BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN –Selama 2 hari , 16 – 18 Oktober, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE ) menerima kedatangan asesor dari ATESEA (Association for Theological Education in South East Asia-Asosiasi Pendidikan Teologi di Asia Tenggara).
ATESEA adalah organisasi seminari Kristen dan institut teologi lainnya yang bermarkas di Manila, Filipina, dan saat ini yang tergabung di dalam ATESEA meliputi 102 lembaga dan sekolah tinggi teologi di 16 negara.
ATESEA juga bertindak sebagai lembaga akreditasi untuk pendidikan teologi di kawasan Asia Tenggara. Asesor yang mewakili ATESEA kali ini adalah Dr. Fritz Gerald Melodi (Senior Lecturer, Pastoral Care and Counseling, Philippine Baptist Theological Seminary, Baguio City, Philippines) , Mr. Haleluya Timbo Hutabarat (Librarian, Duta Wacana Christian University) serta Dr. Rahel Daulay (Faculty, STFT Jakarta, Indonesia).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan ketiga Asesor disambut olehseluruh civitas academica STT GKE
Sekretaris SENAT STT Pdt. Dr. Bimbing Kalvari memaparkan , dalam kunjungan tersebut, asesor dari ATESEA bertemu dan mengadakan temu wicara dengan Ketua, Dekan bidang Akademik, Dekan bidang Kemahasiswaan, Dekan bidang Administrasi, masing-masing dosen pengajar, Ketua Perpustakaan, mahasiswa baik itu S-1 dan S-2, alumni, dan pengurus Yayasan Pendidikan Teologi Barnstein via zoom dan lainnya.”Mereka secara khusus ingin melihat bagaimana kualitas STT GKE dalam mutu pendidikan” jelas Pdt Dr Bimbing Kalvari disela sela kunjungan.
STT GKE sendiri sambung Pdt Dr Bimbing Kalvari di lembaga pemerintah sudah terakreditasi, baik itu progam studi S1 S2, ” Jadi ini sudah bukan hal baru, hanya saja ATESEA ini lembaga akreditasi khusus untuk perguruan tinggi teologi. Selama dua hari memberikan assesmen, ketiga assesor banyak memberikan masukan-masukan yang berharga bagi perkembangan institusi STT GKE di masa depan.
Sementara itu Ketua STT GKE Pdt. Dr. Sudianto, M.Si. menambahkan, akreditasi ATESEA (Association for Theological Education in Southeast Asia) merupakan lembaga Akreditasi internasional Asia Tenggara yang berkedudukan di Filipina.
Hal ini sambungnya berkenaan juga dengan STT GKE sebagai anggota ATESEA. Melalui Akreditasi ATESEA ini, STT GKE diakui pada tingkat internasional khususnya tingkat Asia. “Dengan akreditasi Atesea ini membuka peluang bagi STT GKE dalam kerjasama Internasional seperti pertukaran dosen, kerjasama penelitian, pengurus ATESEA yang berkedudukan di Filipina” beber Sudianto.
STT GKE juga sambungnya berpeluang jadi Asesor Akreditasi ATESEA seperti saat ini Pdt Enta Malasinta, dosen STT GKE yang jadi Asesor Atesea. “Pada saat yg sama mewujudkan visi STT GKE sebagai pendidikan teologi yang berwawasan internasional,” pungkasnya.
Penulis : Mercurius
Editor : Mercurius












