Berpuasa di Kutub Utara – bomindonesia.com

Berpuasa di Kutub Utara

- Redaksi

Minggu, 2 Maret 2025 - 13:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Negara Kawasan Kutub Utara (Photo by Andreea Chidu on Unsplash)

Negara Kawasan Kutub Utara (Photo by Andreea Chidu on Unsplash)

BOMINDONESIA.COM – Puasa salah satu ibadah umat Muslim di seluruh dunia. Namun, bagi mereka yang tinggal di Kutub Utara, menjalankan puasa dapat menjadi tantangan tersendiri.

Kutub Utara terkenal dengan cuaca yang ekstrem, dengan musim panjang yang penuh dengan cahaya matahari atau malam yang gelap total. Penting bagi Muslim yang tinggal di Kutub Utara untuk menjaga kesehatan mereka saat menjalankan puasa.

Waktu berbuka puasa dan sahur. Di Kutub Utara, waktu berbuka puasa dan sahur dapat sangat tidak teratur karena perubahan musim yang ekstrem.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Muslim di Kutub Utara mengikuti jadwal waktu berbuka puasa dan sahur yang telah ditetapkan oleh otoritas Islam setempat.

Hal ini membantu menjaga keseimbangan tubuh dan memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup selama bulan Ramadan.

Umat Islam berpuasa di daerah kutub berbeda dengan daerah lainnya. Jika misalnya di Indonesia umat Islam berpuasa sekitar 13 jam dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, di daerah kutub sulit menentukan kapan waktu siang dan malam, terlebih untuk menentukan waktu salat dan puasa.

Lalu, bagaimana penentuan waktu sahur dan berbuka di daerah kutub?

Dalam buku M Quraish Shihab Menjawab dijelaskan, ibadah puasa tetap dilakukan dengan mengukur waktu, bukan berdasar pada perjalanan matahari, yakni sejak menyingsingnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Pasalnya, jika hal itu menjadi dasar, puasa orang Kutub Utara akan sangat panjang dan akhirnya menjadikan puasa itu sangat berat bagi mereka. Padahal, dalam konteks puasa, Allah telah menegaskan dalam Alquran. “Allah mengendaki kemudahan bagi kamu, dan tidak menghendaki kesukaran bagi kamu.” (QS al-Baqarah [2]: 185).

Tidak hanya itu, dalam semua tuntunan agama ditegaskan Allah. “Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama sedikit kesempitan pun.” (QS al-Hajj [22]: 78).

Atas dasar itu, menurut M Quraish Shihab, ulama menetapkan penduduk kutub cukup mengukur puasaya dengan waktu yang ditempuh kaum Muslim yang berpuasa di daerah normal yang terdekat ke wilayah mereka.

Misalnya, jika puasa di daerah normal berlangsung dari pukul lima pagi sampai pukul enam sore atau sekitar 13 jam, umat Islam di daerah kutub bisa berpuasa sekitar 13 jam juga dan berbuka sekitar sebelas jam.

Selain itu, penting bagi Muslim di Kutub Utara untuk memperhatikan asupan makanan saat berbuka puasa dan sahur. Karena cuaca yang ekstrem, tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tetap sehat dan bertenaga. Mereka perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat.

Makanan seperti daging, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Bagi Muslim di Kutub Utara untuk tetap terhidrasi selama puasa. Meskipun suhu di Kutub Utara mungkin terasa dingin, tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Disarankan mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup saat berbuka puasa dan sahur. Menghindari minuman yang mengandung kafein atau gula berlebih penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain menjaga asupan makanan dan minuman, penting bagi Muslim di Kutub Utara tetap aktif selama bulan Ramadan. Meski cuaca ekstrem mungkin membuat mereka merasa malas atau tidak bersemangat, tetap bergerak dan berolahraga penting menjaga kesehatan tubuh.

Berjalan kaki, berlari, atau melakukan olahraga ringan lainnya dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga kebugaran tubuh.

Penting Muslim di Kutub Utara menjaga kualitas tidur mereka selama bulan Ramadan. Karena perubahan musim yang ekstrem, tidur dapat menjadi tantangan tersendiri.

Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang. Menggunakan penutup mata atau penutup telinga dapat membantu mengurangi gangguan tidur akibat cahaya matahari atau suara yang tidak biasa.

Menjalankan puasa di Kutub Utara, memperhatikan kondisi kesehatan, kondisi medis yang membutuhkan perhatian khusus, seperti diabetes atau penyakit jantung, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan berpuasa.

Selamat Berpuasa Bagi Umat Islam di Kutub Utara dan Belahan Dunia lainnya’ Semoga Allah SWT Menerima Amal Ibadah Kita Semua. Amin Ya Rabb..

Kutub Utara meliputi Greenland, Kepulauan Svalbard milik Norwegia, negara Islandia, dan juga pulau Novaya Zemlya yang merupakan bagian dari Rusia.

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-2 FKPWK Bertabur Penghargaan, dari Pelajar Berprestasi hingga Seniman Banjar
Polda Kalsel Bersama Forkopimda dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kemarau Panjang
Lomba Catur Cepat, Cara Warga Meriahkan Dirgahayu RI di Bawah Jembatan Banua Anyar
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Gang Buntu Grogol Selatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kekompakan
Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin
Voice of Baceprot Ukir Sejarah di Copenhell 2026, Harumkan Nama Indonesia di Panggung Metal Dunia
Aruh Batumban, Napas Kehidupan Dayak Meratus yang Terus Dijaga di Pegunungan Meratus
Tangis Maldini Iringi Kepergian Franco Baresi, Milan Kehilangan Kapten Abadi

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:35 WITA

HUT ke-2 FKPWK Bertabur Penghargaan, dari Pelajar Berprestasi hingga Seniman Banjar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:28 WITA

Polda Kalsel Bersama Forkopimda dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kemarau Panjang

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:29 WITA

Lomba Catur Cepat, Cara Warga Meriahkan Dirgahayu RI di Bawah Jembatan Banua Anyar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:04 WITA

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Gang Buntu Grogol Selatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kekompakan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Lautan Manusia Penuhi Haul ke-500 Sultan Suriansyah di Banjarmasin

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kabel Semrawut Ditata, Pemko Banjarmasin Siapkan Aturan Fiber Optik

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:43 WITA

Verified by MonsterInsights