Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat – bomindonesia.com

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, saat meninjau Koperasi Al Ittifaq di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pemerintah mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Ada tiga fokus utama yang didorong: meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal.

BOMINDONESIA.COM, SOREANG – Pemerintah mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Ada tiga fokus utama yang didorong: meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal.

Penegasan ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, saat meninjau Koperasi Al Ittifaq di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi langkah nyata untuk memperbaiki cara koperasi bekerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Digitalisasi harus berdampak langsung: lebih efisien, pasar makin luas, dan usaha koperasi makin kuat,” ujarnya.

Koperasi Al Ittifaq dinilai sebagai contoh praktik baik. Koperasi ini berhasil mengintegrasikan usaha dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga distribusi. Sistem digital yang digunakan membantu perencanaan produksi lebih akurat, menjaga kualitas produk, hingga mempercepat distribusi ke pasar.

Model ini juga membuat pasokan lebih terjaga dan meningkatkan kepercayaan mitra usaha.

Pemerintah mendorong praktik seperti ini direplikasi di berbagai daerah. Dengan sistem manajemen berbasis digital, koperasi dapat mengelola produksi, stok, hingga distribusi secara lebih tertata dan terukur, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian. Pemanfaatan limbah produksi sebagai pakan ternak, serta penguatan rantai pasok lokal, terbukti mampu menekan biaya sekaligus meningkatkan nilai tambah. Pendekatan ini dinilai dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Untuk mempercepat implementasi, pemerintah mendorong kolaborasi antara koperasi yang sudah maju dengan KDMP di berbagai daerah. Kolaborasi ini penting untuk mempercepat transfer pengetahuan dan memperkuat kelembagaan koperasi.

Peran generasi muda juga dinilai krusial. Pelajar, khususnya dari sekolah menengah kejuruan, diharapkan ikut terlibat dalam digitalisasi koperasi, mulai dari pengelolaan teknologi hingga inovasi model bisnis.

“Strateginya adalah memperluas praktik baik yang sudah terbukti. Koperasi yang kuat akan menjadi fondasi ekonomi yang tangguh,” kata Meutya.

CEO Koperasi Pondok Pesantren Al Ittifaq, Setia Irawan, turut menegaskan bahwa pihaknya memang focus pada penguatan digitalisasi. Baginya digitalisasi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami membuka kesempatan bagi generasi muda untuk belajar langsung, sehingga tercipta SDM pertanian yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Di tengah dinamika global yang memengaruhi stabilitas ekonomi dan pangan, penguatan koperasi berbasis digital menjadi langkah strategis. Transformasi ini diharapkan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Melalui digitalisasi KDMP, pemerintah menargetkan terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang inklusif, efisien, dan berdaya saing, sekaligus menjadi penggerak utama ekonomi rakyat secara berkelanjutan. (tim/ril)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AI untuk Bansos dan UMKM Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri
Satelit Nusantara Lima Bukti Nyata Kedaulatan Digital Indonesia
Menkomdigi: Internet Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas, Bukan Sekadar Dibangun
Wi‑Fi Sering Tidak Sampai Kamar? IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat & Kamar
Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Lebih Aman, Talenta AI Diperkuat
HP Bisa Ubah Kemajuan Teknologi Dunia
Bahaya, Jika Scan QR Sembarangan, Bisa Ludes Isi Rekening Seketika

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:53 WITA

AI untuk Bansos dan UMKM Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:28 WITA

Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri

Senin, 18 Mei 2026 - 12:38 WITA

Satelit Nusantara Lima Bukti Nyata Kedaulatan Digital Indonesia

Senin, 27 April 2026 - 13:19 WITA

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

Minggu, 19 April 2026 - 11:34 WITA

Menkomdigi: Internet Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas, Bukan Sekadar Dibangun

Berita Terbaru

Menjangkau Lebih Banyak Orang Melalui Penerjemahan

Serambi

Menjangkau Lebih Banyak Orang Melalui Penerjemahan

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:45 WITA

Angka Kasus Kebakaran di Banjarmasin Menurun

Banjarmasin Bungas

Angka Kasus Kebakaran di Banjarmasin Menurun

Senin, 28 Sep 2026 - 20:57 WITA

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kota Banjarmasin, Emil Salim, ST., MA dan Ketua Umum Yayasan Restu Sultan Suriansyah, Syarifudin Nur, SE

Banjarmasin Bungas

Zuriat Sultan Suriansyah Tegaskan Dukungan Tata Makam Raja Banjar

Senin, 28 Sep 2026 - 18:38 WITA

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Banjarmasin Bungas

KKBWKT ke-37 di Tala Selesai, Banjarmasin Puas Dengan Tropi Kedua Setelah HSS

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:17 WITA

Verified by MonsterInsights