BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Central oleh-oleh bakal diadakan di gedung Menara Pandang. Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin pun baru ini telah menata ruang dan UMKM.
Kepala Disbuporapar Kota Banjarmasin, Dr Ibnu Sabil menyampaikan, tidak salahnya kalau Menara Pandang salah satu ikon Banjarmasin tersebut ditambah diwarnai dengan pusat oleh-oleh.
Tentu ini akan dijadikan objek kuliner untuk membantu para wisatawan mendapatkan berbagai oleh-oleh mulai dari kuliner sampai pakaian khas Banjar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita akan coba dulu, kuliner dibawah lantai atasnya asesoris dan pakaian. Kalau ini berhasil tentu akan menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Menara Pandang dan memberi manfaat bagi pelaku UMKM,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudporapar Banjarmasin, Widya Pelissa, mengatakan Central Oleh-oleh Kreatif Banjarmasin yang disingkat pihaknya (COLEK) hadir bukan sekadar pasar akhir pekan, melainkan langkah strategis untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan wisatawan dalam satu ruang yang terintegrasi.
“COLEK kami hadirkan sebagai wadah yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan pasar yang lebih luas. Kami ingin produk-produk kreatif lokal tidak hanya dikenal masyarakat Banjarmasin, tetapi juga menjadi pilihan utama wisatawan yang datang ke kota ini,” ujarnya.
Menurut Pelissa, selama ini banyak pelaku ekonomi kreatif menghasilkan produk berkualitas, namun masih menghadapi keterbatasan akses pemasaran.
Karena itu, pemerintah hadir sebagai fasilitator untuk membuka peluang pasar yang lebih besar.
“Melalui COLEK, kami memberikan ruang bagi pelaku binaan untuk menampilkan produk terbaiknya. Ini bukan hanya soal berjualan, tetapi bagaimana mereka mendapatkan eksposur, membangun jejaring, dan perlahan naik kelas,” katanya.
Pelissa juga menjelaskan pemilihan Menara Pandang sebagai lokasi kegiatan juga bukan tanpa alasan. Selain menjadi salah satu ikon wisata Kota Banjarmasin, kawasan tersebut memiliki arus kunjungan wisatawan yang cukup tinggi dan berada di kawasan tepian sungai yang menjadi identitas kota.
“Menara Pandang memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi. Kami ingin wisatawan yang datang tidak hanya menikmati panorama sungai, tetapi juga membawa pulang produk kreatif khas Banjar sebagai kenang-kenangan,” terangnya.
Melalui program ini, kata dia diharapkan Menara Pandang dapat berkembang menjadi pusat oleh-oleh kreatif yang merepresentasikan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Banjarmasin.
Ia optimistis, jika dijalankan secara konsisten, COLEK akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah sekaligus memperkuat citra Banjarmasin sebagai kota wisata berbasis budaya dan sungai.
“Target kami adalah menjadikan COLEK sebagai hub ekonomi kreatif Kota Banjarmasin. Di sini akan lahir produk-produk unggulan yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi identitas daerah. Ketika wisatawan mencari oleh-oleh khas Banjarmasin, kami ingin COLEK menjadi tujuan pertama yang mereka ingat,” akhirnya.












