Bapelkes Dinas Kesehatan Kalsel Gelar Tiga Pelatihan Strategis – bomindonesia.com

Bapelkes Dinas Kesehatan Kalsel Gelar Tiga Pelatihan Strategis

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapelkes Dinas Kesehatan Kalsel Gelar Tiga Pelatihan Strategis

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan Dr HM Muslim Mengalungkan Tanda Peserta pada Pembukaan Pelatihan Strategis (foto:mckalsel)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalsel menggelar tiga pelatihan strategis yang resmi dibuka Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Dr H Muhamad Muslim.

Pelatihan yang dilaksanakan pada lingkup kabupaten/kota ini yakni Pelatihan Pencegahan Penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak Angkatan I di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Pelatihan Pengelolaan Layanan Hepatitis B bagi Petugas Pelaksana Program di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di lingkup Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Tenaga Kesehatan dalam Upaya Berhenti Merokok di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Angkatan I di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut Tahun 2025.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Dr H Muhammad Muslim menyebutkan ketiga pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung program nasional penanggulangan penyakit menular dan tidak menular.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Ini tidak hanya mengancam kesehatan ibu dan anak, tetapi juga berdampak jangka panjang pada kualitas hidup generasi mendatang. Karena itu, pencegahan penularan harus menjadi prioritas bersama,” ucapnya.

Dalam kaitannya dengan hepatitis, Indonesia memiliki target eliminasi hepatitis B pada 2030 dan hepatitis C pada 2040, sehingga strategi penanggulangan triple eliminasi harus dilaksanakan secara optimal mulai dari pencegahan, surveilans, penemuan kasus, hingga penanganan kasus yang diimbangi dengan promosi kesehatan.

“Petugas pelaksana program hepatitis di FKTP adalah garda terdepan yang harus kompeten, karena mereka yang akan memastikan target eliminasi tercapai,” tambahnya.

Selain penyakit menular, perilaku merokok juga menjadi tantangan besar di Indonesia. Tingginya konsumsi rokok berdampak pada tingginya kasus penyakit tidak menular (PTM) seperti PPOK, asma, penyakit jantung, stroke, dan kanker paru-paru.

“Kebiasaan merokok tidak hanya membebani biaya pengobatan, tetapi juga mengurangi produktivitas masyarakat. Sebab itu, pengendalian konsumsi rokok serta peningkatan kompetensi SDM dalam memberikan layanan upaya berhenti merokok di fasilitas kesehatan primer sangat penting,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan Dr HM Muslim Bersama Peserta Pelatihan Program Strategis
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan Dr HM Muslim Bersama Peserta Pelatihan Program Strategis

Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel berharap tenaga kesehatan di kabupaten/kota dapat semakin siap dan mampu memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, mendukung penanggulangan penyakit menular dan tidak menular, serta berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Bapelkes Kalsel Abdul Basit memastikan pelatihan ini menjadi jembatan penting untuk meningkatkan cakupan program kesehatan di masing-masing daerah.

“Arahan Bapak Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalsel jelas, pelatihan ini bukan hanya formalitas. Ini harus bisa memberikan daya ungkit di lapangan agar hasilnya nyata, minimal dalam tiga bulan ke depan ada peningkatan cakupan, seperti penemuan kasus HIV/AIDS, pengobatan hepatitis B, serta pencegahan penyakit tidak menular melalui upaya berhenti merokok,” paparnya.

Abdul Basit menekankan pelatihan ini juga diimbangi dengan penerapan perilaku hidup sehat di lingkungan Bapelkes.

“Kami tidak hanya membekali peserta dengan teori dan praktik, tetapi juga membiasakan perilaku sehat selama pelatihan. Di Bapelkes, kami sediakan fasilitas olahraga, budaya langkah sehat, hingga pola makan bergizi seimbang. Ini penting, karena banyak petugas kesehatan lupa menjaga kesehatannya sendiri padahal mereka garda terdepan pelayanan,” imbuhnya. (adv/diskominfo)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel
Bagi Tugas Pemadaman Karhutla di Ring Satu Bandara, Ini Harapan Gubernur Kalsel
Gubernur Kalsel Beri Bantuan Pribadi Rp5 Juta ke Korban Selamat KM Virgo Transport 8
Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI Disambut Gubernur Haji Muhidin
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
Gubernur Muhidin Apresiasi Kunjungan Komisi II DPR RI
Gubernur Haji Muhidin Tinjau Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:13 WITA

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama Diterima Gubernur Kalsel

Sabtu, 19 September 2026 - 12:04 WITA

Bagi Tugas Pemadaman Karhutla di Ring Satu Bandara, Ini Harapan Gubernur Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WITA

Gubernur Kalsel Beri Bantuan Pribadi Rp5 Juta ke Korban Selamat KM Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 23:13 WITA

Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI Disambut Gubernur Haji Muhidin

Senin, 14 September 2026 - 22:20 WITA

Gubernur Kalsel Haji Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit

Berita Terbaru

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Banjarmasin Bungas

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:30 WITA

Verified by MonsterInsights