Lamborghini Fenomeno: Hypercar Futuristik 1.065 HP

Lamborghini Fenomeno: Hypercar Futuristik 1.065 HP

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Front end of the Lamborghini Fenomeno.

Front end of the Lamborghini Fenomeno.

BOMINDONESIA.COM, BOLOGNA – Lamborghini kembali mencetak sejarah melalui debut Fenomeno, sebuah hypercar hybrid dengan tenaga gabungan mencapai 1.065 HP. Mobil eksklusif ini diperkenalkan pada ajang Monterey Car Week 2025, menandai langkah besar merek Italia dalam menyatukan kekuatan mesin konvensional dan elektrifikasi dengan desain futuristik.

Nama Fenomeno bukan dipilih tanpa alasan. Terinspirasi dari banteng legendaris di Morelia, Meksiko, pada tahun 2002, kata ini dalam bahasa Italia dan Spanyol berarti “fenomenal”. Sebuah simbol yang mencerminkan ambisi besar Lamborghini untuk menghadirkan kendaraan di luar nalar.

Selain itu, peluncuran Fenomeno bertepatan dengan perayaan 20 tahun Centro Stile Lamborghini, studio desain internal di Sant’Agata Bolognese. Fenomeno menjadi manifesto desain masa depan, sekaligus bukti bahwa bahasa desain Lamborghini terus berevolusi tanpa meninggalkan DNA aslinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomeno menggabungkan mesin V12 6,5 liter dengan tiga motor listrik, menghasilkan tenaga total 1.065 HP dan torsi 535 lb-ft. Angka ini menjadikannya hypercar Lamborghini paling bertenaga sepanjang sejarah.

Baca Juga :  ARTUGO Luncurkan Jajaran Kompor Teranyar di Banjarmasin

Performa akselerasi juga memukau. Dari diam hingga 100 km/jam, mobil ini hanya membutuhkan 2,4 detik, dengan kecepatan puncak tembus 350 km/jam. Menurut Top Gear, sistem aerodinamis baru meningkatkan downforce hingga 30% serta pendinginan yang lebih efisien.

Side profile view of the Lamborghini Fenomeno.
Side profile view of the Lamborghini Fenomeno.

Desain Futuristik ala Spaceship

Mitja Borkert, Direktur Desain Lamborghini, menyebut Fenomeno sebagai karya yang “terlihat seperti pesawat luar angkasa yang tak terduga.” Filosofi itu tergambar jelas pada long tail, air intake ala Huracán GT3, serta penggunaan logo Lamborghini terbaru.

Seluruh bodi dan interior dibangun dengan 100% serat karbon, dipadukan dengan opsi personalisasi lebih dari 400 warna melalui program Ad Personam. Sementara itu, teknologi suspensi balap dan rem keramik CCM-R Plus memberikan performa setara mobil balap prototipe LMDh.

The Lamborghini Fenomeno's interior
The Lamborghini Fenomeno’s interior

Kokpit Layaknya Pilot Pesawat

Masuk ke dalam kabin, pengemudi akan merasakan sensasi “feel like a pilot.” Interior dilengkapi tiga layar digital, ventilasi 3D-printed, dan pencahayaan ambien yang memperkuat kesan futuristik. Lebih jauh, sistem sensor 6D mampu memprediksi dinamika mobil dan menyesuaikan pengaturan secara real-time untuk stabilitas maksimal.

Baca Juga :  Titian di Bantaran Sungai Bilu Banjarmasin Ambruk, Warga Kampung Hijau Khawatir Kabel Listrik Terendam

Fenomeno melanjutkan tradisi model Few-Off Lamborghini yang eksklusif. Setelah Reventón (2007), Veneno (2013), Centenario (2016), Sián (2019), dan Countach revival (2021), kini Fenomeno hadir dengan jumlah produksi terbatas hanya 29 unit. Seluruhnya telah terjual bahkan sebelum debut publik, menegaskan statusnya sebagai barang kolektor langka.

Fenomeno bukan sekadar hypercar. Ia adalah manifestasi ambisi, teknologi, dan estetika masa depan Lamborghini. Menurut siaran pers resmi Lamborghini, model ini “mewakili DNA inovatif merek sekaligus menegaskan eksklusivitas mutlak.”

Sebagai puncak eksplorasi, Fenomeno membingkai masa depan hypercar—menggabungkan tenaga brutal, elektrifikasi canggih, serta desain yang tak ubahnya pesawat luar angkasa.

Sumber newsweek

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satelit Nusantara Lima Bukti Nyata Kedaulatan Digital Indonesia
Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat
Menkomdigi: Internet Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas, Bukan Sekadar Dibangun
Wi‑Fi Sering Tidak Sampai Kamar? IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat & Kamar
Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Lebih Aman, Talenta AI Diperkuat
HP Bisa Ubah Kemajuan Teknologi Dunia
Bahaya, Jika Scan QR Sembarangan, Bisa Ludes Isi Rekening Seketika
Pembatasan Sosmed Anak pada 28 Maret 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:38 WITA

Satelit Nusantara Lima Bukti Nyata Kedaulatan Digital Indonesia

Senin, 27 April 2026 - 13:19 WITA

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

Minggu, 19 April 2026 - 11:34 WITA

Menkomdigi: Internet Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas, Bukan Sekadar Dibangun

Jumat, 17 April 2026 - 17:52 WITA

Wi‑Fi Sering Tidak Sampai Kamar? IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat & Kamar

Minggu, 5 April 2026 - 13:04 WITA

Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Lebih Aman, Talenta AI Diperkuat

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights