Pusat Oleh-Oleh Bakal Ada di Menara Pandang

Disbudporapar Banjarmasin Siapkan Menara Pandang Jadi Central Oleh-Oleh

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN –  Central oleh-oleh bakal diadakan di gedung Menara Pandang. Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin pun baru ini telah menata ruang dan UMKM.

Kepala Disbuporapar Kota Banjarmasin, Dr Ibnu Sabil menyampaikan, tidak salahnya kalau Menara Pandang salah satu  ikon Banjarmasin tersebut ditambah diwarnai dengan pusat oleh-oleh.

Tentu ini akan dijadikan objek kuliner untuk membantu para wisatawan mendapatkan berbagai oleh-oleh mulai dari kuliner sampai pakaian khas Banjar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan coba dulu, kuliner dibawah lantai atasnya asesoris dan pakaian. Kalau ini berhasil tentu akan menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Menara Pandang dan memberi manfaat bagi pelaku UMKM,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudporapar Banjarmasin, Widya Pelissa, mengatakan Central Oleh-oleh Kreatif Banjarmasin yang disingkat pihaknya (COLEK) hadir bukan sekadar pasar akhir pekan, melainkan langkah strategis untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan wisatawan dalam satu ruang yang terintegrasi.

Baca Juga :  Proyek NUFReP Jalan Veteran Penyebab Banjir, Warga Mengeluh Air Lambat Surut

“COLEK kami hadirkan sebagai wadah yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan pasar yang lebih luas. Kami ingin produk-produk kreatif lokal tidak hanya dikenal masyarakat Banjarmasin, tetapi juga menjadi pilihan utama wisatawan yang datang ke kota ini,” ujarnya.

Menurut Pelissa, selama ini banyak pelaku ekonomi kreatif menghasilkan produk berkualitas, namun masih menghadapi keterbatasan akses pemasaran.

Karena itu, pemerintah hadir sebagai fasilitator untuk membuka peluang pasar yang lebih besar.

“Melalui COLEK, kami memberikan ruang bagi pelaku binaan untuk menampilkan produk terbaiknya. Ini bukan hanya soal berjualan, tetapi bagaimana mereka mendapatkan eksposur, membangun jejaring, dan perlahan naik kelas,” katanya.

Pelissa juga menjelaskan pemilihan Menara Pandang sebagai lokasi kegiatan juga bukan tanpa alasan. Selain menjadi salah satu ikon wisata Kota Banjarmasin, kawasan tersebut memiliki arus kunjungan wisatawan yang cukup tinggi dan berada di kawasan tepian sungai yang menjadi identitas kota.

Baca Juga :  Forum Hukum KAI Kalsel Dorong Transparansi Dana Hibah dan Reformasi Anggaran

“Menara Pandang memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi. Kami ingin wisatawan yang datang tidak hanya menikmati panorama sungai, tetapi juga membawa pulang produk kreatif khas Banjar sebagai kenang-kenangan,” terangnya.

Melalui program ini, kata dia diharapkan Menara Pandang dapat berkembang menjadi pusat oleh-oleh kreatif yang merepresentasikan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Banjarmasin.

Ia optimistis, jika dijalankan secara konsisten, COLEK akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah sekaligus memperkuat citra Banjarmasin sebagai kota wisata berbasis budaya dan sungai.

“Target kami adalah menjadikan COLEK sebagai hub ekonomi kreatif Kota Banjarmasin. Di sini akan lahir produk-produk unggulan yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi identitas daerah. Ketika wisatawan mencari oleh-oleh khas Banjarmasin, kami ingin COLEK menjadi tujuan pertama yang mereka ingat,” akhirnya.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Kedisiplinan Pegawai, Sekda Sidak ke Sejumlah SKPD
Pelayanan publik Bisa Langsung Dipantau KemenPAN-RB melalui SIMONIK-E
Wali Kota Yamin Dianugerahi Sahabat Pers SMSI di Gedung Dewan Pers
Tekan Penumpukan Perkara, SMSI Dukung Program Mediasi MA
Launching Spot Literasi Hingga Soroti Peran Aktif ASN Jadi Nasabah Bank Sampah
Dibalik Tingginya SiLPA Banjarmasin, Edy Sebut Karena Perubahan Sistem
Sekdako Dorong Aktif IKM Urus Izin Usaha
Penataan Kawasan Cagar Budaya Kuin Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:55 WITA

Disbudporapar Banjarmasin Siapkan Menara Pandang Jadi Central Oleh-Oleh

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:49 WITA

Pelayanan publik Bisa Langsung Dipantau KemenPAN-RB melalui SIMONIK-E

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:58 WITA

Wali Kota Yamin Dianugerahi Sahabat Pers SMSI di Gedung Dewan Pers

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:23 WITA

Tekan Penumpukan Perkara, SMSI Dukung Program Mediasi MA

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:41 WITA

Launching Spot Literasi Hingga Soroti Peran Aktif ASN Jadi Nasabah Bank Sampah

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Disbudporapar Banjarmasin Siapkan Menara Pandang Jadi Central Oleh-Oleh

Selasa, 23 Jun 2026 - 16:55 WITA

Pemkab Kotabaru Sambut 27 Mahasiswa KKN-PPM UGM

Kotabaru

Pemkab Kotabaru Sambut 27 Mahasiswa KKN-PPM UGM

Senin, 22 Jun 2026 - 21:16 WITA

Verified by MonsterInsights