BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Suasana hangat penuh keakraban terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar para alumni SMP Negeri 2 Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala , Provinsi Kalsel angkatan 1990 hingga 1993 di Rumah Makan Lima Rasa, Kamis (12/3/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus reuni sederhana setelah puluhan tahun para alumni menempuh jalan hidup masing-masing.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh salah satu alumnus angkatan 1993, Haji Isnan Fulanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia bersama sejumlah rekan seangkatan menggagas pertemuan tersebut agar hubungan antaralumni tetap terjalin.
Acara itu juga dihadiri sejumlah guru yang pernah mengajar di sekolah tersebut.
Salah satunya, Gajali Rahman, yang mengaku senang bisa kembali berkumpul dengan para mantan muridnya.
“Sebagai guru tentu saya senang bisa bertemu lagi dengan murid-murid lama. Mereka sekarang sudah menjalani kehidupan masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, perjalanan hidup para alumni menjadi bukti bahwa kesuksesan seseorang tidak selalu ditentukan oleh tempat sekolah.
Yang lebih menentukan adalah kemauan, keuletan, serta kerja keras dalam menjalani kehidupan.
Sementara itu salah satu alumni, Rusmadi, berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin sehingga semakin banyak teman-teman lama yang mengetahui dan ikut bergabung.
“Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun supaya silaturahmi antaralumni tetap terjaga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Isnan Fulanto juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan tersebut adalah mempererat kembali persahabatan para alumni.
“Yang penting kita bisa berkumpul lagi, mengenang masa sekolah, sekaligus menjaga silaturahmi,” ujar pria yang senang mengumpulkan.
Hal senada disampaikan Dedy, teman satu kelas Isnan semasa sekolah.
Ia menilai pertemuan tersebut menjadi momen untuk kembali mempererat hubungan lama yang sempat terpisah oleh waktu.
Kini, selain melalui pertemuan langsung, komunikasi antaralumni juga terus terjalin melalui grup WhatsApp yang mereka bentuk sebagai wadah berbagi kabar dan menjaga kebersamaan.
Buka puasa bersama itu berlangsung sederhana namun penuh kehangatan, diwarnai cerita lama, tawa, serta kenangan masa sekolah yang kembali hidup di tengah suasana Ramadan.
Penulis Editor Mercurius












