BBM Indonesia Paling Murah di ASEAN

BBM Indonesia Paling Murah di ASEAN

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 12:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahan Bakar Minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

Bahan Bakar Minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyebabkan pemerintah melakukan penyesuaian harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi.

Kenaikan harga minyak mentah dipicu perang di Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Akibat perang ini, jalur distribusi energi global terganggu, termasuk penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlanjutan bisnis energi, pemerintah menyesuaikan harga BBM nonsubsidi dengan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245 Tahun 2022 tentang Formula Harga Dasar untuk Menghitung Harga Jual Eceran BBM Nonsubsidi.

Baca Juga :  RUPSLB Indocement 2024: Sunnira Ly Resmi Diangkat Sebagai Direktur Baru

Selain itu, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green. Harga Pertamax dan Pertamax Green masing-masing masih stabil di Rp12.300 dan Rp12.900 per liter. Begitu pula dengan BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar. Harga Pertalite tetap dijaga di level Rp10.000 per liter dan biosolar Rp6.800 per liter  untuk menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Beli Lokal dan Promo Guncang di Belanja Online

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” jelas Vice President Corporate Communication PT Pertamina Muhammad Baron seperti dilansir.

Dibandingkan dengan negara-negara lain, harga BBM Indonesia terhitung murah, khususnya untuk BBM subsidi. Mengutip laman Global Petrol Prices per 13 April 2026, secara rata-rata harga bensin di Indonesia tercatat USD0,724 per liter atau sekitar Rp12.409 per liter (kurs Rp17.140).

Harganya masih lebih murah dibandingkan BBM di Vietnam yang dibanderol USD0,919 per liter atau sekitar Rp15.751 per liter. Harga BBM di Kamboja juga lebih tinggi dengan USD1,557 per liter atau Rp26.687 per liter. Begitu pula jika dibandingkan dengan harga BBM di Filipina sebesar USD1,610 per liter atau sekitar Rp27.595 per liter. Bahkan, harga BBM Indonesia terpaut jauh dari harga BBM di Singapura yang mencapai USD2,434 per liter atau sekitar Rp41.719 per liter.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vincent Gonadi Ahlinya Konsultan Bisnis yang Ekspert dan Profesional
Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar
Ditopang Modal Usaha KUR BRI, Pedagang Kecil di Banjarmasin Berhasil Tingkatkan Taraf Ekonomi Keluarga
BTN Luncurkan Layanan Digital yang Permudah Mendapatkan KPR
Harga Minyak Gula Melonjak, Ribuan Warga Banjarmasin Manfaatkan Pasar Murah
Mengapa Bitcoin Semakin Populer?
Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028
Bahan Baku Impor, Harga Plastik Alami Kenaikan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:46 WITA

Vincent Gonadi Ahlinya Konsultan Bisnis yang Ekspert dan Profesional

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:26 WITA

Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar

Senin, 25 Mei 2026 - 17:06 WITA

Ditopang Modal Usaha KUR BRI, Pedagang Kecil di Banjarmasin Berhasil Tingkatkan Taraf Ekonomi Keluarga

Jumat, 24 April 2026 - 13:08 WITA

BTN Luncurkan Layanan Digital yang Permudah Mendapatkan KPR

Rabu, 22 April 2026 - 12:37 WITA

Harga Minyak Gula Melonjak, Ribuan Warga Banjarmasin Manfaatkan Pasar Murah

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights