilat’ Permukiman di Pengayuan Liang Anggang
Viral Tren “Wajah 2026, Gaya 1980-an”, Warganet Ramai-Ramai jadi Anak 80’s di Medsos

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:09 WITA

Hari Kelima, TNI AL Berhasil Deteksi Posisi KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa Pakai Sonar Aktif

Kamis, 17 September 2026 - 23:00 WITA

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

Rabu, 16 September 2026 - 13:17 WITA

Api Amuk Pasar Lama Jelang Subuh, 21 KK Kehilangan Tempat Tinggal dan Usaha

Senin, 14 September 2026 - 00:10 WITA

Mencekam! Tanpa Pelampung, Korban KM Virgo Berenang Menuju Sekoci di Tengah Laut Jawa yang Gelap

Minggu, 13 September 2026 - 22:10 WITA

UPDATE KM Virgo Transport 8: Menhub Sebut 130 Penumpang Masih Hilang, KNKT Selidiki Penyebab Terbalik

Berita Terbaru

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

Halo Indonesia

Manajemen KM Virgo Transport 8 Bantah Alarm Mati dan Dahulukan Awak

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:00 WITA

Jangan Bebani Anak dengan Tes Calistung Saat Masuk SD

Banjarmasin Bungas

Jangan Bebani Anak dengan Tes Calistung Saat Masuk SD

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:29 WITA

Penderita ISPA Meningkat, Kondisi Udara di Banjarmasin Berstatus Hitam

Banjarmasin Bungas

Penderita ISPA Meningkat, Kondisi Udara di Banjarmasin Berstatus Hitam

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:43 WITA

Verified by MonsterInsights